BEATRICE

BEATRICE
Bab 14


__ADS_3


"ibu..." Panggi yohan memasuki kamar kedua orangtuanya.


dapat yohan lihat, sang ibu tengah duduk di pinggiran ranjang dengan mata yang memandang ke arah luar jendela. Yohan menghampiri sang ibu,dan berlutut didepan sang ibu.


"ibu.. Yohan tau,ibu sangat marah kepada yohan. Perihal yohan menolak perjodohan yang sudah ibu atur. dan perihal yohan yang mencintai wanita hamil bukan anak yohan. tapi bu,yohan sangat mencintai miles. Yohan belum pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya. Ibu sangat tau Tentang yohan dan ibu juga paham tentang yohan. Ibu ju--"


"apa yohan bahagia?" potong ibu tanpa menatap yohan.


Yohan terdiam saat sang ibu bertanya,namun tidak memandangnya. Yohan masih setia mendongak menatap sang ibu.


"yohan bahagia ibu, sangat bahagia" jawab Yohan.


"apa yohan sanggup untuk menjadi tanggung jawab miles dan anaknya kelak?"

__ADS_1


"yohan sanggup ibu. Bahkan yohan sangat sanggup. Miles fan bayi didalam kandungannya adalah kebahagiaan yohan dan juga separuh hidup Yohan ibu"


"yohan,sedari kecil ibu selalu ingin melihat senyum yohan,tawa Yohan dan tentunya bahagia yohan. Ibu terlalu memikirkan kebahagiaan yohan sampai ibu tidak terasa membuat yohan menuruti semua ucapan ibu. Ibu sayang yohan,ibu bahkan tidak bisa melihat yohan menangis. Jika memang yohan sudah menemukan kebahagiaan yohan,maka ibu tidak akan ragu lagi untuk menerima miles dan anak yang dikandungnya menjadi bagian dari keluarga kita. Jika yohan memang bahagia,ibu juga akan bahagia" jelas sang ibu menatap putranya. Mengelus surai wajah yohan.


Yohan tersenyum lembut,lalu memeluk tubuh sang ibu. Pintu terbuka menampilkan miles dengan deru tangisnya. dia mendengar semua ucapan ibu yohan. Ibu yohan menoleh kebelakang melihat miles, beliau tersenyum lalu merentangkan tangannya untuk miles peluk.


Miles menghampiri ibu yohan,dan memeluk ibu Yohan. Keduanya sama-sama menangis. Pemandangan yang mengharukan bagi yohan,ayah dan juga arsen.


"ibu pasrahkan anak ibu Yohanes kepada dirimu miles. Ibu sudah melihat kesungguhan hatimu menjadi kelak istri yohanes. Ibu merestui kalian,ibu akan menggelar pernikahan kalian secepatnya,agar cucu ibu mendapatkan status. Terimakasih telah membuat anak Ibu bahagia miles. terimakasih" ucap sang ibu.


"panggil ibu nak. Panggil ibu, sekarang aku ibumu nak"


...----------------...


Miles tengah memandangi foto USG miliknya. bayi kecil itu dengan posisi setengah melingkar. miles tersenyum dengan haru melihat bayinya. Yohan yang sehabis mandi mendapati pemandangan calon istrinya tengah tersenyum memandang foto USG anaknya.

__ADS_1


"dia pasti cantik sekali,difoto USG saja terlihat cantik" ucap Yohan,lalu duduk disamping miles.


"aku sangat beruntung bertemu denganmu yohan. Dan sialnya sifat cuek dan dinginku justru luluh denganmu" ucap miles memeluk yohan dari samping.


"andai saja kau masih dengan sikap cuekmu itu,aku juga punya seribu jurus untuk menaklukkanmu"


Miles terkekeh mendengar ucapan yohan. Lalu melepaskan pelukannya. Miles mendekati wajah yohan lalu menempelkan bibirnya ke bibir yohan. Memberi *****,yohan membalas ******* itu tak kalah lembutnya. Tangannya meraih pinggang miles, mengelusnya memberikan kenyamanan. Miles pun menyudahi cumbuan itu lalu menatap yohan. Menyatukan keningnya dengan kening yohan.


"besok kita urus pernikahan kita. Lebih cepat lebih baik,aku akan bicarakan kepada ibu" ucap yohan.


"oke, berarti besok pasti aku ikut ibu untuk mengurusnya bukan?" tanya miles.


"jika kau lelah jangan ikut ibu sayang,ibu pasti akan bersama ayah. Lagian dirumah juga ada kak arsen. Aku juga besok ada urusan yang memang harus diselesaikan"


Miles memajukan bibirnya. Membuat yohan tergemas-gemas. Lalu mengecup bibir miles singkat.

__ADS_1


"aku janji akan pulang cepat,jika terjadi apa-apa kak arsen akan menghubungiku"


__ADS_2