
Pangeran Li Xiang apa kamu bersedia? tanya Ratu Xiaoe.
Ah, soal itu... iya, iya saya bersedia, jawab pangeran Li Xiang.
Pangeran Ye lan Xian sedang minum tiba-tiba tersedak puft....apa?! pangeran Ye lan Xian menjadi kaget dan heran.
Kalau begitu besok boleh kah acara nya? tanya Ratu Xiaoe.
Boleh, boleh sekali, jawab pangeran Li Xiang.
Saya pamit dulu ya, kata Ratu Xiaoe.
Baiklah Ratu, jawab pangeran Li Xiang melambaikan tangan.
Saya tidak percaya kamu menerimanya?! kata pangeran Ye lan Xian ( kaget dan cemburu ).
Jangan-jangan kamu cemburu lagi? tanya pangeran Li Xiang.
Tidak kok, tapi bagaimana kita akan kembali lagi ke istana Tong Hua kalau kamu akan bertunangan dengan nya?!tanya pangeran Ye lan Xian.
Tenang saja, saya mempunyai ide, jawab pangeran Li Xiang.
Apa idenya? tanya pangeran Ye lan Xian.
Besok adalah acara pertunangan ku, jadi kamu besok berangkat ke istana Tong Hua, dan memberitahukan apa yang terjadi, pada Raja Ratu Xue Wang Zhu, jawab pangeran Li Xiang.
Tapi apa yang akan kamu katakan ketika Ratu menanyakan dimana aku? tanya pangeran Ye lan Xian.
Saya akan menjawab dia telah kembali ke istana nya, nanti ia akan datang lagi, jawab pangeran Li Xiang.
__ADS_1
Baiklah, kata pangeran Ye lan Xian.
Pada keesokannya hari nya.....
Pada subuh-subuh, pangeran Ye lan Xian keluar lewat jendela istana Ratu Xiaoe dan pergi ke istana Tong Hua.
Tidak ada orang yang mengetahui nya.
Pangeran Li Xiang mengecek kalau pangeran Ye lan Xian sudah pergi.
Oh, ternyata ia telah pergi, bagus lah, rencana ku berhasil, kata pangeran Li Xiang.
Pada pagi hari, pangeran Li Xiang berlatih di halaman istana.
Ketika melihat nya berlatih, Ratu Xiaoe mulai terpesona padanya.
Iya, jawab pangeran Li Xiang.
Boleh kah kamu melihat kan pada ku apa yang kamu pelajari? tanya Ratu Xiaoe.
ueh.... ten.... tentu saja, jawab pangeran Li Xiang ( gugup ).
Eh?! kenapa kekuatan yang pangeran Li Xiang keluar kan sangat kuat?! kata Ratu Xiaoe dalam hati.
Ratu Xiaoe tersenyum dan berkata menarik sekali.
Pangeran Li Xiang dari mana kamu mempelajari kekuatan ini? tanya Ratu Xiaoe.
Oh, saya mempelajari nya lewat buku, emangnya kenapa?
__ADS_1
Oh, tidak ada apa-apa, kok.
Lebih baik saya tidak usah memikirkan nya, kata Ratu Xiaoe dalam hati.
Di istana Tong Hua...
Raja dan Ratu Xiaoe, ada pesan yang ingin saya sampai kan, kata pangeran Ye lan Xian ( menunduk ).
Eh, siapa kamu, kenapa kamu mengetahui kami? kata Raja keheranan.
Ih, iya maaf saya adalah pangeran Ye lan.
Saya menyamar untuk bisa masuk ke istana Ratu Xiaoe.
Dan dimana pangeran Li Chan? tanya Raja.
Pangeran Li Chan berada di istana Ratu Xiaoe, karena Ratu Xiaoe meminta untuk bertunangan dengan nya, pangeran Li Chan sedang menyamar juga sehingga Ratu Xiaoe tidak mengenalnya, jawab pangeran Ye lan.
Oh, jadi ini adalah pesan yang ingin kamu sampai kan.
Kalau begitu biarkan saja ia di sana. Kamu beristirahat lah dulu di sini, besok kamu boleh berangkat, kata Raja.
Kami menyambut Ratu Xiaoe dan pangeran Li Xiang.
Mereka berdua akan bertunangan, ini adalah cincin pertunangan, silakan kalian memakai nya, kata pengacara.
Selesai itu, Ratu Xiaoe berdansa dengan pangeran Li Xiang.
Apakah Ratu Xiaoe akan kembali menjadi putri Xiao atau tidak? Bagaimana menurut kalian?
__ADS_1