
" Hahaha maaf saya akan fokus kali ini " kata Li Xiang.
" Awas ya kamu "
" Tada kita sampai... " kata Li Xiang.
" Hah?! tempat apa ini? " tanya Lin Suang.
" Tentu saja di sini Xiao berada " kata Li Xiang.
" Oh kalau begitu ayo mencarinya " kata Lin Suang.
Mereka kemudian mulai bertanya-tanya si sekitar situ kalau ada yang bernama Xiao.
" Permisi apakah di sini ada orang yang bernama Xiao? " tanya Li Xiang.
" Eh ada tapi namanya Xi Xiao, saya dengar nama dahulu bukan Xi Xiao dan kemudian di ganti oleh Pangeran kerajaan ini " kata seseorang.
Li Xiang menghadap ke belakang.
" Mungkin ini hanya kebetulan " bisik Li Xiang.
" Mungkin sih, tapi lebih baik kita mencarinya saja " kata Lin Suang.
" Ok "
" Kalau begitu dimana Xi Xiao berada? " tanya Li Xiang.
" Dia sih tinggal di istana, kalau tidak salah saya mendengar besok Pangeran Li Feng dan Putri Xi Xiao akan menikah " jawabnya.
" Hah? Putri? "
" Iya, Xi Xiao sebenarnya adalah Putri "
" Oh ok terimakasih "
" Putri?! dan tinggal di kerajaan?! "
" Bagaimana ya, kita akan kesulitan masuk ke sana " kata Lin Suang.
" Oh kita tunggu saja sampai besok dan pergi ke acara pernikahan mereka " jawab Li Xiang.
__ADS_1
" Sepertinya boleh begitu " kata Lin Suang.
" Ok kalau begitu sepakat nanti besok, lebih baik kita melihat-lihat tempat di sekitar ini saja " kata Li Xiang.
" Ide bagus " jawab Lin Suang.
" Kita pergi ke mana dulu? " tanya Li Xiang.
" Di sana saja, bisakah kamu mengantarnya? " tanya Lin Suang.
" Haduh kekuatan saya mulai melemah, maaf sudah tidak bisa 😁" jawab Li Xiang.
" Hah?! bagaimana sih kamu ini? " kata Lin Suang.
" Hehehe 😁 "
Tempat lain...
Xi Xiao terbangun, dan ia melihat Li Feng yang tertidur di sebelah nya.
" Sepertinya Li Feng dari tadi menjaga ku ya " kata Xi Xiao.
Xi Xiao kemudian beranjak untuk pergi tapi tiba-tiba tangan Li Feng menahan nya.
Tiba-tiba Li Feng terbangun.
" Eh Xi Xiao? sudah bangun ya? " tanya Li Feng.
" Iya "
" Mau pergi ke mana? " tanya Li Feng.
" Turun " jawab Xi Xiao.
" Ayolah "
Tanpa di sadari Li Feng menarik tangan Xi Xiao sehingga Xi Xiao terjatuh dan tangan nya melingkar ke leher Li Feng.
" Ugh " Xi Xiao kaget dan merona melihat jarak wajahnya dengan Li Feng sangat dekat.
" Kenapa? " tanya Li Feng.
__ADS_1
" Akh kamu terlalu dekat " jawab Xi Xiao langsing menutup matanya.
" Tidak apa-apa kan begini, lagipula kita akan menikah kan, kenapa harus malu? " tanya Li Feng.
" Huh dasar kamu " jawab Xi Xiao.
" Puft "
" Eh kenapa malah tertawa? "
" Tidak kok, kamu saya rasa lucu melihat wajah imut mu itu " jawab Li Feng.
" Ah bisakah kamu berhenti menggoda saya? " tanya Xi Xiao.
" Hm... bagaimana maksudmu menggoda? apakah seperti ini " Li Feng mendekatkan kepalanya paa Xi Xiao.
Wajah Xi Xiao makin memerah.
" Ih kamu ini em... "
Tiba-tiba Li Feng langsung mencium bibir Xi Xiao.
Wajah Xi Xiao merona tapi ia menikmatinya.
" Bagaimana? sepertinya kamu menikmatinya ya? " tanya Li Feng.
" Ih kamu ini "
" Tidak usah malu, Sayang " jawab Li Feng.
Xi Xiao kaget mendengar nya.
" Hah?!!! apa maksud mu mengatakan itu? " tanya Xi Xiao.
" Hm... saya hanya menyukainya mengatakan nya kok "
" Ih kamu ini, terserahlah padamu saja " kata Xi Xiao.
" Oh ok 😁 "
" Apa maksud mu dengan tatapan seperti itu? " tanya Xi Xiao.
__ADS_1
" Tidak ada "