Bad Boys Vs Bad Girls

Bad Boys Vs Bad Girls
BGvsBB-92 Pengakuan


__ADS_3

...***...


...*...


...*...


...*...


...Happy Reading Guys...


...*...


...*...


...*...


...***...




《♡Author Pov♡》


Saat ini Zea dan juga Zio tengah berada dimobil yang sama dengan.Lebih tepatnya lagi adalah mereka tengah berada didalam mobil milik Zio.


Entah ada apa dengan Zio, sehingga dengan tiba-tiba saja dia mau menerima ajakan Zio untuk pergi keluar.


Setelah menghabiskan waktu malam minggu bersama waktu itu,hubungan Zea dan juga Zio terlihat semakin dekat saja.Bahkan mereka sudah mulai sering berbalas pesan WhatsApp.


"Kita mau mau kemana sih,Zi ?"tanya Zea sambil menoleh kearah Zio yang duduk disampingnya.Terlihat cowok itu tengah fokus menyetir.


"Kesuatu tempat yang pastinya lo bakal suka !"jawab Zio seraya tersenyum tipis dan menatap Zea dengan sorot mata yang sulit diartikan.


"Lo jangan aneh-aneh ya,Zi !"peringat Zea sambil menatap penuh kecurigaan kearah Zio.


"Gak macem-macem kok.Paling cuman satu macem aja "ucapnya seraya terkekeh pelan,Zea pun mendelik sebal kearah Zio.


"ZIO ..!!!" geram Zea.


"Kenapa ? hm ?"


"Cepet kasih tau gue,kita mau kemana ?!"desak Zea.


"Nanti juga lo tau "


Ck...menyebalkan ! Kata itu sangat pantas untuk mendeskripsikan tentang Zio saat ini dimata Zea.


Terlihat Zea berdecak kesal karna Zio tidak mau memberitahu dirinya kemana Zio akan membawanya pergi.


Zea pun sudah bertanya beberapa kali seperti itu kepada Zio.Tapi jawaban Zio pasti selalu sama.Kalau gak ntar juga lo pasti tau,paling dia bilang kesuatu tempat.Gimana Zea gak kesal jadinya kalau begitu.


Karna terlalu kesal,Zea pun akhirnya memutuskan untuk diam.Dari pada bertanya kepada Zio namun tidak mendapat jawaban apapun.Lebih baik bagi dirinya diem.


Lama kelamaan karna hanya berdiam diri saja sambil menatap keluar kaca jendela mobil,pun membuat Zea mulai merasa bosan.Dia pun memutuskan untuk mengambil ponsel miliknya yang ada didalan tas dan memainkan game diponselnya.Sedangkan Zio sendiri pun hanya fokus menyetir.


Saat Zea tengah asik dengan game diponselnya dan tak menghiraukan Zio yang duduk disampingnya.Tiba-tiba saja Zea merasa seperti ada yang mencolek-colek pundaknya.Saat Zea menoleh ternyata Zio lah pelakunya.

__ADS_1


Terlihat dia cengengesan saat Zea menatapnya dengan tatapan kesal.Bisa-bisanya dia ngeganggu Zea yang tengah asik dengan gamenya,kan rese.


"Kenapa sih ?"kesal Zea.


"Turun ! Kita udah nyampe tau "ucapnya seraya terkekeh pelan dan membuka pintu mobil untuk keluar.


Mendengar itu pun sontak membuat Zea menoleh kekanan dan kekiri.Dan benar saja,ternyata mereka sudah sampai ketempat yang dituju oleh Zio.


Saat Zea sadar ada dimana mereka sekarang,sontak membuat Zea terkejut bukan main.


Bagimana Zea tidak terkejut kalau saat ini dia tengah berada didepan rumah keluarga Leonard,rumah Zio.


Zea benar-bemar tidak habis pikir dengan jalan pikiran Zio.Bisa-bisanya dia membawa Zea kerumahnya tanpa memberitahu Zea terlebih dahulu.Zio memang tidak bisa ditebak ya jalan pikirannya.


Zea kira Zio ingin ngajak dirinya keluar untuk jalan-jalan.Ternyata Zea salah besar.Bukannya jalan-jalan ke cafe atau ketaman,Zio justru membawa Zea pergi kerumahnya.


Tanpa menunggu lama lagi Zea langsung keluar dari mobil dan menyusul Zio yang memang sudah keluar lebih dulu dari dirinya.Saat Zea sudah keluar dari mobil,Zea langsung menghampiri Zio.


"Zio !"panggil Zea.


Merasa namanya dipanggilpun sontak membuat Zio menoleh kearah Zea.Dia menatap Zea dengan satu alis terangkat,seakan bertanya,kenapa ?


"Ngapain lo bawa gue kesini ?"tanya Zea.


"Mau ngenalin lo sama nyokap gue lah.Mau ngapain lagi coba !"ucap Zio santai.


Sedangkan Zea yang mendengar itu pun langsung membolakan kedua matanya,terkejut.Tanpa bisa ditahan,Zea langsung memukul pundak Zio dengan cukup keras sampai membuat sang empunya pundak mengaduh kesakitan.


BHUG


"Arghh...sakit Ze "ringis Zio sambil mengelus pundaknya yang baru saja dipukul oleh Zea.


"Rasain tuh ! "sinis Zea.


"Sakit loh ini Ze !"ucap Zio merengut kesal.


"Lo ngapain sih bawa gue kerumah lo ? Bener-bener kagak waras ya lo !"omel Zea tanpa memperdulikan Zio yang terus meringis kesakitan.


"Kenapa ? Hm ? salting ya karna mau ketemu sama camer !"goda Zio seraya terkekeh pelan.


BHUG


"Jangan mancing emosi gue,lo !!"kesal Zea sambil menabok kepala Zio.


"Aish...Zeaaaa kok mukul terus !!"rengek Zio dengan wajah semberut.


"HEH..diem lo s*empak tokek !!"ketus Zea.


Ck


Zio pun berdecak kesal karna Zea terus memukulnya.Apa salahnya ? kan dia hanya ingin memperkenalkan Zea kepada Bundanya.Kenapa Zea jadi kesel dan mukul dirinya terus.


"Sekarang anterin gue pulang !!"titah Zea tak terbantah.


Zio yang mendengar itu pun langsung melotot tak terima.Bagaimana bisa Zea meminta untuk pulang,padahal kan dia belum bertemu dengan Bundanya Zio.


Sedangkan Zea,dia pun hendak membuka pintu mobil untuk masuk kedalam.Namun sebelum ia bisa membuka pintu mobil,Zio dengan cepat menutup kembali pintu mobil itu

__ADS_1


Zea pun menatap tajam Zio karna menghalangi dirinya yang hendak masuk kedalam mobil.Dia memberi isyarat lewat sorot matanya agar Zio menyingkir dari pintu mobil.Namun dengan cepat Zio menggelengkan kepalanya,pertanda dia tak ingin menyingkir.


"ZIO !!"peringat Zea,namun Zio tetap bersikeras tak ingin menyingkir dari depan pintu mobil.


Huft


"Okeyy....kalau lo gak mau minggir dan gak mau nganterin gue balik.Gampang kok ! gue tinggal naik taksi aja "ucap Zea sambil menghembuskan napas panjang.


Zio pun melotot tak terima dan menggelengkan kepalanya keras.


"JANGAN !!"cegah Zio.


"Kenapa ? Kan lo gak mau nganterin gue pulang.Ya..jadi gue mau naik taksi aja buat pulang "


"Ze plis..jangan pulang dulu !"mohon Zio seraya meraih tangan Zea untuk ia genggam.



"Lepas !!"ucap Zea seraya menatap genggaman tangan Zio ditangannya.


"Apa gue salah,Ze ?"ucap Zio tanpa memperdulikan kata-kata Zea yang meminta untuk melepaskan tangannya.


Zea pun menatap Zio dengan alis terangkat saat mendengar ucapannya barusan.Zea tak mengerti apa maksud perkataan Zio barusan.


"Apa gue salah kalau gue suka sama lo ? apa gue salah menaruh perasaan sama lo,Ze ? "ucap Zio sambil menatap Zea dengan sorot mata teduhnya.


"Gue gak tau udah sejak kapan perasaan ini muncul buat lo Ze.Yang gue tau adalah,gue suka sama lo dan saat ini gue tengah berusah untuk meluluhkan hati lo !"jujur Zio.


DEG


DEG


DEG


Jantung keduanya sama-sama berpacu dengan cepat.Zio maupun Zea,mereka berdua sama-sama berdebar saat ini.Genggaman tangan Zio di tangan Zea pun mengerat.Kedua manik mata mereka saling bertemu dan saling menatap dengan sorot mata teduh.


Zea benar-benar tidak menyangka kalau Zio akan mengatakan isi hatinya saat ini juga.Sedangkan Zio sendiri pun,dia sama seperti Zea.Dia juga tidak menyangka kalau dirinya akan mengakui perasaannya saat ini juga kepada Zea.


...***...


...*...


...*...


...*...


***ADOOY.....ABANG ZIO GERCEP BANGET YAK🤣🤣🤣BAPER AING😅😁


KALAU MENURUT KALIAM GIMANA GUYS***?


...*...


...*...


...*...


...***...

__ADS_1


__ADS_2