Bad Boys Vs Bad Girls

Bad Boys Vs Bad Girls
BGvsBB - 94 Shilla siapa ?


__ADS_3

Hai guys...


Lama banget ya kita udah gak ketemu alias aku nya yg udh lama bnget gk update2..


Hehe...sorry ya guys


Kira2 masih ada yang nungguin cerita aku ini gak ya ?


Aku harap sih semoga aja msih ada yang setia nungguin cerita ini update walaupun kemungkinannya 0,1 % doang


Bismillah aja deh..moga2 aja masih ada yang nungguin cerita ini...


...***...


...HAPPY READING GUYS...


...***



...



(♡Zea Pov ♡ )


Sumpah,rasanya gue pengen banget nyeburin Zio ke laut.Dia itu bener-bener terlihat idiot dengan semua ucapan dan tingkahnya yang gak waras itu.


Tapi yang anehnya itu,kok gue nyaman sama semua tingkah-tingkahnya yang bisa dibilang gak waras dan gak wajar.


Dan yang paling aneh lagi,kok rasanya gue gak terima ya kalau dia suka sama cewek lain,selain gue gitu ? Mikirin itu semua membuat dada gue terasa sesak.Gue seakan-akan gak rela kalau dia suka sama cewek lain.Padahalkan ya,gue sama dia gak punya hubungan spesial.Ya,walaupun kemaren dia jujur tentang perasaannya kalau dia suka sama gue.Tapi tetap aja kan kami berdua gak punya hubungan yang spesial,kek pacaran gitu contohnya.


"Woy,ngapain lo ngelamun disini ?" ucap Alissya seraya duduk disamping gue.


"Gak papa "ucap gue sekenanya.


"Eh,guys "ucap Kamira "Gue denger-denger ada anak baru loh.Katanya sih dia pindahan dari LA "ucapnya.


"B*odo amat,gak penting jugakan buat kita" ucap Leviana.


"Penting tau !!"ucap Kamira.


"Apanya yang penting sih ? kita aja gak kenal ama tuh anak baru "balas Leviana.


"Kalian harus tau cewek itu berangkat bareng siapa kesekolah.Kalau kalian tau,pasti kalian kaget deh "ucap Kamira lagi.


"Emang bareng siapa dia ?"tanya Alissya.


"Dia berangkat bareng sama Zio cs"ucap Kamira,kami semuapun langsung menatap dirinya.


"Serius lo ?"tanya Alissya sedikit tak percaya.


"Ya,serius lah.Yakali gue boong"


"Kok bisa sih ?"ucap Leviana.


"Ya,bisa-bisa aja sih.Dan yang lebih waw nya lagi itu,si anak baru itu boncengan sama Zio "ucap Kamira.


"Serius lo ?" ucap Christy,sedangkan Kamira hanya menganggukkan kepalanya.


Entah kenapa gue jadi agak kesel sama Zio.Setelah tau kalau Zio boncengan sama tuh anak baru.Gue pun langsung bangkit dari tempat duduk gue dan berjalan keluar kelas.


"Mau kemana,Ze ?" tanya Putri,saat dia meliat gue hendak keluar dari kelas.


"Toilet "


Entah kenapa gue bilang kalau mau ketoilet.Padahal gue sama sekali gak pengen ketoilet.


Saat ini gue tengah duduk dikursi tepat dibawah pohon belakang sekolah.Menurut gue ini tempat yang pas buat nenangin diri.


Adem,ayem gitu.


Tempat ini jarang dikunjungi sama anak-anak lain.Karna katanya sih,tempat ini agak angker.Tapi kalau menurut gue sih,tempat ini itu biasa-biasa aja.Gak ada angker-angkernya sama sekali.


Disini tuh suasananya tenang,gak ada yang berisik.


Gue mutusin buat tiduran diatas rumput taman belakang sekolah ini.Baru beberapa detik gue merem,tiba-tiba aja ada yang berbaring disamping gue.


"Ngapain "tanya gue kepada orang yang berbaring disamping gue.


Tanpa membuka mata dan melihat siapa yang berbaring disamping gue,gue udah tau itu siapa.

__ADS_1


Siapa lagi coba kalau bukan,Zio ?


"Gak ngapa-ngapain "jawab Zio.


Diam.


"Ze "panggilnya.


"Hm "gumam gue,masih dengan mata tertutup.


"I love you " ucapnya pelan,bahkan sangat pelan.Namun,masih bisa gue denger.


Gue diam aja,gak ada niatan buat bales ungkapan Zio barusan.Entah kenapa gue ngerasa kesel aja sama dia.


"Ze ?"panggilnya.


Gue paham,dia menuntut balasan dari ucapannya barusan.


"Ngomong-ngomong,kata anak-anak lain mereka liat lo dateng kesekolah boncengan sama cewek.Siapa tuh ?" tanya gue,mencoba mengalihkan perhatian Zio.


Dan berhasil.Gue berhasil ngalihin perhatiannya.


"Oh,itu.Namanya Shilla,sahabat gue waktu kecil.Lebih tepatnya sih temen cewek pertama gue waktu TK "jawabnya.


"Oh.."gue pun hanya ber'oh ria saja.


Kami berdua pun sama-sama diam.Gue dengan pikiran gue sendiri,Zio dengan pikirannya sendiri.


Gak lama kami diam,bel istriahat berbunyi.Gue dan Zio pun memutuskan untuk pergi kekantin barengan.Saat tiba dikoridor,tiba-tiba ponsel Zio berbunyi.Mungkin ada notifikasi yang masuk diponselnya.


Terlihat dia menatap ponselnya sebentar.Setelah itu dia langsung menatap gue.


"Ze,sorry ya.Gue ada urusan bentar.Lo gak papakan kalau kekantin sendiri ?"ucapnya.


"Gak papa,santai aja "jawab gue.


"Maaf ya"ucapnya meminta maaf sekali lagi,gue pun hanya mengangguk.


"Gue pergi dulu ya,dah calon pacar "ucapnya dan langsung pergi ninggalin gue.


Entah kenapa,kalau gue denger dia manggil gue dengan sebutan calon pacar,bawaannya gue pengen senyum aja.


"An*jir,dasar Zio s*ialan.Kan gue jadi baper " batin gue.


...***...


Saat gue tengah berjalan dikoridor menuju kekelas, gak sengaja gue ngeliat Zio lagi pelukan sama cewek yang gak gue kenal.Dan yang lebih parahnya lagi Zio mengecup kening tuh cewek.


Deg


Kok sakit ya ? Dada gue rasa nya sesak liat Zio pelukan dan juga mencium kening cewek lain.


"Zio "panggil gue,sontak dua sejoli itu langsung menatap kearah gue yang berdiri tak jauh dari mereka berdiri.


"Zea "ucap Zio,dia langsung melepaskan pelukannya dengan cewek itu.


"Br*engsek "umpat gue.


Saat itu juga gue langsung balik arah dan langsung pergi meninggalkan mereka berdua.


Sebelum gue pergi lebih jauh.mgue sempet nengok kebelakang.Gue liat Zio mau ngejar gur,tapi cewek itu langsung menahan tang Zio dan menghentikan Zio yang hendak mengejar gue.Bisa gue liat tuh cewek lagi nangis,dia juga langsung memeluk Zio kembali.


"Br*engsek,baru beberapa jam yang lalu dia bilang kalau dia suka sama gue dan bilang i love you ke gue.Tapi apa sekarang ? dia malah pelukan sama cewek lain dihadapan gue !"


Entah kenapa air mata gue menetes begitu aja,saat gue melihat Zio pelukan sama cewek itu.Rasanya sesak banget kalau inget itu.


Gue pun terus berlari menuju parkiran sekolah.Saat gue berlari sambil mengusap air mata gue yang menetes tanpa diminta,tanpa sengaja gue menabrak Enda.


Bhug


Dia menatap gue dengan kerutan dikeningnya.


"Lo kenapa ?"tanyanya.


Tanpa berniat untuk menjawab pertanyaan dari Endra,gue langsung kembali berlari meninggalkannya yang masih menatap gue.


Saat sampai diparkiran gue langsung masuk kedalam mobil dan langsung malakukan mobil gue meninggalkan sekolah.


Gue terus melajukan mobil gue dengan kecepatan diatas rata-rata.Sambil menyetir gue menelpon,Bang Kevin.


"Hallo,ada apa,De ?"tanya Bang Kevin saat sambungan telpon sudah terhubung.

__ADS_1


^^^"Bang,gue gak balik kerumah dulua untuk beberapa hari "ucap gue.^^^


"Lah,lu mau kemana emangnya ?"


^^^"Gue ada urusan mendadak,gue juga sama Afia kok "^^^


"Urusan apaan ?"


^^^"Dih,kepo banget lu,Bang "^^^


"Gak kepo,cuman nanya doang"


^^^"Terserah lo aja lah.Intinya gue gak pulang dulu,bilangin sama Mommy ya"^^^


"Iya,ntar gue bilangin "


^^^"Thanks,my brother "^^^


"Hm"


Setelah sambungan telpon terputus,gue pun kembali fokus menyetir.


Soal gue bilang kalau gue ada urusan dan pergi sama Afia,sepupu gue.Itu semua sama sekali gak bohong.Gue memang ada urusan sama Afia.Sebelum gue nelpon Bang Kevin,gue dapet pesan dari Afia kalau ada sedikit masalah yang terjadi dan kamu berdua yang akan menyelesaikannya.Oleh karna itu gue dan juga Afia memutuskan untuk bertemu di Villa milik gue.


Untuk saat ini gue mau mengesampingkan masalah perasaan gue dan juga Zio.Gue sekarang mau fokus sama masalah yang terjadi di MZF.


...***...


Setelah menempuh perjalanan dua jam lebih,akhirnya gue sampai divilla milik gue.


Tempat ini letaknya ditengah hutan dan Villa inu hanya gue sama Afia aja yang tau.Keluarga gue bahkan sahabat-sahabat gue tidak tau tentang villa ini.


Villa ini gue titipin sama Pak Rahmat dan istrinya,Bi Minah.Merekalah yang mengurus Villa ini.Gue bahkan baru tiga kali kesini.


Saat gue keluar dari mobil,Pak Rahmat lansung berlari untuk menghampiri gue.


"Selamat datang,Non Zea "sambutnya.


"Terima kasih,Pak "ucap gue.


"Didalam Non Afia,sudah menunggu Non Zea "beritahunya.


"Kapan dia dateng,Pak ?"tanya gue.


"Baru beberapa menit yang lalu,Non "


"Oh gitu"ucap gue sambil berjalan masuk kedalam Villa, "Bibi kemana,Pak ?"


"Ada didalam,Non "


Gue pun langsung masuk kedalam Villa.Saat gue masuk,Bi Minah pun menghampiri gue.


"Non mau istirahat atau mau makan dulu ?"tanyanya.


"Saya gak lapar,Bi,nanti aja "ucap gue,Bi Minah pun mengangguk.


Saat gue menaiki tangga,gue kembali menoleh kearah Bi Minah.


"Bi "panggil gue.


"Iya,Non "sahut Bi Minah.


"Bibi bisa masakin saya rendang gak,Bi buat makan malam ?"


"Bisa,Non"


"Kalau gitu tolong masakin ya,Bi "


"Iya,Non.Tapi stok daging dikurkas sudah abis,Non "


"Bibi beli aja,sekalian juga Bibi beli semua keperluan di villa ini.Karna untuk beberapa hari saya akan tinggal disini "ucap gue seraya menyerahkan uang 10 juta kepadanya.


"Baik,Non "ucapnya.


...***...


Kali ini aku gak akan minta kalian buat vote,komen,like,and follow..


Karna aku sadar diri aja,karna aku ini author yg jrang bnget update,jdi wajar aja kalau ada yng males buat like,vote,komen,and follow


Kalau aku jadi kalian sih,aku pasti juga kesel..

__ADS_1


Sekali lagi maaf ya krna aku baru update guys...


__ADS_2