Balas Dendam Istri Yang Tak Dianggap

Balas Dendam Istri Yang Tak Dianggap
Kematian Sandra dan Hasil Medis Aluna


__ADS_3

Kabar tentang kematian Aluna menyebar luas. Masyarakat tak merasa iba, mereka malah mencela dengan mengatakan itu adalah azab untuk Aluna karena telah berbuat jahat semasa hidupnya.


Sandra yang mendengar berita kematian putri semata wayangnya pun amat terluka. Wanita itu merasa hidupnya hancur, putri kesayangannya telah pergi meninggalkan dirinya.


Sandra yang tak bisa berpikir sehat pun mengakhiri hidupnya dengan cara memotong urat nadi nya menggunakan paku karatan. Susah payah Sandra melakukannya saat para tahanan lainnya terlelap.


Sipir penjara terkejut di pagi hari di kala menemukan mayat Sandra yang sudah kaku dengan darah yang mengalir dari tangannya.


Bram yang mendengar kabar tentang kematian Sandra dan Aluna pun merasa iba. Namun, segera di tepisnya di kala teringat perbuatan jahat ibu dan anak itu pada Kinara.


Tidak ada acara pemakaman untuk Aluna. Karena sampai sekarang mayat nya tak di temukan.


Kinara merasa sedih karena bagaimanapun Aluna dan Sandra adalah keluarga nya. Namun, Dirga menghibur nya membuat Kinara dapat melupakan kesedihannya.


Sedangkan Yana dan Amel merasa senang sekaligus sedih. Senang karena Aluna dan Sandra telah mati. Sedih karena Andreas mengurung diri di dalam kamar.


Pria tampan itu tak berselera makan apa pun. Kepergian Aluna menyisakan kesedihan mendalam baginya.


Entah mengapa kenangan indah pada masa pacaran dulu terbayang begitu saja di benaknya membuat Andreas merasa sangat menyesal.


Mengapa kenangan indah itu ia ingat di saat Aluna sudah tak ada lagi? Mengapa bukan saat Andreas baru saja menikahi Aluna?

__ADS_1


"Apa kamu benar-benar membenci ku, Sayang? Sampai-sampai kamu pergi meninggalkan ku seperti ini! Apa ini maksud dari perkataan kamu tak ingin memberikan kesempatan ketiga untukku?"


Andreas membelai bingkai foto Aluna yang tertawa lepas bersamanya di masa pacaran dulu.


Di tengah-tengah kesedihan nya itu. Pintu kamar Andreas di ketuk. Namun, tak sedikit pun Andreas bergeming dari tempatnya.


"Tuan Muda … ada paket dari rumah sakit!" 


Andreas yang mendengarnya pun terpaksa beranjak dari tempat tidur. Pria tampan itu membuka pintu kamarnya. Sorot mata Andreas amatlah dingin.


"Paket ini sebenarnya untuk nyonya muda Aluna! Karena empat hari sebelum kepergian beliau dari rumah ini. Nyonya Aluna berpesan kalau ada paket dari rumah sakit tolong ambil!" jelas pelayan itu hati-hati membuat Andreas menautkan alisnya.


"Bagaimana bisa istri saya mendapatkan paket dari rumah sakit?" tanya Andreas dingin.


Degg.


Andreas kembali merasa sesak di dadanya, pria tampan itu teringat kembali saat di mana Aluna sering mengantarkan bekal makanan untuknya.


Namun, Andreas tak menyambut kedatangan Aluna dengan baik. Bahkan, pria itu terkesan dingin dan mengusir Aluna secara halus dengan cara mengabaikan Aluna di perusahaannya.


Mendengar cerita dari pelayan, Andreas merasa sangat bersalah. Aluna rela meninggalkan rumah sakit tanpa mendengar penjelasan dokter terlebih dahulu karena ingin mengantarkan bekal tepat waktu untuknya.

__ADS_1


Maaf … hanya satu kata itu yang dapat Andreas ucapkan.


"Nyonya Aluna tak sempat mendengar penjelasan dari dokter. Beliau menyuruh dokter tersebut untuk mengirimkan hasil laporan medis nya ke rumah saja! Dan nyonya Aluna berpesan pada saya untuk menerima paket tersebut dan memberikan pada beliau! Tapi, sekarang beliau sudah tidak ada. Jadi, saya berikan pada Anda!"


Andreas masuk ke dalam kamarnya. Pria tampan itu duduk di tepi ranjangnya. Perlahan Andreas membuka amplop putih itu.


Degg.


"Ha-hamil … Aluna ha-hamil," gumam Andreas dengan bibir bergetar menahan tangis.


*


*


*


Makan noh karma double lu Asep 🤧🤧🤧😩😩


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰🥰

__ADS_1


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰


__ADS_2