
Min Hoo?!
Nama itu seperti asing bagiku, kata pangeran Ye lan.
Kamu mengetahuinya?! tanya Xue Wang Zhu.
Saya juga sudah lupa, tapi nama itu..... kata pangeran Ye lan.
Sudahlah, tidak udah memikirkan itu, sambung raja.
Sekarang kita akan kembali ke istana putri Xiao, kata Raja.
Apakah bibi akan ikut? tanya pangeran Ye lan.
Iya, jawab Xue Wang Zhu.
Ketika dalam perjalanan.....
Disini kamu ikuti saya dibelakang, kata raja yang sedang menaiki kuda.
Pangeran Ye lan dan Xue Wang Zhu menaiki kuda bersama.
Tiba-tiba orang jahat datang menyerang.
Sial kenapa tiba-tiba datang mereka, huff.... kata pangeran Ye lan.
Saya bisa melawan nya, kata Xue Wang Zhu.
Bagaimana kamu akan melawan nya? tanya raja.
Karena saya mempunyai kekuatan untuk menghancurkan mereka, kekuatan ini saya sudah pelajari setelah saya meninggalkan istana Tong Hua, kata Xue Wang Zhu.
Apa?! kamu mempunyai kekuatan?! kata raja dan Pangeran Ye lan dengan kebingungan.
Xue Wang Zhu mulai menyerang satu persatu sambil menaiki kereta kuda.
Tapi tiba-tiba seseorang di belakang nya menembak ke arah nya.
Bibi awas!!! kata pangeran Ye lan langsung melindungi Xue Wang Zhu.
__ADS_1
Peluru itu kena di jantung pangeran Ye lan.
Putri Xiao sedang berjalan dengan pangeran Li Chan di sekitar istana, tiba-tiba ia merasa dadanya menjadi sakit.
uh....! mengapa dada ku mulai sakit?! jangan-jangan pangeran Ye lan dalam bahaya, kata putri Xiao sambil memegang dadanya.
Putri Xiao apakah kamu baik-baik saja?! tanya pangeran Li Chan.
Mungkin pangeran Ye lan dalam bahaya, saya harus menolong nya, kata putri Xiao.
Kamu akan pergi?! tanya pangeran Li Chan.
Iya, kamu tinggal lah di istana, jawab putri Xiao.
Tidak! saya akan mengikuti mu kemana pun engkau pergi, karena saya sudah berjanji akan melindungi, sambung pangeran Li Chan.
Baiklah, saya akan menggunakan jurus terbang untuk melihat dari atas, kata putri Xiao.
Saya juga, jawab pangeran Li Chan.
Pangeran Ye lan kamu terluka, kata Xue Wang Zhu.
Tidak apa-apa teruskan perjalanan mu.... kata Pangeran Ye lan.
Xue Wang Zhu berbalik ke arah orang yang menembak nya, ia menjadi sangat marah, matanya mulai berubah menjadi merah.
Xue Wang Zhu tenanglah, kata raja.
Tidak, mana mungkin saya akan tenang saudara ku terbunuh karena nya, saya akan menghancurkan kalian semua yang ingin membunuh saudara ku! kata Xue Wang Zhu.
Setelah mengatakan nya cahaya besar yang berwarna hitam mulai muncul dari tubuh nya kemudian menyerang semua orang jahat disekitar situ, kecuali raja dan pangeran Ye lan.
Di atas putri Xiao melihat sebuah cahaya hitam.
Cahaya apa itu? tanya putri Xiao.
Ketika pangeran Li Chan melihat nya ia terkejut, cahaya itu sangatlah
bahaya, jika mendekati nya akan mati, kata pangeran Li Chan.
__ADS_1
Saya akan memeriksa nya, kata putri Xiao.
Tidak! jangan turun ke sana! kata pangeran Li Chan.
Tapi putri Xiao tidak mendengarkan.
Melihat itu putri Xiao terkejut. Apa? ! !!!
I... bu.....?!
IBU! Sadarlah apa yang kamu lakukan dengan pangeran Ye lan, kata putri Xiao.
Putri Xiao?! Pangeran Ye lan terbunuh karena melindungi ku, kata Xue Wang Zhu.
Cahaya hitam dalam tubuh nya mulai menghilang.
Tidak pangeran Ye lan, kata putri Xiao.
Air mata menetes dari pipi putri Xiao, ia mengelus wajah pangeran Ye lan.
Putri Xiao maafkan aku, kata Xue Wang Zhu.
Tidak apa-apa ini bukan salah ibu, seharusnya saya yang datang lebih awal,
kata putri.
Putri Xiao apakah kamu baik-baik saja?! tanya pangeran Li Chan yang sedang berlari ke arah putri Xiao.
Apa yang terjadi pada pangeran Ye lan?! tanya pangeran Li Chan.
Ia terbunuh karena melindungi ibu ku, ini semua salah ku, kata putri Xiao.
Tidak putri Xiao tenanglah kata raja.
Putri Xiao menangis dan memeluk pangeran Ye lan.
Tiba-tiba sebuah cahaya dari tubuh
putri Xiao datang ke tubuh pangeran Ye lan.
__ADS_1
Pangeran Ye lan membuka matanya.
Putri... Xiao? kata pangeran Ye lan.