
Setelah pertemuan'nya dengan Tante'nya saat ini dia sedang berada di ruang kerjanya, tidak ada yang mengetahui kalau dia mempunyai perusahaan yang begitu besar. Bahkan perusahaan nya hampir menyamai perusahaan daddy'nya.
Zavion Nathaniel Bastian Alexander Graham Anderson Fernandez Ananda Zayn Erlangga. Nama yang di berikan oleh daddy'nya.
Saat ini dia sedang berhadapan dengan asisten pribadinya. Ia sedang membicarakan tentang keberadaan adik'nya.
"Katakan?!"suara datar zavion kepada asisten'nya.
"Mohon maaf tuan? Data-data tentang adik tuan belum kami temukan."Jawabnya dengan takut.
BRAK' Suara meja kerja di gebrak oleh zavion. Ia begitu membenci ke kegagalan, apa lagi ini menyangkut kehidupan adik'nya.
Namun sang asisten langsung menjelaskan, kalau dirinya sangat sulit untuk menemukan keberadaan adik bungsunya. Di karenakan tidak tau seperti apa data-datanya.
Zavion Hanya menganggukkan kepalanya, lalu menyuruh mereka mencari lagi.
Setelah kepergian asisten dan anak buahnya, ia melamun sambil melihat foto keluarga yang ia Pajang di kantornya.
Saat sedang melamun ia tak menyadari ada seorang wanita masuk kedalam ruangannya.
"Hai honey lama tak bertemu?!"Ucapnya sambil melepaskan dress yang melekat di tubuhnya.
Zavion yang mengetahui apa yang akan terjadi langsung mengambil senjata api yang ada di dalam lacinya. Tanpa basa-basi ia mengarahkan pistolnya ke wanita itu. Dan,
DORRR.
Satu tembang mengenai jantung wanita itu, dan membuat wanita itu tak bernyawa lagi. Lalu ia menelpon anak buahnya untuk mengurus jasat wanita itu.
"Vion, bersenang-senang lah karena nanti jika udah nikah kau tak bisa bersenang-senang.!"Gumam'nya, sambil melihat ke arah wanita yang sudah terbujur kaku.
Ia tak ingin ada seorang dari masa lalunya datang di saat ia sudah memiliki kebahagiaan bersama dengan keluarga kecilnya,
Apa lagi saat ini statusnya adalah menjadi pewaris tahta, ke dua dari keluarga besar. Yang hartanya tak akan pernah habis, bahkan Keluarga Anderson adalah pemilik seperempat bumi ini.
Jadi ia berusaha mencari sosok pendamping yang tak memandang harta.
"Daddy, zavion berjanji jika tidak akan pernah memberikan tahta tertinggi kepada siapapun, sebelum ketujuh flashdisk dan surat dari Daddy terkumpul."Gumam'nya lagi.
Zavion juga tak akan pemberikan 1% aset Anderson itu sudah akan menjadi miliarder.
__ADS_1
1% aset Anderson terdiri dari. 5 mansion, 20 mobil BMW, 14 mobil Lamborghini Aventador, 18 mobil Alphard Vellfire. 4 jett pribadi, 10% saham di perusahaan ZANS Group. 10 kapal pesiar mewah, 15 pulau pribadi, 500 triliun, 30 hotel, dll.
Maka dari itu zavion selama ini selalu menjaga ketat tentang aset Anderson.
Zavion tersadar dari lamunannya tak kala ada seorang mengetuk pintunya. Dan yang datang adalah anak buahnya yang tadi di panggil oleh zavion.
"Urus dia!!"
Tanpa berlama-lama mereka langsung mengurus wanita yang sudah terbujur kaku dengan kondisi tak menggunakan pakaian.
Mereka sudah tak terkejut lagi karena sebelum-sebelumnya seperti ini. karena Mereka tau kalau tuannya tidak suka di goda oleh sembarang orang.
**
Sementara di perusahaan ZANS Group sedang terjadi keributan karena kedatangan seseorang pria yang cukup tampan.
Lalu dia menunju ke bagian resepsionis. untuk menanyakan ruangan Presdir karena ia sudah membuat janji.
Resepsionis senior yang pernah berkerja di bawah kepemimpinan dari tuan Zayn menjawab dengan sopan,
Tapi tidak dengan resepsionis junior, yang memamerkan belahan bola bisbol. Dengan tatapan menggoda ia mengedipkan matanya kepada sosok pria itu.
Lalu mereka berjalan ke arah lift dan menekan tombol menunju ruangan Presdir.
Berapa saat mereka sudah sampai lalu keluar dari lift, mereka menunju ruangan Presdir, pria itu sangat tertegun melihat disain yang sangat mewah di ruangan kusus CEO. Apa lagi ruangan terdapat delapan ruangan. Yang ruangan itu hanya di isi oleh pemilik perusahaan.
Karena saking fokusnya dengan disain CEO, ia tak sengaja bertabrakan dengan seseorang pria.
"Kauu?!"
"Oswald Prabaswara,"Ucapnya dengan datar dan dingin. Sambil mengulurkan tangannya.
"Hm.!"Jawab pria itu tak kalah dingin.
"Saya Zahair.!"Lanjutnya.
Zahair lalu mengajak Oswald pergi ke ruang kerjanya, yang ingin membicarakan tentang kerja samanya.
Oswald melihat sekeliling ruangan yang terkesan elegan dan mewah, namun tatapannya jatuh ke salah satu bingkai foto yang sedang menggunakan pakaian kerjanya dan tak lupa dengan mahkota 👑 yang terpasang dengan indah di kepalanya.
__ADS_1
Tatapan begitu tajam, jangkung kokohnya badan berotot yang menambah kesan ketampanannya, apa lagi dengan kancing bajunya terekspos.
Ada aura kebencian di sorot matanya, tak mereka sadari ia menggertakan giginya sambil mengepalkan tangannya. "Liat saja aku akan membalasnya.!"Batinnya berapi-api.
Zahair melihat ada keanehan langsung peka, apa lagi ia baru saja mendengar Batinnya. Ia menatap tajam pria itu,
"Bisa kita mulai?!"Ucapan dingin dan datar Zahair langsung menyadarkan lamunan dari Oswald.
Lalu mereka pun melanjutkan rencana awal, Oswald group ingin melakukan kerja samanya dengan perusahaan Zans Group,
Zahair pun menuju'i kerja sama antara Oswald group dengan perusahaan dirinya.
**
Sementara di sebuah taman terdapat seorang pria sedang memegang buku, namu pikiran'nya entah kemana.
'Ya Tuhan, apa aku salah, aku mencintai tanteku sendiri. Aku sudah berusaha untuk menghilangkan perasaan ini, namun semua itu hanyalah sia-sia. Aku Takan pernah bisa memiliki dia, apa lagi setatus yang masih menjadi tantenya' pikiran seorang pria. Buyar tak kala ada seorang memanggilnya.
"Rian sudahlah lupakan saja cintamu itu kepada Tante'mu itu? Kamu ga akan pernah bisa memiliki nya, Jika kau sampai melakukan itu. Kau akan mendapatkan akibat yang tak pernah kau duga."
Andrian arasyid richards Baskoro, kembali termenung memikirkan apa yang di katakan oleh sahabat'nya. Bara adalah sahabat dari andrian, jadi ia tau permasalahannya yang Andrian hadapi, karena dia sering bercerita kepadanya.
"Ingatlah perkataan ku ini Andrian sebelum kau menyesal, sebaiknya kau hapus perasaan yang kau milik, karena itu bukan cinta melainkan obsesi, atau bisa dikatakan hati kamu terbelenggu sama Tante kamu."Sambungnya.
Yang di katakan oleh bara mungkin ada benarnya, ia tak mencintai Tante'nya melainkan obsesi semata. Karena kecantikan yang di miliki oleh Tante'nya membuat ia terbelenggu.
Maka dari itu ia akan berusaha untuk menghilangkan rasa ini dengan cara mendekati ibu dari sahabatnya, hanya untuk membalaskan dendam karena apa yang terlah sahabat nya perbuat.
'Aku tau kau sangat mencintai Tante'mu, tapi aku tidak akan pernah membiarkan kamu memiliki nya, karena aku juga sangat mencintai Tante'mu, jadi sebisa mungkin aku akan berusaha untuk memilikinya.'Batin bara.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
SAKSIKAN TERUS KELANJUTAN CERITA BELENGGU CINTA BALAS DENDAM 2.
JANGAN LUPA UNTUK LIKE KOMEN END VOTE YGY.
__ADS_1