BEATRICE

BEATRICE
Bab 2


__ADS_3

FLASHBACK


"kau bilang manajer yang baru akan datang,tapi ini sudah 25 menit dia tidak datang. Jika memang tidak niat bekerja pecat saja" ucap yohanes kepada sekertarisnya.


"Pak,tunggu sebentar lagi. manajer yang saya rekrut ini kinerjanya bagus tuan,biasanya pun dia tidak terlambat. Mungkin kendala macet dijalan" ucap Antonio sekertaris Yohanes.


"tonio, saya jauh-jauh pulang dari belanda karena kau mendapatkan manajer baru. saya percaya dengan dirimu. kau menceritakan semua pekerjaan dia bagus,tapi jika dia tidak bisa manage waktu itu sama saja. Saya menyuruh untuk segera mencari pengganti Ashraf supaya saya tidak selalu bergantung kepadanya, kau tau bukan ayah memindahkan Ashraf ke italia"


"saya mengerti pak. Tapi saya mohon untuk pertimbangankan dulu. beri kesempatan kepada manajer baru ini. Setidaknya anda bertemu dahulu dengannya"


"Give me your phone" ucap yohanes mengadahkan tangannya.


Antonio pun segera merogoh sakunya. Memberikan ponsel miliknya kepada sang bos. Yohanes tampak mengetik sesuatu didalam ponsel antonio.


"kau beri nama apa kontaknya" tanya yohanes.

__ADS_1


"Manajer New Miles Salfeli" jawab antonio.


Yohanes kembali mengetik sesuatu,dan akhirnya dengan singkat dia mengembalikan ponsel milik yohanes.


"kau boleh keluar,jika manajer itu datang suruh menghadap kepadaku. wasting time"


setelahnya yohanes memutar kursi yang dia duduki membelakangi antonio. Antonio pun keluar dari ruangan Yohanes. baru saja menutup pintu,suara seorang wanita membuat antonio menoleh.


"tuan Anton.. Huh.. Huh.. Huh.. Maafkan saya terlambat. Saya terjebak morning sickness dan macet tadi" ucap wanita itu mengatur nafasnya sembari memegang perutnya.


"Nyonya miles, syukurlah anda datang. Anda telat 25 menit. Dan Bos sudah menggerutu. Jangan jelaskan alasannya kepada saya nyonya. Lebih baik anda segera masuk kedalam. Bos sudah menunggu anda" ucap Antonio.


"a-anu.. Selamat pagi pak. Saya Miles Salfeli. Maafkan saya atas keterlambatan saya,saya salah. Saya janji tidak akan mengulanginya lagi"


"beri alasan spesifik agar aku memaafkan atas keterlambatanmu. Aku tidak suka orang yang tidak bisa mengatur waktu. Kau wanita tapi tidak bisa mengatur waktu. Jika tidak niat bekerja lebih baik undur diri saja, saya mencari orang yang memang berniat bekerja di perusahaan ini" jawan Yohanes tanpa membalikkan kursi yang dia duduki.

__ADS_1


"Mohon maaf sebelumnya pak, saya juga tidak akan membela diri saya. Saya tau saya salah,dan saya tidak ingin mengundurkan diri. saya butuh pekerjaan ini untuk menghidupi saya. saya terlambat karena saya harus mengalami morning sickness dan macet pak"


Mendengar kata Morning sickness, Yohanes memutar kursinya. Dia menatap wanita yang masih mengatur nafasnya dan mengelus-elus perut yang sedikit membuncit itu. Yohanes diam memperhatikan wanita yang menjadi manajer di perusahaannya itu.


"kau hamil tapi kau ingin bekerja,memangnya suamimu tidak menafkahi dirimu?" tanya yohanes.


"Maaf pak,tidak. Saya hidup sendiri dengan bayi yang saya kandung ini. Jadi mau tidak mau saya harus bekerja untuk menghidupi saya dan bayi yang saya kandung" jawab miles menundukkan kepalanya.


"dimana suamimu?"


"Saya tidak punya suami pak. saya dihamili oleh pacar saya,ketika dia tau saya hamil dia tidak mau bertanggungjawab justru meninggalkan saya menikah dengan wanita lain. Saya di usir oleh keluarga saya atas ini. Maaf jika saya banyak cerita"


"tidak apa-apa,saya yang bertanya dan kamu harus menjawab. Saya dengar dari Anton kinerjamu bagus selama seminggu ini. Tapi saya tetap tidak akan menoleransi keterlambatanmu. Kali ini saya memaafkanmu. Kau bisa kembali keruanganmu,siapkan materi untuk rapat hari ini"


Mendengar itu miles mendongakkan Kepalanya. Dia tersenyum menunjukkan gigi kelincinya. Membuat yohanes membulatkan mata. Miles pun membungkukkan badannya.

__ADS_1


"jangan membungkuk,kasihan bayi yang didalam perutmu. Lebih baik kau segera keruanganmu"


"terimakasih atas kemurahan hati bapak. Kalau begitu saya permisi pak"


__ADS_2