
apa?!
maksud mu cahaya apa! tanya pangeran Li Chan.
Saya tidak tahu cahaya macam apa itu, tapi ketika ia cahaya itu muncul, ia langsung berubah wujud, sama seperti dewi, jawab pangeran Ye lan.
Pasti putri mempunyai kekuatan yang sangat kuat, yang ia tidak ketahui, kata pangeran Li Chan.
Mungkin juga, jawab pangeran Ye lan.
Tiba-tiba putri Xiao datang.
halo...
eh?! putri Xiao bagaimana kamu bisa datang secepat ini? tanya pangeran Li Chan.
Oh... saya menggunakan kekuatan saya, jawab putri Xiao.
Oh, putri kekuatan apa yang kamu gunakan? tanya pangeran Li Chan.
Saya juga belum tahu namanya. Saya tidak pernah melihat kekuatan seperti yang saya lakukan sebelum nya, jawab putri Xiao.
Apakah ibumu mengetahui hal ini? tanya pangeran Li Chan.
...... putri Xiao hanya terdiam dan tidak menjawab.
Berhentilah bertanya seperti itu! kata pangeran Ye lan.
Apa yang salah! saya hanya menanyakan tentang ibunya, jawab pangeran Li Chan.
Tidak apa-apa saya akan menjawabnya, kata putri Xiao dengan senyuman terpaksa.
__ADS_1
Ibu saya tidak mengetahui hal ini.
Karena saya tidak pernah mengatakan padanya.
mengapa??? tanya pangeran Li Chan.
Putri Xiao mulai meneteskan air mata.
Eh? apa saya mengatakan sesuatu yang salah? kata pangeran Li Chan.
Tidak, hanya saya pikir ibuku tidak menyayangi ku,hiks....jawab putri Xiao.
Mengapa? tanya pangeran Ye lan.
Karena ibuku tidak mempedulikan saya dia hanya menyayangi anak kandung nya sendiri, hiks... hikss....
Apa?! jadi kamu adalah anak angkat, tanya kedua pangeran.
I.. ya... ibuku selalu membenciku ketika ia melihat ku, saya tidak tahu apa yang telah saya lakukan padanya sehingga ia membenciku.
Begitu kata ibu saya. Mendengar perkataan itu, saya lari dengan air mata yang keluar dari mataku.
Tetapi pada suatu hari, ibuku bertengkar dengan ayah ku, karena saya ia tidak mau memelihara saya, tapi ayah ku tidak setuju, ia ingin menjadi kan saya sebagai penerus nya ketika ia mati. Ibuku tidak menyetujuinya, ia mengatakan seharusnya anaknya yang menggantikan nya duluan karena anaknya adalah laki-laki. Tetapi ayah ku tetap menolak nya, hingga ibuku melarikan diri dengan anaknya dari istana.
Saya tidak tahu kemana ia pergi, tapi saya masih ingat wajah nya, hikss.... hikss...., kata putri Xiao.
putri Xiao berhentilah menangis, sekarang ada aku dan pangeran ye lan yang akan menghibur mu selalu, kata pangeran Li Chan.
Baiklah, trimakasih pangeran Li Chan dan pangeran Ye lan.
Ketika sampai di istana.....
__ADS_1
wow istana mu seperti gambar zaman dahulu, kata pangeran Li Chan.
Salam kepada Yang Mulia, putri angkat mu Xiao, datang untuk mengunjungi mu, kata putri Xiao.
Hah? putri ku apakah itu benar-benar kamu?
Ayahnya langsung memeluk putri Xiao. Putri Xiao hanya tersenyum.
Saya datang untuk memberitahukan padamu bahwa saya sudah memilih tunangan ku, kata putri Xiao.
Oh, dan siapa kedua orang ini?
Yang satunya adalah pangeran Li Chan, dan yang satunya pangeran Ye lan.
Mereka berdua yang akan menjadi tunangan ku, kata putri Xiao.
Apa?! jadi mereka berdua tunangan mu? iya, jawab putri Xiao.
Salam kepada Yang Mulia, kata kedua pangeran.
Salam juga pada kedua pangeran, jawab raja.
Yang mulia, boleh kah saya bertanya sesuatu padamu? tanya pangeran Ye lan. Silakan, jawab Yang Mulia.
Siapa nama ratu mu?
Hmmm..... Ratu Xue Wang Zhu, jawab raja.
Apa?! kata pangeran dalam hati.
__ADS_1
Pangeran ye lan menjadi kaget ketika mendengar hal itu.
Dia adalah....