
Ara yang selesai mandi dikejutkan dengan adanya salsa didalam kamar dengan posisi ia membelakangi sang adik.
"ngapain?"ketus Ara membuat salsa menoleh
"Em.. lo tau g?"
"Engga"jawab Ara enteng
"His! Gue blm selesai ngomong aralia.."gemas salsa
"Eum.. gue kesini sebenernya mau ngasi tau kalau gue udh tunangan"jelas salsa membuat mata Ara membola dibuatnya.
"Terus?"
"Ya lo ga bangga gitu? dan bulan depan gue nikah"papar salsa dengan raut wajah yang terbilang senang.
Ara menghembuskan nafasnya dengan gusar, ia melirik sang kakak yang tersenyum manis kearahnya. Ia bahagia jika keluarga nya bahagia -fikir Ara.
"Yaelah udh ah, pergi! Gue mau tidur. Cape"usir Ara membuat salsa cemberut.
"Good night adek ku sayanggggg"teriak salsa disengaja dan berhasil membuat emosi Ara terpancing
"Bacod anjing"
Setelah kepergian sang kakak, ia memutar jengah matanya. Ara tak sengaja menyenggol sebuah undangan yang tak lain adalah undangan pernikahan salsa! Ara tak mengambil pusing, ia pun mengambil dan menyimpan undangan tersebut kedalam laci belajar.
__ADS_1
"hehhh, pengen keluar"gumam Ara
Gadis tersebut bangkit, ia mengganti baju nya dengan tantop hitam tak lupa celana pendek diatas lutut dan memoles wajah senatural mungkin.
Ia melangkah turun, tak sengaja matanya melihat ada laki-laki yang tak asing dimatanya.. Aldo.
Seketika jantung Ara berdetak tak karuan, kakinya melangkah mendekat membuat jantung nya lebih cepat berpacu!
"Pak Al.. Aldo ngapain disni?"
"Saya men.."
"Non ara udh ditungguin sama temen kamu itu didepan"ucap salah satu maid dimansion membuat Ara menggaruk tengkuk nya dengan asal.
"Eum maaf pak, saya ada janji dengan teman saya by!"ucap Ara lalu melangkah pergi meninggalkan Aldo yang diam mematung.
"Iya bener den, eum saya kedapur ya den.. saya bukan siapa-siapa jadi g boleh sembarangan buka privasi keluarga Widyo den, maaf"jawab maid tersebut dan melangkah pergi meninggalkan Aldo yang semakin melemas!
Ja..jadi Ara yang selama ini gue cari Aralia?dan aralia adik salsa! Salsa tunangan gue?-aldo
Seketika tubuh Aldo terjatuh dilantai, ia tak bisa menerima takdir ini! Selama ini Aldo hanya tau jika salsa bukan lah keluarga WIDYO. Aldo tak pernah bertemu dengan Agatha maupun griel secara bersamaan saat berkencan dengan salsa! Bayangkan saat tunangan saja salsa menggunakan wali, karna diberitahukan bahwa mommy Daddy nya berhalangan datang.
Dan tunangan itu pun diselenggarakan dirumah Aldo!
"Knapa salsa g nyebutin kalau dia keluarga Widyo? Sedangkan gue bertahun-tahun nyari keberadaan keluarga Widyo buat nemuin Ara? Ara cinta sejati gue.."gumam Aldo.
__ADS_1
"Aldo kita jadi pergi kan?"ucap salsa dari arah tangga.
Aldo menoleh dengan tatapan kecewa! Ia masi belum menerima jika Ara yang ia cari adalah aralia notabenya adik salsa.. dan salsa adalah tunangan nya!
"Kita batalain ya? Aku ada urusan mendadak. Maaf ya sal, gue pamit"ujar Aldo lalu pergi meninggalkan salsa yang diam memandangi punggung sang tunangan.
****
Dilain tempat Ara sedang duduk bersama keempat sekawan di ruang inap Devan.
"makasih ya udh pada jengukin gue"-ucap Devan dengan suara kecil seperti tikus kejepit.
Mereka mengangguk, salah satu dari mereka jalan kearah Bankar Devan siapa lagi jika bukan Ara.
"Parah banget Van?"-ara
"Lumayan"
"Lo inget nama gue ra?"-devan
"Inget"
"Siapa?"Tanya Devan antusias membuat luka nya sedikit terbuka dibagian bibir nya.
"Naved kan?"jwb Ara dengan muka polosnya.
__ADS_1
Sedangkan 4 sekawan tertawa ngakak, sebenarnya fakta dibalik Ara yang dingin dan egois. Ara itu punya kekurangan mengingat nama orang! Jika mengingat hal-hal yang serius dia sangat jago, namun jika berurusan dengan nama orang ia susah untuk mengingat:(
"De-va-n Ara nama gue Devan! Bukan nevad" gemas devan membuat semua orang tertawa