Bara Dan Sepasang Sayap

Bara Dan Sepasang Sayap
Kenapa dengan Wajahmu?


__ADS_3

Leon kembali ke mansionnya dengan beberapa luka di wajahnya. Sial, mereka merusak wajah tampanku.


Ya, usai pertemuan dengan Alex di belakang sekolah tadi, pemuda tersebut mengajaknya berduel saat pulang sekolah. Alex brengsek, pengecut yang satu itu malah membawa teman-temannya untuk mengeroyok Leon. Beruntung anak buah sewaan kakaknya yang bertugas memantau Bara segera membantu Leon.


"Kenapa dengan wajahmu, Leon?" tanya kakak perempuannya. Ia adalah Anastasya Giovaga. Jika kalian bertanya mengapa marga keduanya berbeda dengan Leon yang memakai nama belakang Mehendra dan Anastasya yang menggunakan Giovaga, maka akan aku jelaskan. Leon menggunakan nama Mahendra hanya untuk penyamaran saja. Tentu saja tujuannya adalah untuk mendekati calon adik manisnya itu. Albara Genesia.


"Teman-teman Bara menghalangiku untuk dekat dengan calon adikku itu" ucapnya datar sembari merebahkan tubuhnya di sofa. Anastasya segera memanggil maid untuk membawakan kotak P3K.


"Lalu? Maksudnya kau kalah begitu?" ejek Anastasya sembari mengobati luka Leon.


Leon mendengus. Apa-apaan seorang Leon Giovaga bisa kalah. Tentu tidak. Namun ia tidak bisa menganggap remeh teman-teman Bara. Mereka sama-sama posesif seperti dirinya dan tidak mengizinkan miliknya disentuh oleh orang lain.


Jika tidak ada bantuan dari anak buah kakaknya bisa jadi luka yang ia dapatkan akan lebih parah dari ini.


"Tidak ada kata kalah dalam kamus seorang Leon Giovaga. Namun aku juga tidak dapat mengalahkan mereka, Kak. Apa akak ada solusi?" tanya Leon.


Anastasya membereskan peralatan P3K dan menyerahkannya ke maid. Ia menggeleng. Untuk masalah ini ia juga tidak bisa banyak ikut campur. Bisnis keluarga Ferdinant dan para sekutunya juga bukanlah mudah untuk ditundukkan oleh Giovaga.


"Aku memiliki ide" ucap seorang pria yang baru datang.

__ADS_1


"Bang Xavi..." ucap kedua saudara itu bersamaan. Ya, pria yang baru datang adalah Xavier Giovaga, anak pertama dari keluarga Giovaga yang kini menjabat sebagai CEO dan ketua mafia Dark Moon.


"Jadi apa ide yang dimaksud, Abang?" tanya Anastasya.


"Kita rusak kepercayaan Bara pada teman-temannya, baru setelahnya kita datang pada anak itu seolah-olah pahlawan yang akan melindunginya. Dengan begitu Bara akan selalu bergantung pada kita" jelas Xavier.


"Ide bagus, Bang. Dan aku tau apa yang harus kulakukan sekarang..." ujar Leon menyeringai.


Bara kini tengah memanaskan motor ninjanya. Ia mendapat tawaran balapan malam ini. Dan berhubung sekolah sedang persiapan ujian nasional jadi besok murid kelas 10 dan 11 akan diliburkan. Sungguh nikmat Tuhan mana yang kau dustakan kalo begini.


Dan sekarang Bara tengah berjabat tangan dengan lawan tandingnya bernama Stefan Wu. Seorang pemuda dengan wajah oriental dan perawakan yang membuat Bara iri melihatnya. Mengapa orang-orang yang selalu ia temui sangat tinggi dan ekhemm berotot. Ia kan jadi tidak percaya diri.


Dan tiba saatnya pertandingan akan dimulai. Seorang wanita dengan pakaian kurang bahan tampak maju kedepan untuk memberi aba-aba.


"Are you ready boys?"


"One"


"Two"

__ADS_1


"Three"


"Go!!!"


Baik Bara maupun Stefan segera melajukan motor mereka masing-masing. Terlihat Stefan lebih unggul dari Bara, hingga saat mendekati garis finis Bara menambah kecepatan motornya dan berhasil mendahului Stefan. Dan ya pertandingan malam ini dimenangkan oleh Bara.


"Ini hadiah lo" ucap Stefan sembari menyerahkan amplop tebal kepada Bara.


"Thanks Bro" ujar Bara tersenyum ke arah Stefan.


Deg.


Perasaan apa ini? Stefan yakin dirinya masih straight. Namun mengapa ia merasa bahwa senyum Bara membuat dirinya ingin terus melihatnya untuk dirinya seorang. Ia menginginkan Bara untuk selalu berada dalam jangkauannya.


Ya, ia menginginkan Bara menjadi adiknya. Dan ini bukanlah sebuah permintaan namun keharusan.


"Hey, lo oke?" tanya Bara menyadarkan Stefan dari lamunannya.


"Eh hm, Gue ok. Kalo gitu gue balik dulu. Dan lo segeralah pulang." Stefan menyempatkan diri untuk mengusak rambut Bara sebelum berlalu. Hal itu membuat Bara kebingungan. Ada apa dengan orang itu?

__ADS_1


__ADS_2