BELENGGU CINTA ( Balas Dendam ) 2

BELENGGU CINTA ( Balas Dendam ) 2
Membuka Hati


__ADS_3

Seorang pria baru saja sampai di apartemen'nya, karena sangat lelah ia langsung merebahkan tubuhnya di sofa ruang tamu. Saat ia sedang memejamkan matanya, ia mendengar langkah kaki yang mendekati dirinya.


"Hai, om m*sum. Apa kamu sudah melupakan aku?"Ujar seorang gadis yang berdiri, tidak jauh dari pria itu.


Lantas pria itu membuka matanya, melihat siapa yang ada di hadapannya itu. "Ck Berapa kali aku bilang, aku bukan om-om lidah buaya."Geram pria itu yang tak lain adalah zavior nathaniel bastian Anderson.


"Cih, om ini tak mau mengakuinya, sebagai om-om mes*m, yang sekali ngomong membuat kaum hawa klepek-klepek seperti ikan badut."


Mendengar perkataan itu membuat kemarahan zavior meningkat, ia pun langsung berdiri mendekati seorang gadis itu dengan aura yang mencengkram. "Baiklah akan aku tunjukkan siapa om-om mesum ini."Perkataan Zavior membuat bulu kuduk gadis itu berdiri.


Gadis itu yang merasa ketakutan pun, perlahan mundur ke belakang sampai menabrak dinding pembatas.


Zavior pun tersenyum mengerikan, dengan tangan kekarnya. Ia mengungkung tubuh gadis itu, agar tidak kabur dari hadapannya.


"O-om, ma-mau aapa?"Ucap gadis itu terbata-bata karena merasa takut dengan perubahan yang di miliki oleh om-om Kutub. Ia pun sampai menelan ludahnya sendiri tak kala, wajah mereka sudah sangat dekat, hanya berjarak 5 senti.


CUP. Satu kecupan yang di lakukan oleh zavior sukses membuat gadis itu berubah seperti patung. Karena tidak ada pergerakan ia pun menggigit bibir bawahnya.


"Akhhhhh."Desah gadis itu tak kala mendapatkan gigitan dari om-om me*um.


Zavior yang melihat mulut gadis itu terbuka, pun tidak menyia-nyiakan kesempatan dengan kasar. Ia memasukkan lidahnya masuk kedalam mulut gadis itu.


Ciuman itu pun berubah menjadi sangat panas. Zavior pun langsung mengangkat gadis itu, tanpa melepaskan ciumannya.


Saat sudah sampai di depan kamar ia merebahkan tubuh gadis itu ke kasur king size. "Apa kamu sudah siap baby? Kita akan mulai permainan ini."zavior berkata dengan suara seraknya.


Seakan-akan terhipnotis oleh perkataan zavior, gadis yang bernama Anantha grizellyn refloxa. Pun menganggukkan kepalanya ia sudah siap.


Zavior yang mendapatkan lampu hijau pun langsung segera membuka kain yang melekat di tubuhnya, begitupun di tubuh gadis itu, Zavior terdiam sejenak, ia merasa kagum dengan tubuh yang di miliki oleh gadis di depannya itu.


Tanpa menunggu lama lagi, ia pun mengarahkan masuk joni'nya ke arah gua kenikmatannya.

__ADS_1


BLESS. Sekali hentakan joni'nya sudah terbenam masuk ke gua. Dan ******* keluar dari mulut gadis itu, buliran air mata pun keluar membasahi pipi anantha.


"Sa-sakit, asshhh"Rintih anantha.


Dengan perlahan ia menggerakkan joni'nya keluar masuk kedalam gua piton.


***


Sementara zavior yang sedang menikmati nikmat dunia, lain halnya dengan seseorang yang sedang berantem karena permasalahan Keluarga'nya.


"Oh teryata kamu di sini juga.."Tanya seorang wanita yang di ambang pintu. Yang tidak lain adalah Bianca Liza Anderson, istri dari zeyyen.


"Masalah buat kamu apa? Toh ini juga rumah keluarga suami aku jadi aku berhak dong atas semua ini?"Ucap grancia kepada ipar'nya.


Bianca pun tersenyum sinis, mendengar penuturan grancia. Ia sangat geram kalau grancia ikut campur urusannya.


"Grancia, grancia. Kau itu istri yang tidak di hargai oleh adek ipar saya."Bianca sengaja memancing kemarahan wanita di depannya.


"Oh, iya bukanya yang memasukan kamu kedalam keluarga Anderson adalah kakak ipar zayn? Jika tidak ada dia mungkin kau sudah jadi gelandangan, oh atau mungkin kau..."Sebelum grancia menyelesaikan ucapannya, sebuah tangan menyentuh pipinya dengan sangat keras.


Karena, tidak terima grancia pun juga menampar pipi bianca, ia sangat tidak Sudi jika wajah'nya di sentuh oleh wanita rendahan seperti Bianca.


Saat mereka sedang beradu mulut, seorang wanita datang menghampiri mereka. Untuk melarai perdebatan yang di lakukan oleh kedua mantunya. "Kalian bisa tidak untuk akur sejenak? Mama cape melihat kalian, yang setiap hari kerjaannya berantem Mulu. Bisakah kalian damai?."Tegur nyonya Anindita kepada kedua mantu'nya itu yang sedang berantem.


"Simpel aja sih mah, kalau mama ingin aku damai sama gracia, asalkan kak aza memberikan sahamnya."Bukan jawaban yang bianca dapatkan melainkan sebuah tamparan dari gracia.


Gracia. Tidak habis pikir dengan pola pikir Bianca Yang menginginkan saham dari azalia.


Bianca yang terkena tamparan ke dua dari gracia merasa tidak terima. Saat ia akan kembali membalas, sudah lebih dulu di cegah oleh ibu mertuanya.


"Mama, mohon pada kalian jangan berantem lagi? Dan kau bianca jangan pernah harap kamu mendapatkan saham Azalia."

__ADS_1


Setelah, Anindita mengatakan itu. Bianca pergi dari kamar Azalia dengan penuh kekesalan yang mendalam, ia akan mencari cara agar aset anderson yang berada di tangan Azalia jatuh ke tangannya. Karena jika ia sudah mendapatkan aset anderson, kemungkinan besar ia bisa mengendalikan seluruh keluarganya.


Saat sedang memikirkan rencana ia berpas-pasan dengan, Lidya yang mengaku-ngaku sebagai istri dari ayah mertuanya.


"Hai menantu.."Sapa Lidya kepada Bianca.


Namun Bianca tak membalas sapaan wanita ja**ng itu, ia sangat jiji jika harus melihat wajahnya. Tapi saat ia sudah melangkahkan kakinya, langsung di hentikan tak kala mendengar ucapan dari sang ja**ng Lidya.


"Kayanya kita harus kerja sama untuk mengambil alih kekayaan Anderson.. Aku tau kalau kamu sangat menginginkan aset yang ada di tangan Azalia itu. Sama aku juga sangat menginginkannya, jika kita berkerja sama untuk mendapatkan aset anderson, dan setelah itu asetnya kita bagi rata. "Ia menyeringai saat melirik ke arah Bianca. karena ia sudah berencana mengambil kekayaan itu lewat Bianca.


"Hohoho. Nyonya anda sangat percaya diri, walaupun saya menginginkannya, saya tidak akan berkerja sama dengan orang lain. Apa lagi itu kamu cuih."Setelah mengatakan itu kepada lidya ia pergi ke kamarnya.


"Sial.! Gimana pun caranya aku harus dapatkan semuanya. Agar posisi ku aman di kediaman Anderson."Ia juga langsung pergi ke kamarnya untuk istirahat.


***


"Mama. Sebaiknya mama harus berhati-hati sama orang-orang di mansion ini? Karena saya merasa kalau mereka sangat menginginkan aset anderson... Yang sekarang di pegang oleh Azalia."


"Mama juga mengetahui kalau mereka, sangat menginginkan aset anderson. Kamu tau sendiri 1% aset anderson sangatlah besar, dan mama tidak ingin aset yang sudah di pertahankan oleh Zayn selama bertahun-tahun, jatuh ke tangan orang lain."Namun Anindita sangat mencemaskan Keluarga'nya, ia tahu mereka akan melakukan berbagai cara agar bisa mendapatkan kekayaan Anderson dengan cara melukai Keluarga'nya, ia takut kejadian berapa tahun yang lalu akan terulang kembali.


Mereka pun terdiam sejenak, sambil mencari cara agar mereka semua tidak berbuat nekad.


"Sayang sebaiknya, Kamu pulang istirahat? Karena mungkin suami kamu sedang menunggu kedatangan kamu."Kata, Anindita.


Grancia pun berpamitan kepada ibu mertuanya untuk pulang ke apartemennya. Tentu saja dengan berapa pengawal pribadi, yang di kerjakan suaminya untuk melindungi sang istri.


***


Dua insan yang sedang tidur berpelukan, tanpa melepaskan tanpa melepaskan satu sama lain.


"Terima kasih sayang."

__ADS_1


__ADS_2