
...***...
...*...
...*...
...*...
...***HAPPY READING GUYS...
...🤗🤗***...
...*...
...*...
...*...
...***...
《♡Author Pov♡》
Saat ini Zea tengah makan malam bersama kedua kakak laki-lakinya.Sedangkan kedua orang tua Zea tengah nerada di Singapur.
Malam ini adalah malam minggu.Zea sama sekali tidak berniat keluar rumah.Karna dia terlalu malas jika keluar rumah pasti ia akan melihat pasangan yang tengah berkencan.
"Lo beneran gak papa kalau sendirian dirumah,Ze ?"tanya Kevin.
"Hm"gumam Zea sambil menganggukkan kepalanya.
"Lo gak ada niatan buat pergi keluar gitu,Ze ?"tanya Nico.
"Mager"
"Ck...masa gak ada cowok yang mau sama lo sih sampe sekarang ini.Kok gue gak yakin yak kalau gak ada cowok yang lagi deket sama lo ?"ucap Kevin sambil menatap Zea yang tengah asik memakan makanannya.
"Aish...gak usah ngadi-ngadi deh,Bang.Mendingan sekarang lo berdua pergi dah buat jemput cewek lo pada.Ntar kalau kalian telat jemput nya.Yang ada cewek kalian pada ngambek"ucap Zea.
"S*hit ! hampir aja gue lupa "ucap Nico seraya bangkir dari kursinya.
CUP
"Gue berangkat ya.Kalau ada apa-apa telpon gue atau Kevin aja ya ! "ucap Nico setelah mengecup puncak kepala Zea.
"Hm "gumam Zea sambil menganggukkan kepalanya.
"Gue juga berangkat ya,Ze !"pamit Kevin"Nanti pulangnya abang beliin sablak buat elo "ucapnya.
"Beneran ya ? Awas kalo gak lo beliin !"ucap Zea sambil menunjuk Kevin.
"Yes,Baby "ucap Kevin sambil menganggukkan kepalanya.
CUP
"Abang pergi ya,bye"
...***...
Setelah kedua kakak laki-lakinya pergi,Zea pun memutuskan untuk menonton diruang tengah.Dia berencana menghabiskan malam minggu nya dengan menonton drama korea favoritnya.
"Non Zea kalau perlu sesuatu panggil bibi aja ya,non "
"Hm "gumam Zea sambil menganggukkan kepalanya.
"Bibi permisi kebelakang dulu ya,non"
"Iya bi "
Saat ini Zea tengah fokus menonton drama.Namun kefokusannya terganggu saat suara bel rumahnya berbunya.Menandakan ada tamu yang datang.
Zea pun bangkit dari sofa dan berjalan kearah pintu utama untuk membukakan pintu untuk tamu yang datang.
__ADS_1
"Siapa yang bertamu malem-malem kek gini ? apa lagi ini malam minggu kan ya !" batin Zea keheranan.
Saat Zea membuka pintu utama.Hal pertama yang Zea lihat adalah buket bunga yang berukuran besar terpampang dihadapannya.
Zea membelalakkan kedua matanya saat melihat siapa orang yang membawa buket bunga berukuran besar ini.Yang ternyata orang itu adalah Zio.
Terlihat Zio tersenyum manis sambil menggenggam buket bunga ini.
"Hai cantik "sapa Zio dengan senyum manis terpatri diwajahnya.
"L-lo nga-ngapain disini ?"tanya Zea terbata.
"Mau nganterin buket bunga yang cantik ini untuk wanita tercantik dihadapan gue ini "
"Hah "beo Zea.
"Bunga ini buat lo "ucap Zio sambil menyerahkan buket bunga itu ketangan Zea.
"Bu-buat gue ?"ucap Zea terbata sambil menyambut buket bunga yang diserahkan Zio kepadanya.
"Hm"gumam Zio sambil menganggukkan kepalanya.
"Serius ?"
"Iya Zea.Gue serius.Ini buket bunga buat elo !"gemas Zio.
"Thanks ya "ucap Zea berterima kasih.
"Anything for you "ucap Zio.
"Lo kesini cuman mau ngasih ini aja ke gue ?"tanya Zea.
"Gak cuman itu sih "ucap Zio sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Trus mau ngapain ?"
"Aa... itu sebenernya gue..itu..mau..itu gue.."
"Mau apa ?"tanya Zea sambil mengulum senyum saat melihat Zio yang tengah salting.
"Ini udah diluar"ucap Zea seraya tersenyum tipis.
"Enggak !!"ucap Zio dan secara spontan memggelengkan kepalanya.
"Lo kalau ngomong yang bener dong !"
"Gue mau ngajakin lo malam mingguan sama gue,berdua "ucap Zio sambil menatap manik mata Zea dengan lembut.
DEG
DEG
DEG
Jantung Zio berdegup dengan kencang.Dia pun berkeringat dingin setelah mengatakan ajakan nya untuk mengajak Zea pergi keluar bersama untuk menghabiskan malam minggu berdua.
"Aaa...do'ain anak mu ini bunda.semoga aja Zea mau nerima ajakan gue " batin Zio harap-harap cemas.
Zea masih diam.Namun terlihat dia tengah tersenyum tipis sambil menatap Zio yang tengah menunggu jawabannya.
Zio terus menatap Zea dengan sorot mata berharap.Sedangkan Zea menatap Zio dengan sorot mata yang sulit untuk di artikan.Jangan lupakan senyuman tipis yang terpatri diwajah Zea.
"Ze "panggil Zio.
"Hm "gumam Zea,masih dengan menatap Zio dengan sorot mata yang sulit diartikan.
"Gimana ? lo mau gak pergi keluar buat ngabisin malam minggu sama gue ?"
"Okey "ucap Zea.
"Hah ? Okey ?"beo Zio dengnam tatapan cengo.
"Gue siap-siap dulu"ucap Zea.
__ADS_1
Entah sadar atau tidak,Zio menganggukkan kepalanya.
"Lo tunggu disini bentar !"ucap Zea.
Dan lagi-lagi Zio menganggukkan kepala nya,namun dia masih dalam keadaan cengo.
Zea sendiripun langang masuk kedalam rumah dan berjalan menuju kamarnya untuk bersiap-siap.
Sedangan Zio masih cengo setelah mendengar Zea menerima ajakan nya untuk malam mingguan berdua.
Saat dia sadar kalau ajakan dirinya diterima oleh Zea.Zio pun langsung tersenyum sumringah.
"YES..."girangnya,tanpa sadar dia melompar sambil mengepalkan tangannya dan menampar angin.
"Faithing Zio.Ini lo udah dapat lampu hijau dari Zea"ucapnya menyemangati dirinya.
"Arghh....yes..yes...yes "ucapnya kesenangan.
Zio pun duduk dikursi dekat pintu untuk menunggu Zea.Terlihat jelas dari raut wajah nya kalau dia amat senang karna akan pergi berdua dengan pujaan hatinya.
...***...
"Ayo pergi !"ucap Zea sambil menutup pintu rumahnya.
Zio pun secara spontan langsung bangkit dari kursi dan menatap Zea dari atas sampai kebawah,melihat penampilan Zea.
"Cantiknya" batin Zio memuju penampilan Zea.
Dia benar-benar terpesona dengan pemanpilan sederhana dari Zea.
"Zio "panggil Zea dan menyadarkan Zio dari pesona Zea.
"Hah..iya ayo "ucap Zio tersadar dari lamunannya yang memuji kecantikan Zea.
"Kenapa ? ada yang salah ya sama pemanpilan gue ?"tanya Zea.
"Enggak ! enggak kok Ze"ucap Zio sambil menggelengkan kepalanya "Lo keliatan cantik banget "ucapnya.
BLUSH
Tiba-tiba pipi Zea terasa panas saat mendengar apa yang dikatakan Zio barusan.Jantung Zea pun berdegup dengan kencang karnanya.
"*S*ialan ! kok gue jadi kek gini sih ? Zio bener-bener bikin jantung gue jadi gak aman kek gini* " batin Zea.
"Ayo pergi sekarang "ajak Zio sambil menggenggam tangan Zea.
DEG
"Aaa.....baper " batin Zea terteriak.
"I-iya "gagu Zea sambil menganggukkan kepalanya.
Mereka berdua pun berjalan kearah motor Zio dengan bergandengan tangan.
Saat tiba didekat motor milik Zio.Pegangan tangan pun dilepaskan oleh Zio.
"Sini gue pakein "ucap Zio sambil mengambil helm yang sudah ia siapkan untuk Zea kenakan.
Dengan telaten Zio memakaikan helm dikepala Zea.Sedangkan Zea menggigit bibir bawahnya karna gugup.Jantung Zea bener-benar dibuat berdebar-debar dengan perlakuan masih Zio.
Dengan jarak sedekat ini.Zea benar-benar bisa melihat paras tampan Zio dari dekat.
"Zio kok ganteng banget sih !" batin Zea.
...***...
...*...
...*...
...*...
...PLISS DONG GUYS...CIMEY PENGEN BANGET DAPAT SPAM KOMEN DARI KALIAN.SEKALI-SEKALI GITU KALIAN KASIH SPAM KOMER BUAT CIMEY😅😅...
__ADS_1
......CIMEY JUGA PENGEN DAPET SPAM KOMEN DARI KALIAN......
PLISS YA...TERSERAH DEH KOMEN APA AJA..ASAL DI SPAM KOMEN SAMA KALIAN...