
" Mungkin tidak bisa ya "
" Tidak kamu tidak bisa membatalkan nya " tiba-tiba Xi Xiao terbangun dan dengan tubuh yang gemetar mengatakan nya.
" Hah? Xi Xiao syukurlah kamu sudah sadar, tapi istirahat lah, jika bisa acara nya bisa di tunda kok " kata pangeran Li Feng.
" Tidak, saya tidak ingin membuat kamu menunggu, jika bisa ijinkan saja saya mengikuti acara nya " kata Xi Xiao memohon.
" Baiklah jika itu yang kamu ingin kan maka saya akan turuti, tapi kamu harus dekat dengan saya terus ya " kata pangeran Li Feng.
" Iya, terima kasih, sebenarnya ini adalah salah ku, saya pergi ke suatu tempat dan di situ muncul sebuah suara mengatakan pada ku Xiao
Saya bertanya dia mengatakan kalau ini adalah nama asli ku, saya penasaran dan akhirnya saya bertanya pada nya
Dia mengatakan kalau saya ingin melihat kejadian masa lalu ku saya akan menderita sakit selama beberapa hari.
Maafkan saya " kata Xi Xiao dengan suara gemetar.
" Ah ternyata begitu ya, tidak apa-apa ini bukan salah mu, jika juga saya mau mengatakan pada mu, mungkin kamu tidak akan begini, tapi saya takut kamu akan takut mendengar nya " jawab Li Feng.
" Iya "
Li Feng kemudian memegang tangan Xi Xiao dengan air mata menetes ... " Xi Xiao jangan lah kira nya kamu meninggal kan aku "
" Hah? Li Feng apa yang kamu katakan ? saya tidak akan meninggal kan mu kok " kata Xi Xiao.
" Baiklah "
__ADS_1
" Saya berjanji akan selalu dengan mu apapun yang terjadi " kata Xi Xiao.
" Terimakasih Xi Xiao " kata Li Feng mencium tangan Xi Xiao.
Tiba-tiba kemudian Lily pelayan itu melihat Xi Xiao.
" Ah Putri, akhirnya kamu sadar juga " kata Lily berlari ke Xi Xiao.
Li Feng kemudian dengan cepat melepaskan tangan nya karena malu.
" Eh maaf sepertinya saya datang di waktu yang tidak tepat " kata Lily.
" Eh Lily? bukan kok " kata Xi Xiao.
" Baiklah saya pergi duku " kata Lily berlari.
" Puft, ahahaha "
" Dia tampan juga ya ketika tertawa " kata Xi Xiao dalam hati 💓 " Wow kenapa jantung ku? "
" Kenapa kamu? " tanya Li Feng.
" Ah gak ada "
" Sepertinya kamu terpesona pada ku ya ? " kata Li Feng.
" Gak kok " kata Xi Xiao dengan malu.
__ADS_1
" Eh kenapa saya melihat panas nya mulai menurun ? apakah dengan membuat ia tertawa atau tersenyum dan ia bisa menurun? " gumam Li Feng.
" Xi Xiao saya melihat ketika kamu gembira panas mu akan menurun, sekarang apakah kamu merasakan mulai menurun panas nya? " tanya Li Feng.
" Eh iya ya, saya tidak sadar kalau mulai menurun " kata Xi Xiao.
" Oh berarti hehehe saya sudah tahu ini " kata Li Feng.
" Hey ada apa dengan tatapan itu? " tanya Xi Xiao.
Li Feng kemudian mengelus kepala Xi Xiao dengan lembut.
" 💗 deg deg "
" Jantung ku semakin cepat, kenapa saya merasakan sangat senang ? " tanya Xi Xiao dalam hati.
" Kamu menikmati nya ya " kata Li Feng.
" Iya, terima kasih " kata Xi Xiao.
" ☺ sama-sama, ngomong-ngomong apakah kamu mengingat pangeran Li Xiang dan Pangeran Lin Suang ? " tanya Li Feng.
" Eh? iya sih saya mengingat nya sedikit, mereka berdua adalah tunangan ku, kenapa? " tanya Xi Xiao.
" Ah tidak ada kok,kamu tidur saja "
" Ok "
__ADS_1