
Pagi, pun tiba saat ini matahari menggantikan posisi sang bulan untuk menyinari bumi.
Namun. Sepasang pria dan wanita, masih menikmati tidurnya karena merasa kelelahan atas pertempuran yang sangat panas tadi malam. Seorang wanita yang tidurnya terganggu karena sang surya pagi menerpa tubuhnya, wanita itupun mengerjapkan mata'nya, sesaat ia melihat ketampanan pria di sampingnya.
"Kamu sangat tampan, tapi sayang kamu nyebelin."Gumamnya, yang tanpa ia sadari kalau pria itu sudah bangun sejadi tadi.
"Aku tau aku tampan baby."Ucap pria itu khas bangun tidur,dengan perlahan ia menggerakkan pinggulnya.
Wanita yang tidak lain adalah Anantha grizellyn refloxa, pun mendesa kesakitan bercampur nikmat, ia melupakan kalau pusaka Zavior masih ada di dalam tempatnya.
Cup, satu kecupan yang dari zavior pun, di balas oleh zellyn. Dan pertempuran kembali terjadi di antara mereka, zellyn pun tidak ingin kalah, ia membalasnya dengan sangat brutal.
Pertempuran itu pun, selesai di siang hari. Karena zellyn merasa kelaparan pun langsung turun ke bawah, untuk memasak makan siang buat dirinya dan juga kekasihnya. Tamun saat ia akan menyiapkan bahan-bahan masakan langsung di cegah oleh zavior. Dia mengatakan kalau dia yang akan memasak.
"Apa kau sedang tidak berjanda eh maksudnya bercanda?"Zellyn ragu dengan perkataan zavior. Namun karena dirinya sedang kelaparan akhirnya membiarkan zavior yang memasak, ia pun duduk di meja makan.
Berapa menit berlalu, ia sampai ketiduran karena terlalu fokus melihat Zavior masak, sampai ia pun Langsung bangun dari tidurnya tak kala ada makanan di meja makan.
"Apa semua ini kau yang memasak?"Zellyn bertanya kepada zavior.
Zavior pun menganggukkan kepalanya, sebagai jawaban, lalu ia menarik kursinya, ia pun mengambilkan makanan buat sang kekasihnya. Ia juga mengambil makanan untuk dirinya sendiri.
"Makan lah."Ucapnya.
Di tempat itu pun kembali hening, cuma ada denting sendok dan garpu.
Zellyn, makan dengan lahap seakan-akan. Tidak ada yang boleh mengambil makanan itu. Ia tak menyangka pria mes*m ini pandai memasak, bahkan ia kalah dengan masakan sang pria mes*m.
Zavior yang, melihat zellyn makan dengan lahap hanya menggelengkan kepalanya, ia tak habis pikir sama wanita di depannya, seakan-akan dia seperti orang yang tidak makan ratusan tahun.
Uhuk Uhuk Uhuk, Zellyn yang tersedak makanan put terbatuk-batuk. Dengan cekatan zavior menyodorkan air minum kepadanya.
"Makanya k wa lsu makan hati-hati, tidak ada yang mengambil makananmu."
Zellyn, pun hanya cengengesan saja, mendengar perkataan Zavior. "Kau tahu ini adalah makanan yang terenak yang aku makan."
__ADS_1
Lalu mereka pun melajukan makan siangnya sampai ada dering ponsel yang mengejutkan mereka.
"...."
"Hm."
"....."
"Apa."
"...."
"Aku akan segera kesana."
Setelah panggilan berakhir, zavior langsung naik ke atas, guna mengambil kunci mobil dan berganti pakaian, saat ini ekspresinya susah di tebak setelah mendapatkan kabar dari sebrang sana.
Sebelum ia benar-benar pergi. Ia menatap zellyn lalu berkata kepadanya agar tetap berada di apartemen'nya, karena ia tidak akan membiarkan zellyn pergi begitu saja.
Zellyn pun hanya menganggukkan kepalanya, sambil melihat kepergian zavior. Namun entah mengapa hatinya merasa khawatir akan keadaan zavior, apakah ia sudah mulai mencintai om mes*m itu, Bahkan saat area sensitifnya merasa nyeri. Zavior dengan cekatan mengoleskan salep di areanya.
Namun pikirannya tidak boleh jatuh cinta kepada orang yang sudah merusak kebahagiaannya. "Zellyn fokus lah pada tujuan mu. Tidak ada cinta di antara kita."
Dengan terpaksa zellyn merebahkan tubuhnya di kasur kamar, sambil memainkan ponselnya. Sampai ia terlelap tidur, ia pun. tidak menyadari kalau zavior terlah kembali ke apartemennya. Zavior pun duduk de pinggir kasur sambil memandangi seorang gadis yang sedang tertidur.
Zellyn yang merasakan ada pergerakan lalu ia membuka matanya, dan betapa terkejutnya ia melihat zavior yang sedang duduk di pinggir kasur.
"Kau! Sejak kapan kau berada di sini?"
"Sejak tiga jam yang lalu."
Zellyn membulatkan matanya, lantas ia melihat jam Jang ada di tangannya, sontak ia menganga tak percaya, kalau ia tidur hampir eman jam.
"Bergegaslah mandi bukannya kau belum mandi dari pagi. Atau kau ingin melanjutkan pergulatan kita yang semalam."
Perkataan Zavior yang terkesan dingin, membuat wajahnya memerah bak seperti kepiting rebus. Ia pun langsung bergegas mandi,, agar si om buaya buntung tidak memakannya lagi, karena ia masih merasakan sakit di area tersebut.
__ADS_1
Saat sudah mandi, ia kelupaan membawa handuk. Ingin meminta bantuan pada Zavior, ia sangat malu ia takut jika zavior akan memakannya lagi, tapi ia tidak munafik karena ia juga menikmati.
"Tikus got, apa kau tidak ingin keluar. Kau ini mandi atau mati sih?" gerutunya.
"Bisakah kau memberikan aku handuk? Soalnya aku lupa membawa handuk."Ucapnya dengan malu.
Tok tok tok. "Buka pintunya."
Ceklek. Zellyn pun membuka pintu kamar mandi dengan ia yang bersembunyi di balik pintu kamar mandi.
Dengan kesal Zavior memberikan handuk itu pada tikus got.
"Terima kasih."Lalu zellyn menerima handuk itu dari tangan om mes*m, dengan malu-malu, walaupun biasanya ia suka malu-maluin. Ia lalu menutup kembali pintu kamar mandi.
Berapa saat ia membuka pintu kamar mandi, lalu ia keluar dari tempat itu. namun ia lupa kalau ia tak membawa baju.
"khm, tuan apakah ada baju wanita di sini?"Zellyn bertanya kepada zavior dengan lirih.
Zavior yang saat ini sedang berkutat dengan laptopnya, melirik sekilas ke arah wanita itu, tanpa ia sadari juniornya menegang begitu cepat. saat melihat memandang indah di depan matanya.
Zavior pun lalu berdiri dari duduknya, ia mengarah ke Walk-in closet, tempat dimana ia menyimpan barang-barang pribadinya. Lalu kembali dari Walk-in closet. Ia pun membawa kemeja yang sering ia pake, dan ia pun memberikannya kepada pada zellyn.
"Pake lah ini karena saya tidak ada pakean wanita."Setelah memberikan pakean itu ia kembali lagi duduk sambil berkutat di laptopnya.
Sebenarnya zellyn ragu untuk memakainya, tapi ia tidak ada pilihan, ia pun kembali ke kamar mandi lalu memakai pakean yang di kasih oleh zavior.
"Apa kau sudah makan malam?"Tanya zavior kepada zellyn yang sudah kembali ke kamarnya, ia melirik sejenak, ke arah meja rias, yang terdapat zellyn sedang menyisir rambut.
"Aku belum makan malam."Tanpa menjawab pertanyaan zellyn, zavior pun berdiri, ia ingin memasak makan malam untuknya.
"Kamu ingin kemana?"Zellyn bertanya kepada zavior yang tiba-tiba keluar dari kamar. Namun bukannya mendapat jawaban dia palah nyelonong pergi keluar.
"makan lah..."
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
...----------------...