
salam bagimu Ratu ku, Kata Lin Suang ( membungkuk ).
Salam bagimu juga Pangeran Lin Suang, kata Ratu Xiaoe sambil tersenyum.
Pangeran Lin Suang, apakah kamu mempunyai kekuatan yang sama dengan ku? tanya Ratu Xiaoe.
Tentu saja, jawab pangeran Lin Suang.
Pangeran Lin Suang langsung mengeluarkan kekuatan nya.
Kekuatan itu berwarna hitam dan berwarna kuning, sama seperti kekuatan Ratu Xiaoe, kekuatan pangeran Lin Suang juga mampu menghancurkan sama seperti Ratu Xiaoe.
Wah,saya tidak menyangka kamu mempunyai kekuatan seperti itu, kata Ratu Xiaoe ( bertepuk tangan ).
Apakah kamu bisa menjadi tunangan ku? tanya Ratu Xiaoe.
Tentu saja, dengan senang hati Ratu ku, jawab pangeran Lin Suang ( mencium tangan Ratu ).
Ratu tersenyum sinis, baiklah besok acara nya, kamu bisa menginap di sini, kata Ratu Xiaoe.
Baiklah, jika ratu memberikan penginapan untuk ku saya akan menerima nya, jawab pangeran Lin Suang.
Ratu tersenyum sinis.
Baiklah dengan senang hati saya akan memberikan penginapan pada pangeran, kata Ratu Xiaoe.
Di istana Tong Hua.....
Kekuatan ku sudah kuat sekali, kata pangeran Ye lan pada pangeran Li Chan.
iya saya juga, besok kita akan pergi ke istana Ratu Xiaoe, jawab pangeran Li Chan.
Keesokan harinya.....
Di istana Ratu Xiaoe....
__ADS_1
Banyak sekali orang yang mempunyai kekuatan jahat datang ke acara nya.
wah saya tidak duga ada banyak orang yang datang... kata Ratu Xiaoe ( turun dari tangga )
Wah, rambut mu berubah menjadi putih, ratu ku, sangat bagus, kata Pangeran Lin Suang.
Terima kasih, pangeran Lin Suang, apakah kamu mau berdansa dengan ku? tanya Ratu Xiaoe.
Tentu saja Ratu ku, jawab pangeran Lin Suang.
Ketika mereka sementara berdansa, pangeran Ye lan dan pangeran Li Chan tiba di tempat itu.
Apa?! itu adalah tunangan Ratu Xiaoe?! kata pangeran ye lan keheranan.
Iya, mungkin dia, jawab pangeran Li Chan.
Kita harus menyamar sehingga bisa masuk ke dalam, kata pangeran Ye lan.
pangeran ye lan.
Ketika menyamar menjadi pangeran Ye lan Xian🖕.
Pangeran Li Chan.
Menyamar menjadi pangeran Li Xiang.
Akhirnya kita bisa masuk, kata pangeran Li Chan.
Penyamaran mu bagus juga, kata pangeran Ye lan.
Iya, kamu juga, jawab pangeran Li Chan.
__ADS_1
Ayo, kita lihat Ratu Xiaoe, kata pangeran Li Chan.
Baiklah, jawab pangeran Ye lan.
Ah, kita mempunyai tamu yang datang, kata Ratu Xiaoe.
Salam bagimu, Ratu Xiaoe, kata kedua pangeran ( pangeran Li Xiang dan pangeran Ye lan Xian ).
Siapa nama kalian? tanya Ratu Xiaoe.
Saya pangeran ye lan Xian dan ini adalah teman ku pangeran Li Xiang, jawab pangeran Ye lan Xian.
Rupanya nama kalian seperti pangeran ye lan dan pangeran Li Chan, kata Ratu Xiaoe ( berpikir ).
Ah... Ratu mungkin salah berpikir, kami tidak mengenali pangeran Ye lan dan pangeran Li Chan, kata Pangeran Li Xiang ( berpura-pura tidak tahu ).
Hmmm... ah, kalau begitu maafkan saya, kata Ratu Xiaoe.
Tidak apa-apa Ratu Xiaoe, kata pangeran Li Xiang.
Baguslah, kalau kamu tidak mengenali mereka, kata Ratu Xiaoe.
Ah, iya memang nya kenapa kalau kami mengenali mereka? tanya pangeran Ye lan Xian.
Kalian tidak usah bertanya tentang itu, kata Ratu Xiaoe.
Uh... kenapa tiba-tiba aura Ratu Xiaoe mulai terasa dingin? tanya pangeran ye lan Xian dan pangeran Li Xiang dalam hati.
Cih... aku benci mereka berdua ( pangeran ye lan dan pangeran Li Chan ), kata Ratu Xiaoe dalam hati.
uh.... Ratu Xiaoe kamu tidak apa-apa kan? tanya pangeran Li Xiang.
Hufff.... saya akan memperkenalkan pada mu pangeran Lin Suang, dia yang akan menjadi tunangan ku, kata Ratu Xiaoe.
Aura nya mulai kembali seperti biasa, kata pangeran Ye lan Xian dan pangeran Li Suang dalam hati.
Salam padamu pangeran Li Xiang dan pangeran Ye lan Xian, kata Pangeran Lin Suang.
__ADS_1