
...***...
...*...
...*...
...*...
...***HAPPY READING GUYS...
...๐๐***...
...*...
...*...
...*...
...***...
ใโกZea Povโกใ
Saat ini gue dan yang lainnya baru aja keluar dari ruangan Kamira.Sedangkan Om dan Tante Oliv,mereka berada didalam.
Baru aja gue mau pamitan sama sahabat-sahabat gue buat pulang duluan.Tiba-tiba terdengar teriakan yang begitu kencang di koridor rumah sakit.
"ZEAAA....." teriak Bang Nico yang baru aja dateng bersama dengan Bang Kevin.
"Berisik lo Nic !!"kesal Bang Kevin "Ini di rumah sakit b*ego !!"ketusnya.
"Gue gak perduli "sahut Bang Nico "Sekarang buat gue yang paling penting itu keadaan ade gue kek gimana ?"ucapnya.
"Gue baik-baik aja "ucap gue,menatap jengah kedua Kakak laki-laki gue ini.
"Lo gak ada yang lukakan ? gak ada yang pecahkan ? lo gak ada yang lecetkan ? lo gak berdarahkan ? engga- kan ?"tanya Bang Nico beruntun sambil memutar-mutar tubuh gue.
"Lo kira gue kaca,bisa pecah "ketus gue.
"Lagian ngapin sih kalian kesini ? perasaan gue gak ngasih tau kalian berdua kalau gue dirumah sakit "ucap gue.
"Kita mau mastiin lo baik-baik aja.Kalau sampai Mommy tau lo lecet dikit aja.Bisa-bisa kita berdua dibikin sate sama Mommy "ucap Bang Nico bergidik ngeri.
"Lebay lo berdua "cibir gue.
"Lagian yang sakit itu bukan gue.Tapi yang sakit itu Kamira "
"APA !!"terkejut mereka berdua.
"Woy..ini rumah sakit !!"peringat Alissya yang berdiri dibelakang gue dengan yang lainnya juga.
Tanpa mengindahkan ucapan Alissya Bang Nico langsung memegang kedua pundak gue dan menghadapkan tubuh gue agar menghadap kearahnya.
"Apa bener Ze,tentang yang lo bilang barusan ?"tanya Bang Nico.
"Bang lepasin "ucap gue tanpa berniat menjawab pertanyaannya.
"Ngapain sih lo disini,trus ngekhawatirin dia ? Apa lo lupa sama apa yang udah dia lakuin sama elo dulu ? Apa lo lupa tentang semua itu ? "ucap Bang Kevin.
"Ini bukan saatnya membahas tentang masa lalu Bang !"
"Perlu Ze "tegas Bang Kevin.
"Bang plis.."
"Lo jangan terlalu baik gitu sama orang yang mengkhianati elo "sarkas Kevin.
__ADS_1
"Zea akan jelasin semuanya sama kalian berdua nanti.Yang pasti saat ini kalau Kamira udah ngorbanin nyawa dia sekarang ini cuman buat nyelamatin gue Bang "ucap gue datar.
...***...
Saat ini gue tengah berada didalam kamar milik gue.Saat hendak memejamkan kedua mata gue,tiba-tiba ponsel gue berdering.Saat gue lihat ternyata Eldrieck lah yang menelpon gue.Setelah itu gue langsung mengangkat telpon itu.
...ใ *E**ldrieck* ใ...
"Selamat malam Nona muda "sapa nya.
^^^"Ada apa El ?"^^^
Tanya gue,tanpa nerniat membalas sapaan yang id berikan oleh Eldrieck
"Nona,mohon maaf.Kami tidak bisa menemukan tanda-tanda apapun di tempat kejadian penembakan itu "ucapnya.
^^^"Kenapa ?"^^^
"Karna mereka tidak meninggalkan jejak apapun Nona "
^^^"Apa CCTV di sana sudah kalian periksa ?"^^^
"Sudah Nona.Tapi saat kami hendak memeriksa keruang CCTV.Ternyata mereka sudah merusak CCTV nya sebelum melancarkan aksi nya,Nona "
^^^"Apa tidak ada jejak sedikit pun ?"^^^
"Tidak ada Nona.Orang ini sepertinya sangat hati-hati dalam melancarkan aksinya.Dia tidak meninggalkan jejak sedikitpun Nona "
^^^"Kau terus cari tahu El.Jika kau sudah menemukan sesuatu,maka kabari aku "^^^
"Baik Nona muda "
...----...
Setelah itu gue langsung memutuskan sambungan telpon secara sepihak.Pikiran gue tertuju tentang kejadian itu.Sepertinya orang yang gue hadapi sekarang ini gak bisa gue anggep remeh.Dia begitu teliti sampai tidak meninggalkan jejak sedikit pun saat melancarkan aksinya.
...***...
Saat ini gue tengah berada di ruangan Kamira dirawat.Gue gak sendirian di sini.Karna keempat sahabat juga dan juga Zio cs juga ada disini.Saat kami tengah asik mengobrol,ah lebih tepatnya lagi mereka yang mengobrol sedangkan gue hanya diam mendengarkan.Tiba-tiba pintu ruangan Kamira terbuka.
CEKLEK
Terlihat tante Oliv dan juga om Hans baru saja dateng.Mereka pun masuk kedalam ruangan tanpa menutup pintu.
"Zea,siapa mereka ?"tanya tante Oliv sambil menunjuk kearah dua bodyguard yang gue tempatkan di depan ruangan Kamira dirawat.
Entahlah,semenjak kejadian kemarin gue jadi khawatir kalau orang yang menembak Kamira waktu itu dateng kesini buat nyelakain Kamira lagi.
"Itu bodyguard suruhan Zea tente "jawab gue.
"Untuk apa mereka berdiri didepan ruangan Kamira ?"tanya tente Oliv.
"Zea yang nyuruh mereka berdiri disana tante.Untuk menjaga keadaan tetap aman.Zea gak mau ngambil resiko apapun tante.Zea takut kalau ada yang nyelakain Kamira disini "jelas gue.
"Makasih ya sayang,atas semua yang udah kamu lakuin buat menjaga Kamira "ucap tante Oliv.
"Gak masalah tante.Udah jadi tanggung jawab Zea buat jagain Kamira "
"Anak tante beruntung banget punya sahabat seperti kalian semua "
Terlihat tente Oliv seperti mencari sesuatu di dalam tas miliknya.Saat ia menemukan benda yang ia cari.Dia langsung menyodorkan nya kearah gue.
"Tante nemuin ini di atas nakas dekat tempat tidur Kamira "ucapnya.
"Apa ini tante ?"tanya gue sambil menyambut barang itu.
"Itu memori cart milik Kamira.Kalian bisa membukanya "
"Makasih tante "ucpa gue.
__ADS_1
Saat kami hendak berpamitan kepada tante Oliv untuk pulang.Tiba-tiba pintu ruangan rawat Kamira terbuka.Dan menampakkan seorang laki-laki yang berdiri di tengah pintu.
"Om Ranga "ucap gue dan keempat sahabat gue serempak.
"Bagaimana keadaan Kamira Mba ?"tanya om Rangga kepada tante Oliv.
"Dia masih belum sadar "jawab tante Oliv.
"Maaf karna aku terlambat dateng kesini Mba "ucap om Rangga menyesal.
"Tidak papa Ga.Mba tau kalau kamu juga sibuk"
"Mas Hans dimana Mba ?"
"Dia di kantor "
Om Rangga pun menggangguk-anggukkan kepalanya.Dia pun menoleh kearah kami berlima dan juga Zio cs terdiri.
"Ngapain kalian disini ? bukankah ini masih jam sekolah "ucapnya.
"Jengukin Mira lah om.Ngapain lagi coba ?"ucap Christy.
"Gini yak om "celetuk Alissya "Sebagai sepupu yang baik,Alissya harus jengukin Kamira "ucapnya.
"Pencitraan banget "cibir Leviana.
"HEH...lambe mu Mba "ucap Alissya sambil mendelik kearah Leviana.
"Kalau mau ngajakin gelud,bilang !!"ucapnya.
"Kek ada yang ngomong,tapi kagak ada orangnya "ucap Leviana celingak-celinguk,seakan tak menyadari keberadaan Alissya yang berdiri didepannya.
"Jan*cok "umpat Alissya.
"HEH...mulutnya "tegur Om Rangga kepada Alissya.
"Astaqfirullah hal'azhim..khilaf Lisya om "ucap Alissya sambi nyengir gak jelas.
"Boong tuh om "celetuk Leviana "Dia mah emang udah kebiasaan ngumpat kek gitu om "adu nya.
"Diem lo Da*zhal "ketus Alissya kepada Leviana.
"ALISSYA !!"ucap om Rangga,penuh dengan nada teguran.
"Sorry om "gumam Alissya.
"Keliling area rumah sakit ini sebanyak 10 kali !!"perintah om Rangga.
"APA !!"teriak terkejut Alissya.
...***...
***KITA SLOWIN DULU YA GUYS....KARNA DI PART 64 UDAH SEDIKIT NGEGAS.MAKA NYA DI PART 65 AKU SLOWIN DULU๐ ๐ NANTI DI PART 66 SAMPE PART SETERUSNYA BAKAL NGEGAS TRUS..
JADI TETAP PANTENGIN CERITA INI YA GUYS..
SOAL PERGANTIAN PEMERAN,AKU MASIH MILIH DAN MASIH BINGUNG MAU MILIH YANG MANA.KARNA SEMUANYA GANTENG2 TRUS CANTIK2..JADI AKU BINGUNG MILIHNYA..
KALAU KALIAN ADA REKOMENDASI PEMERAN YANG COCOK BUAT ZEA DAN JUGA ZIO KALIAN BISA KOMEN YAK..
...SAMPAI KETEMU DI PART 66 GUYS...
...Salam manis dari gue...
...@Melmey0612...
...๐๐***...
__ADS_1