Balas Dendam Setelah Bereinkarnasi Menjadi Seorang Gadis

Balas Dendam Setelah Bereinkarnasi Menjadi Seorang Gadis
Chapter - 2


__ADS_3

...Hari Pertama Sekolah...


...----------------------------------------------------------------------------...


Malam ini Aku sengaja mengunci pintu kamarku, agar Kazuya tidak bisa masuk kedalam kamarku, karena malam ini Aku ingin tidur dengan tenang. Aku pun segera memejamkan mataku.


Di sisi lain Saat tengah malam seperti biasa Kazuya segera menuju kamar Miyuki, saat ia membuka pintu teryata pintu kamarnya terkunci.


Kayuza menyeringai.


Apa kau pikir dengan mengunci pintu seperti ini Aku tidak akan bisa masuk Miyuki, Aku mempunyai cadangan kunci kamarmu, sudah ku bilang kau takan bisa kabur dariku Miyuki. pikir Kazuya.


Kayuza pun membuka kunci kamar Miyuki dan segera masuk kedalam.


Kayuza melihat Miyuki yang tertidur pulas dengan baju tidur yang sangat sexy.


Miyuki chan! Kau memang sangat menggoda, Aku sudah tidak tahan. pikir Kazuya.


Kayuza segera membuka Kancing baju Miyuki yang sedang tertidur lelap, ia pun mulai mengerayangi dada Miyuki.


Ada apa ini? Kenapa Aku merasa geli? Aku pun terbangun dan terkejut ketika  melihat Kazuya sedang mempermainkan dadaku.


"Onii-chan!"


"Ahh! Apa Aku membagunkanmu Miyuki?"


Aku tidak menyangka Kazuya bisa masuk, Aku pikir Aku sudah Aman dengan mengunci kamarku, Aku sudah lengah.


"Kenapa kau bisa masuk kamarku Onii-chan?" 


"Heee...Apa kau sudah lupa Miyuki, Aku punya kunci pintu kamarmu, Ah! Benar juga, kau kan hilang ingatan, jadi kau tidak ingat ya kasian sekali." jelas Kazuya.


"Ehmmmphh!" Kazuya langsung mencium bibirku.


Dasar menjijihkan, aku ingin muntah....aku kembali memberontak dan melepaskan diri.


"Mau kemana Miyuki, kau sudah tidak bisa kabur karena kamarmu sudah aku kunci." jelas Kazuya.


Sial apa yang harus aku lakukan sekarang, kalau aku diam di pasti akan segera memperkosaku, bagaimana ini. pokoknya aku harus bisa lepas dari situasi ini. Akhirnya aku mempunyai sebuah ide.


Aku pun berpikir, mungkin ini saatnya Aku harus mulai berpura-pura menyukainya untuk melancarkan balas dendam agar dia lengah.


"Onii-chan, setelah apa yang kau lakukan setiap malam padaku, sekarang mungkin Aku mulai menyukaimu!"


Kazuya pun terkejut dengan kata-kata Miyuki.


"Ehh...Benarkah itu? Miyuki-chan, kamu tidak bohong kan?"


"Itu benar...aku hanya sedikit malu saja, kau ingin melakukan itu denganku kan? terus terang aku masih belum siap untuk itu, bagaimana kalau kita memulai dari berpacaran dulu, dan kita bisa memulainya secara pelan-pelan, aku jugan ingin kau memperlakukan diriku layaknya seorang kekasih, jadi apakah kamu bisa mengabulkan permintaan egoisku."


"Tentu saja, kenapa kau tidak megatakanya dari dulu Miyuki, jadi apa sekarang kita resmi berpacaran?"


"Ummm...tentu saja, jadi perlakukan aky dengan baik mulai hari ini ya Onii-chan?"


"Baiklah Aku berjanji padamu Miyuki."


Berhasil aku tidak menyangka Kazuya bisa tertipu semudah itu, kalau begini rencanaku pasti akan sukses.


"Miyuki apa aku sekarang aku boleh menciumu, kita sudah pacaran kan?" tanya Kazuya.


"Tentu saja tapi cuma ciuman loh."


"Baiklah kalau begitu pejamkan matamu."


Aku pun memejamkan mataku Kazuya pun mulai mencium bibirku, aku masih harus bersabar menjadi pelampiasan nafsu Kazuya, semua ini demi balas dendam.


Keesokan harinya.


Setelah sarapan, Aku segera berangkat menuju sekolah, karena hari ini Aku mulai bersekolah di SMA Akatsuki.


Aku dan Kazuya berangkat di antar sopir dengan mobil Mewah.


Dalam perjalanan Kazuya terus-terusan mengelus pahaku.


Sial ini sangat geli, di memang cowok yang sangat mesum.


"Onii-chan! Hentikan nanti bisa di lihat sopir lo!"


Kazuya berbisik di telingaku.


"Habisnya kau terlihat sangat imut memakai seragam Sekolah yang sama deganku, baumu juga sangat menggoda Miyuki!"


Aku tersenyum Kaku.


"Ahaahaa, Kita bisa melakukanya nanti  Ok!"


Tunggu saja nanti aku akan segera melenyapkanmu. aku berpikir sembari tersenyum sedikit menakutkan.


Kazuya melihat sekilas senyum menakutkan Miyuki.


"Miyuki kenapa Sekilas tadi Aku melihat senyum menakutkan dari wajahmu!" tanya Kazuya.

__ADS_1


Aku langsung tersenyum manis padanya.


"Ahh! Mungkin itu cuma perasaanmu saja Onii-chan ehehehe!"


"Ahaha benar juga!"


Setelah sampai di Sekolah, Kami pun segera turun dari mobil, banyak murid yang memperhatikanku, Aku jadi sedikit tidak nyaman, mungkin kerena Aku tidak pandai untuk berinteraksi dengan mereka, tapi! Aku harus berubah, sekarang Aku bukanlah Makoto Seichi lagi tapi Miyuki Kanon.


Shinji, Haruto dan Keiji mereka datang menghampiri Kayuza yang berjalan bersamaku.


"Hoe! Kazuya siapa Gadis imut ini? Ehh jangan-jangan dia pacarmu?" tanya Shinji.


"Ah benar dia adalah pacarku ahahah."


Bodoh apa yang sebenarnya dia pikirkan sih, kenapa dia terang-terangan bilang kalau aku pacarnya, berpacaran dengan saudara itu sudah pasti di anggap tabu dasar bodoh. 


Aku pun langsung menendang kaki Kazuya.


"Itaaaaaa." teriak Kazuya kesakitan.


"Maaf otak Kakaku memang agak lain....perkenalkan Aku Miyuki Kanon."


"Ehhhh jadi kau andiknya Kazuya?" tanya Shinji.


"Ya itu benar, mulai hari ini aku akan bersekolah di sini!"


Shiji pun langsung merangkul Kazuya dan berkata.


"Hoe kanapa kau tidak bilang kalau punya adik seimut ini dasar siscon."


"Tentu saja kalau aku mengatakan kau pasti akan mengicar adiku, aku tidak akan sudi jika adiku berpacaran denganmu." jelas Kazuya.


"Cih dasar siscon parah lu." ungkap Shinji.


Setelah itu aku pun berkenalan dengan Shinji, Haruto dan Keiji,  setelah itu aku berpamitan untuk pergi ke ruang Guru.


"Kalau begitu Aku keruang Guru dulu ya, sampai nanti Onii-chan!"


Saat Aku berjalan keruang Guru Kazuya memegang tanganku dan berbisik.


"Nanti istirahat datanglah ke Atap sekolah ya Miyuki!"


Setelah itu Kazuya segera pergi.


Aku jadi berpikir, sebenarnya apa yang ingin dia lakukan.


Setelah Bel berbunyi, Aku di antar Guru ke kelas yang baru.


Aku pun masuk dan memperkenalkan diriku pada semuanya, semua murid Laki-Laki pun bersorak untuku.


Di sisi lain Shinji dan teman-temanya terlihat senang karena Miyuki masuk ke Kelas ini.


Sensei mempersilakan Aku duduk di bangku yang kosong.


Saat Aku berjalan menuju bangku, Aku melihat Ryota, Aku berhenti sejak memandang Ryota sembari berpikir.


Ryota! Akhirnya Aku bisa bertemu lagi denganmu, tapi! Aku orang yang berbeda sekarang, apa Aku bisa berteman lagi denganmu.


"Ada apa?" Saat Ryota bertanya padaku, Aku segera pergi tanpa menjawab apapun.


Saat istirahat banyak murid yang berdatangan untuk berkenalan denganku.


Aku pun bingung harus berkata apa pada mereka karena aku tidak pandai dalam bersosialisasi, tapi aku sudah bertekad untuk berubah aku tidak boleh seperti dulu lagi. karena sekarang aku bukanlah Makoto.


Shinji dan yang lain tiba-tiba datang dan mengusir anak-anak yang mengerumuniku.


"Minggir-mingir!" 


Shinji tersenyum padaku dan berkata.


"Kita bertemu lagi Kanon-chan!"


"Ahh Akihito-kun! Kamu teryata ada di kelas ini ya? dan mereka berdua juga!"


Aku harus berpura-pura ramah pada mereka. supaya bisa berteman degan mereka.


"Aku tidak mengira kalau Kazuya punya Adik seimut dirimu!" ungkap Shinji.


Aku pun tersenyum manis padanya


"Ah...terimakasih, kau terlalu berlebihan Akihito-kun!"


Setelah banyak mengobrol Shinji pun pergi dengan teman-temanya menuju kantin untuk makan.


Aku masih duduk di bangku sembari menatap Ryota, aku pun heran dengan Ryota yang diam tidak memperkenalkan diri padaku, padahal semua cowok sudah datang untuk berkenalan denganku, Aku cuma ingin berteman denganmu lagi, tapi kenapa kau tidak datang?


Aku pun memberanikan diri untuk menyapa Ryota.


"Permisi...kita belum berkenalan kan...I-itu maukah kau berteman denganku?"


Ryota melihatku sembari menahan tawa.

__ADS_1


 "Pffffttttttttt!"


"K-Kenapa kau tertawa begitu?" aku bertanya dengan malu.


"Gaya bicaramu seperti itu, kau mengingatkanku pada temanku!" jelas Ryota.


Aku jadi berpikir, apa dia mengingatku yang dulu?


Aku tersenyum kaku.


"Ahaha begitu ya?"


"Aku Ryota Fumio salam kenal Kanon-chan!" Ryota memperkenalkan diri sembari tersenyum manis padaku.


"Aku Miyuki Kanon, salam kena Fumio-Kun!"


Teryata pada saat Miyuki berbicara dengan Ryota, Kazuya datang dan melihatnya, ia pun langsung menarik tangan Miyuki karena cemburu.


"Miyuki Ayo ikut Aku!"


Aku melepas tanganku dari Kazuya.


"Tunggu dulu Onii-chan! Apa kau tidak lihat Aku sedang mengobrol dengan Ryota!"


"Aku tidak peduli cepat ikut Aku!" 


Kazuya kembali memegang tanganku dan memaksaku untuk ikut.


Ryota tiba-tiba menolongku, ia melepaskan tanganku dari tangan Kazuya.


"Kenapa kau memaksanya, bukanya dia tidak mau ikut denganmu?" tegas Ryota.


Kazuya pun emosi


"Cih sialan! kenapa kau mencampuri urusanku? dia adalah Adiku, kau tidak ada hubunganya!"


Melihat mereka bertengkar Aku pun segera melerainya, Aku tidak ingin kalau Ryota terlibat masalah gara-gara aku, karena Kazuya orang yang berbahaya, Aku juga tidak mau rencana yang sudah ku buat hancur berantakan.


"Sudah kalian jangan bertengkar, Aku akan ikut denganmu Onii-chan! Maafkan Aku Ryota!"


Kazuya menyeringai.


"Bagus kau teryata mengerti juga ya Miyuki, ayo kita pergi!" ajak Kazuya.


Ryota hanya bisa diam Melihat Miyuki di bawa pergi dengan paksa.


Aku pun mengikuti Kazuya menuju Atap sekolah.


Sesampainya di sana Kazuya langsung memojokanku.


"Miyuki siapa cowok itu? Apa kau menyukainya?"


"Tidak! Aku baru berteman denganya kenapa?"


"Aku tidak suka kalau kau bersama Pria lain, apa lagi membayangkan kalau kau sampai di sentuh olehnya, Aku tidak bisa terima."


"Tidak kok, aku tidak akan berbuat seperti itu."


Tiba-Tiba Kazuya mencium leherku sembari memegang dadaku.


"Onii-chan apa yang kau lakukan, kita sedang berada di Sekolah loh!"


"Aku tidak peduli Miyuki, Aku sudah tidak tahan, cepat buka Rok mu?"


Cih orang ini benar-benar Gila, otaknya memang sudah tidak waras.


"Cepat Miyuki!"


"Onii-chan, apa kau lupa...bukanya tadi malam kau bilang akan memperlakukanku dengan baik."


"Aku memang berkata begitu tapi ini adalah hukuman untukmu karena kau telah berbicara dengan Pria lain dan membuatku cemburu, jadi cepat buka rokmu."


"Kau mau apakan aku Onii-chan."


"Sudah cepat buka lama sekali. sini bair aku buka."


Kazuya membalikanku dan mengangkat rok belakangku. ia pun segera melepaskan celananya sendiri.



"Onii-chan apa yang ingin kau lakukan...apa kau ingin melakukanya di sini...jangan bodoh, bagaimana kalau ada orang yang melihat...aku minta maaf tolong pikirkan lagi...bagaimana kalau nanti malam saja kita melakukan ini di rumah."


"Benarkah kau tidak berbohongkan Miyuki?" tanya Kazuya.


"Aku berjanji padamu."


"Baiklah kalau begitu nanti malam ya Miyuki...aku benar-benar sudah tidak sabar."


Kazuya pun segera memaki celananya kembali.


Sial dia benar-benar sinting...tidak ada pilihan lain malam ini aku harus segera melenyapkanya.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2