BEATRICE

BEATRICE
Bab 4


__ADS_3

......................


Semenjak pertemuan Yohanes dengan Miles,yohanes justru menjadikan miles sebagai prioritasnya. Bahkan segala kebutuhan miles yohanes yang tanggung dan juga yohanes yang atur. Sikap yohanes membuat miles tidak mengerti,bahkan dirinya sudah sering menghindari Yohanes agar tidak menimbulkan rumor-rumor yang beredar di kantornya. Miles bukan tidak peka ataupun apa namanya,dia tau Yohanes bersikap seperti itu karena apa. tapi miles hanya ingin menggaris bawahi sikap yohanes terhadap dirinya yaitu "SIMPATI".


Seperti hari ini,miles sungguh dibuat keheranan dengan Yohanes yang tiba-tiba mengatakan ingin mengantar dirinya Melakukan cek kandungan. Miles terkejut saat yohanes berkata seperti itu. Namun,yohanes tetaplah yohanes. Tidak bisa dibantah atas ucapannya.


"pemeriksaan telah selesai. Dan kandungan baik-baik saja,hanya perlu menambah asupan lagi untuk janinnya berkembang baik. Kata tidak apa-apa, tidak menjamin bahwa bayi dikandungan nyonya miles tidak butuh asupan lebih. Saya menyarankan untuk meminum susu ibu hamil,dan dipaksa sarapan ataupun makan walaupun mual sekalipun" ucap dokter menatap miles dan yohan.


"maaf dok,saya masih morning sickness bahkan ditengah malam pun. Dan untuk makan hanya janin yang mau, saya sudah paksa untuk memasukkan makanan dan minuman hasilnya saya mual hebat" jelas miles. Yohanes menoleh ke arah miles.


"Jika seperti itu, saya akan meresepkan vitamin dan obat khusus untuk ibu hamil. Mohon rutin untuk meminumnya" saut dokter.

__ADS_1


"2 kali pertemuan kita saya tidak pernah melihat suami anda nyonya miles,dan kali ini saya melihatnya. suami anda suami yang siaga,bahkan ketika anda menjelekkan mual anda,tuan langsung menoleh dan memberikan elusan ke punggung anda untuk anda tenang" ucap dokter lagi.


Miles yang mendengarnya pun langsung terfokus kepada tangan telapak tangan Yohanes yang berada dipunggungnya. benar,yohanes memberikan elusan agar dirinya tenang menjelaskan keluhan kepada dokter. Miles menatap Yohanes yang tengah menatap dokter menulis resep.


Dokter menyerahkan resep itu kepada yohanes. Dan yohanes menerimanya dengan lapang dada. Dia membaca resep obat milik miles.


"terimakasih dokter. Saya akan menebus resep ini. Dan untuk pemeriksaan selanjutnya saya juga akan selalu mendampingi miles" ucap yohanes membuat dokter tersenyum.


"jangan lupa diminum obatnya miles. Katakan kepadaku kau ingin makan apa dan minum apa. Setelah ini kita pergi ke supermarket untuk mencari susu untukmu" jelas yohanes fokus.


"tuan,anda tidak perlu seperti ini. saya bisa mengurus diriku sendiri. bukan saya tidak menghargai atas perhatian anda terhadap saya. Tapi anda sudah terlalu jauh tuan"

__ADS_1


"miles,sudah berapa kali aku memberitahumu. Jika kita sedang berdua panggil saja aku yohanes,kita hanya beda setahun. Jangan bicara frontal juga"


miles menghela nafasnya panjang. "jangan jatuh cinta kepadaku yohan, aku tidak akan membalasnya"


"kau tidak bisa melarang orang yang sudah terlanjur cinta miles. Cinta datang secara tiba-tiba. Jika kau tidak membalasnya tidak apa-apa,cukup kau tau aku mencintaimu sudah cukup bagiku"


"jangan konyol,kita sudah banyak dibicarakan oleh orang kantor. Kedekatan kita menjadi rumor"


"aku tidak peduli apa kata orang,rumor ataupun bicara tentang kita. yang aku pedulikan hanya dirimu dan bayi yang ada dikandunganmu" sarkas yohanes.


"terserah apa katamu yohan,aku sudah capek bicara denganmu"

__ADS_1


Mendengar itupun yohan hanya tersenyum kemenangan. Dirinya memang tidak bisa dibantah. atau memang miles yang sudah jengah dengan yohan.


__ADS_2