BEATRICE

BEATRICE
Bab 5


__ADS_3

...----------------...


Tok.. Tok.. Tok..


"yohan.."


yohan memeluk tubuh miles,saat pintu terbuka dengan lebar. Nafas yohan memburu dengan tak natural. Dan miles bisa menebak bahwa dirinya tengah mabuk.


"kau mabuk yohan? Dimana Antonio,kau menyetir sendiri?" tanya miles.


"aku tidak mau dijodohkan dengan wanita itu,aku hanya mau menikah denganmu miles. Kenapa kau tidak kunjung membuka hatimu miles,apa setidak pantaskah diriku untuk menjadi seorang yang spesial dihidupmu" ucap yohan dengan nada mabuknya.


Miles terdiam mendengar racauan yohan. Sedikit teriris hatinya mendengar ucapan Yohan. Miles tak menjawab,dirinya dengan susah payah membopong tubuh Yohan untuk masuk kedalam apartemennya.


......................


__ADS_1


Miles dengan tangan yang sudah pegal, langsung merebahkan tubuh Yohan ke ranjang miliknya. Miles dengan telaten melepaskan sepatu,kaos kaki,ikat pinggang dan juga dasi yohan. yohan terus meracau memanggil namanya. Miles menatap yohan dengan tatapan yang tidak bisa di artikan. Lalu dirinya beranjak ke kamar mandi.


kembali membawa sebaskom air hangat dengan handuk kecilnya. Miles membuka satu persatu kancing kemeja milik yohan,dan mengelap tubuh yohan sampai ke wajahnya.


"yohan.. Terhitung 3 bulan kita saling mengenal. selain sebagai bos dan karyawan. Tapi juga sebagai teman,bagiku. Aku nyaman dengan semua sikap yang kau berikan kepadaku, aku merasa aman. Tapi disini bukan kau yang harusnya pantas mendapatkanku,tapi akulah yang tidak pantas mendapatkan dirimu"


"yohan.. apa yang dikatakan orang-orang benar,aku wanita murahan yang cuma-cuma menyerahkan tubuhku karena cinta yang membuatku buta akan semua hal. Aku mencintai laki-laki brengsek yang meninggalkan benihnya dalam perutku. Apa aku pantas mendapat laki-laki sempurna seperti dirimu yohan?"


"aku bukan tidak mau menerimamu Yohan,aku cuma tidak ingin kau mendapatkan wanita sepertiku yang bahkan sudah jelek dimata oranglain. sebab itu aku tidak mau terjebak denganmu.."


"kau spesial yohan.. Sangat spesial. Aku bahkan bahagia jika selalu bersamamu,aku senang jika kau perhatian denganku dan bayi dalam kandunganku. Bahkan bayi ini sangat suka ketika kau mengelusnya. Tapi semua balik lagi yohan,apakah aku pantas mendapatmu.. Hiks.. Hiks.." ucap miles yang berhenti mengelap tubuh yohan. Dirinya memegang tangan yohan sembari menangis.


Mendengar itu miles sedikit tertawa dalam tangisnya. Kata-kata mutiara yang dikeluarkan yohan membuay terharu miles, tapi tetap menghibur miles.


"dia sudah tidak sebesar kacang yohan.." pekik miles memukul dada yohan.


"kau membohongiku.. Kau tidak mabuk yohan.. Tapi kenapa kau datang kemari dengan kacau"

__ADS_1


"miles,aku bukan tipe orang yang meminum alkohol langsung mabuk. aku hanya minum sebotol dengan alaric tadi. Dan aku langsung kesini,karena merindukanmu dan bayi" ucap yohan sembari mengelus perut miles.


"yohan.. Kau mau dijodohkan? Dengan siapa?" tanya miles, membuat Yohan memberhentikan elusannya.


"Jennifer Lawrence. Anak pertama Keluarga Lawrence"


"j-jennifer lawrence.." kaget miles,matanya membulat sempurna.


"ada apa miles,kau mengenalnya?"


"yohan.. Aku siap untuk menceritakan masalaluku,apa kau mau mendengarkannya?" tanya miles menatap yohan dengan serius. Yohan hanya mengangguk sebagai tanda jawabannya.


"anak yang didalam kandunganku adalah anak Andrian Lawrence,adik dari Jennifer Lawrence."


Yohan terkejut bukan main,dirinya menatap mata binar Milik miles. Jujur saja,dia pernah bilang kepada miles. Jika miles sudah siap untuk menceritakan masalalunya dia akan setia mendengarnya. Tapi yang dia dengan justru membuat dirinya terkejut.


"Andrian menikah dengan Kayyla Enderson. Wanita yang dijodohkan dengannya. Tanpa mengatakan apapun,aku melihat dirinya menikah di tv. Hatiku hancur yohan.. Aku menghubunginya untuk memberitahu kepadanya bahwa aku hamil anaknya,tapi dia menjawab menyuruhku mengugurkan kandunganku. Sakit hatiku berkali-kali lipat. Ditambah keluargaku mengusirku karena kehamilan ini"

__ADS_1


Yohan menarik miles kedalam pelukannya. Miles menangis sejadi-jadinya. Kali ini dirinya terlihat rapuh didepan yohan. yohan yang mengenal miles dengan kepribadian tegas,dingin,cuek tapi bisa menangis dihadapannya. Mendengar dan melihat airmata miles,membuat yohan sakit hati. yohan bersumpah didalam hati, siapapun yang menyakiti wanitanya dia akan berakhir seperti apa yang dia inginkan.


"miles,besok antar aku bertemu kedua orangtuamu"


__ADS_2