Balas Dendam Istri Yang Tak Dianggap

Balas Dendam Istri Yang Tak Dianggap
Dua Wanita Tua VS Aluna


__ADS_3

Aluna menggepalkan tangannya erat di kala mendengar hinaan yang menyakitkan dari Yana dan para tante Andreas. Wanita cantik itu sedang menenangkan dirinya di taman belakang rumah.


Namun, semua itu hancur ketika para Tante Andreas berkunjung ke rumah. Bila dulu wanita cantik itu selalu di puji, maka kini Ia di caci. Dulu Aluna di puji karena dia model terkenal dan merupakan anak Bram.


Setelah mereka tahu bahwa Aluna bukan anak kandung Bram dan apa pekerjaan ibu Aluna sebelumnya yang ternyata seorang pengasuh, membuat mereka jijik. Bagi keluarga besar Andreas, Pendidikan, harta dan tahta menjadi tolak ukur dalam menghargai seseorang.


Bila status social yang mereka sandang lebih rendah dari mereka maka mereka akan menghina dan mencela, seperti Kinara yang dulunya hanya lulusan SMA.


“Ternyata oh ternyata sosok angsa yang selama ini kita sanjung dan puji tak lebih dari sosok itik buruk rupa. Ck, andai saja dulu kita lebih dulu mengetahui jati dirinya pastilah kita tending dia dari rumah ini!”


“Mana cocok itik buruk rupa bersanding dengan pangeran tampan yang berasal dari keluarga pratama seperti Andreas.”


Tante Amel berkata pedas, dia adalah salah satu tante Andreas yang paling julid. Wanita tua itu tak bisa diam bila melihat orang-orang seperti Aluna berdekatan dengan salah satu keluarga nya.


Aluna berusaha menahan emosi nya yang sedari tadi ingin meledak-ledak. Wanita itu meneguk jus jeruk yang berada dalam genggamannya, hingga tandas. Sekuat mungkin Aluna ingin bersikap tenang karena dia takut bila


Andreas murka dan kembali mmenyiksa nya seperti semalam.


Yana yang melihat Aluna diam saja pun merasa kesal, wanita tua itu menjambak rambut Aluna membuat wanita muda itu tersentak. Dia tak menyangka Yana akan bertindak sekasar ini.


“Akk … lepasin, Ma. Sakit!” Aluna meringis kesakita, wanita itu mencekal tangan Yana berusaha melepaskan tangan Yana dari rambutnya.


“Ternyata masih  bisa bicara kamu, ya. Sedari tadi tante Amel ngomong kenapa kamu malah diam saja, huh?!” Yana merasa geram pada tingkah Aluna yang terus saja mengabaikan nya.

__ADS_1


Sedari tadi di meja makan Yana berusaha menahan emosinya di kala melihat Aluna yang bertingkah acuh tak acuh padanya. Dia hanya ingin bermain lembut dengan pura-pura menjadi mertua yang baik di hadapan Andreas.


Setelah keberangkatan Andreas ke kantor, barulah Yana mengusik Aluna dengan menyuruh wanita itu membersihkan rumah. Namun, Aluna tetaplah Aluna, dia tak sudi menuruti  perintah Yana.


Alhasil Yana menghubungi Tante Amel untuk membantunya mengusik Aluna. Mereka ingin memisahkan Aluna dengan Andreas, mereka tak sudi punya besan narapidana seperti Sandra.


Mereka juga tak ingin memiliki menantu pengangguran seperti Aluna. Terlebih lagi nama Aluna sudah tercemar karena kejadian Sandra. Alhasil itu juga berimbas pada kehidupan mewah mereka.


Yana dan Amel tak bisa berkumpul dengan para teman sosialita nya karena di pojokkan sebab mereka berbesanan dengan Sandra. Itulah yang membuat mereka kesal dan berniat untuk membuat Andreas menendang Aluna dari kediamannya.


Atau Aluna sendiri yang angkat kaki dari rumah mereka karena tak tahan di pojokkan oleh mereka seperti kejadian Kinara.


“Lepasin gak, Ma!” teriak Aluna kesal menatap tajam Yana dengan ekor matanya karena wanita nitu kesusahan menatap Yana.


Wanita cantik itu tak menyangka Yana akan sejahat ini. Dia mengira Yana hanya akan mengganggu nya saja karena kesal dengan status ibunya NARAPIDANA. Namun, ternyata Yana melakukan semua itu karena ingin dirinya berpisah dengan  Andreas.


“Sampai kapan pun aku tidak akan meminta cerai dari Andreas. Aku tidak akan meninggalkannya sebelum dia sendiri yang menyuruhku untuk pergi dari kehidupannya!” sarkas Aluna dengan suara yang amat tinggi.


“Kurang aj*r kamu!” Amel yang mendengarnya pun geram. Wanita itu melayangkan tamparan keras pada pipi mulus Aluna.


Plak.


Wajah Aluna terpental ke samping, telinga nya berdenging menandakan seberapa kerasnya tamparan tersebut. Amarah Aluna sudah sampai ke ubun-ubun, dia tak tyerima di perlakukan seperti ini oleh Amel dan Yana.

__ADS_1


“Dasar para wanita tua gila!” Aluna murka menendang perut Amel membuat wanita tua itu terjungkal ke belakang dengan wajah memerah tak bisa bernafas karena merasa sesak.


Tak berhenti di situ, Aluna yang sangat marah pun membalas Yana dengan cara menjambak rambut Yana. Karena tenaga Aluna yang masih muda membuat Yana kalah.


Tanpa sengaja Aluna membenturkan kening Yana dengan sudut meja yang berada di dekat nya, membuat wanita tua itu pingsan dengan kening yang mengeluarkan darah.


“MAMA!!” teriak Andreas yang tiba-tiba datang membuat Aluna membeku.


*


*


*


Maaf telat Up, insya Allah hari ini bakal up seperti biasa, 3 atau 4 bab. jadi pantengin terus ... oh iya, karma Aluna mah belum berhenti cuyy, itu sikapnya author ubah karena ada sangkut pautnya dengan Andreas.


So Keep Enjoying, Bun .


Bersambung.


Jangan lupa like, komentar, vote dan beri rating 5 yah kakak.


Salem Aneuk Nanggroe Aceh.

__ADS_1


__ADS_2