
Putri... Xiao? kata pangeran Ye lan.
Ah.. pangeran Ye lan? tapi bagaimana bisa? tanya putri Xiao keheranan.
Putri Xiao kenapa kamu menangis? tanya pangeran Ye lan.
Mari kita beri waktu untuk mereka, kata raja meninggalkan putri Xiao dan pangeran Ye lan.
Apa?! kenapa harus meninggalkan mereka?! tanya pangeran Li Chan.
Tidak usah banyak bertanya, ikutilah apa yang aku perintahkan, kata raja.
Baiklah, jawab pangeran Li Chan.
Semua meninggalkan pangeran Ye lan dan putri Xiao.
Saya khawatir kamu akan meninggalkan ku, kata putri Xiao.
Saya tidak apa-apa, mungkin karena kekuatanmulah yang menyembuhkan luka saya, kata pangeran Ye lan.
Saya tidak pernah tahu kalau kekuatan ku dapat menyembuhkan mu... kata putri Xiao.
Saya sudah mengetahui kekuatan mu dari kamu berlatih di istana ku, kata pangeran Ye lan.
Darimana kamu mengetahuinya? apakah kamu melihat saya ketika saya sedang berlatih? tanya putri Xiao.
Iya, kamu mempunyai kekuatan yang sangat kuat yang jarang di miliki manusia, jawab pangeran Ye lan.
Cobalah kamu mengeluarkan kekuatan mu, kata pangeran Ye lan.
__ADS_1
Baiklah.
Cahaya mulai muncul dari tangan putri Xiao.
Dan seketika menghilang.
Tiba-tiba putri Xiao jatuh, putri Xiao apakah kamu baik-baik saja? tanya pangeran Ye lan.
Iya, saya tidak apa-apa, tapi kenapa saya merasakan sesuatu yang aneh dalam tubuh ku, ketika mengeluarkan kekuatan ku? tanya putri Xiao.
Saya juga tidak tahu, tidak usah memikirkan nya, lebih baik
kita kembali dan merayakan acara tunangan kita, jawab pangeran Ye lan.
Eh, jadi saya bisa bertunangan dengan mu? tanya putri Xiao.
Iya, ibumu berkata kamu tidak ada hubungan darah yang sama dengan ibu mu, jadi
Apakah ibuku masih membenci saya? tanya putri Xiao.
Ibumu tidak membenci mu, ia dipaksa oleh seseorang untuk membunuh mu, jika tidak ia akan dibunuh. Tapi ibumu tidak ingin membunuhmu, jadi ia pergi meninggalkan istana nya, jawab pangeran Ye lan.
Oh, jadi begitu ternyata Ibu ku menyayangi ku, kata putri Xiao sambil memegang dadanya dengan kedua tangan nya.
Baiklah mari kita kembali, kata putri Xiao.
Apakah terjadi sesuatu pada kalian berdua? tanya pangeran Li Chan.
Tidak kok, jawab putri Xiao.
__ADS_1
Pangeran Li Chan apakah kamu cemburu? tanya pangeran Ye lan.
Tidak saya tidak cemburu, jawab pangeran Li Chan.
Lalu kenapa wajah mu memerah? tanya pangeran ye lan dengan sengaja untuk Mengerjainya.
Ah tidak apa-apa kok, jawab pangeran Li Chan.
puft.... hahaha😂🤣🤣
Xue Wang Zhu tertawa melihat hal itu.
Eh Bibi kenapa kamu tertawa? tanya pangeran Ye lan.
Saya tertawa melihat kamu mengerjai pangeran Li Chan.
Xue Wang Zhu berhenti tertawa kemudian mendekati putri Xiao dan memeluk nya.
Putri Xiao... maafkan saya, kata Xue Wang Zhu.
I... bu...?putri Xiao tersenyum, tidak apa-apa ini bukan salah ibu, pangeran Ye lan telah menceritakan yang sebenarnya pada ku, kata putri Xiao.
Baiklah, mari kita kembali ke istana dan merayakan acara pertunangan putri Xiao dan pangeran Ye lan, kata raja.
Hey! kalian melupakan saya, saya juga kan akan bertunangan dengan putri Xiao,
kata pangeran Li Chan.
oh, iya maaf saya melupakan mu, jawab raja.
__ADS_1
Apa?! kamu juga akan bertunangan dengan nya?! kata ratu keheranan.