
Di mansion seorang sedang merencanakan sesuatu agar dia bisa menguasai seluruh harta Anderson. Dia tak akan membiarkan siapapun memilikinya, karena harta itu harus jatuh ke tangannya.
Lalu wanita itu pergi ke dapur buat melaksanakan rencananya agar orang itu terluka.
Widya, sang sedang menyabotase, ruangan dapur agar seolah-olah murni kebakaran.
Setelah menyelesaikan misinya. Ia pun pergi dari dapur, ke kamarnya ia ingin melihat orang itu terbakar habis.
Anindita, yang sedang mendorong kursi roda yang di tumpaki oleh mantunya itu. Mereka sedang berjalan ke arah dapur, Anin ingin memasakan sesuatu buat mantu'nya itu, lalu kursi roda yang di tumpangi oleh Azalia pun berhenti di meja makan.
Ia lalu berjalan ke arah dapur, saat sedang mempersiapkan alat masak. Ia sempat mencium aroma yang tidak enak, namun ia tepis mungkin itu kelakuan maid'nya yang belum membersihkan area dapur. Ia pun menuangkan minyak goreng ke dalam wajan, lalu ia menyalakan kompor gas' nya.
Saat kompor gas'nya menyala, api itu pun membesar bahkan api itu merembet ke ke area dapur. Dan membakar setiap benda yang ada di sekitar ruangan itu. Karena api itu semakin besar membuat api akan sampai ke tabung gas. Sebelum api itu benar-benar membakar tabung gas, ada seseorang, menyelamatkan Anindita pergi jauh dari tempat itu. Dan DUARRRR.
Api itu pun membakar tabung gas itu. Untungnya para maid dan bodyguard langsung berlari masuk ke dapur dan memadamkan kebakaran itu.
Anindita yang syok pun tidak menyadari kalau orang yang menolongnya adalah menantunya sendiri.
"Ibu. Apa ibu tidak apa-apa?"Tanya wanita itu dengan nada khawatir akan keselamatan mertuanya.
"Ibu tidak apa-apa aza..."Perkataannya terpotong saat menyadari ada yang berbeda dengannya. lalu ia pun menoleh ke samping dan betapa terkejutnya ia, tak kala orang yang menyelamatkan dirinya adalah Azalia.
"Azalia, ini beneran kamu? Kamu sudah sembuh?"
"Ia Bu. Ini Azalia istri dari Zayn, mantu ibu."Ucapnya.
Mendengar semua itupun Anindita merasa bahagia lalu memeluk mantu'nya itu, ia merasa bahagia kalau Azalia terlah sembuh dari depresinya. Bahkan dokter aja tidak ada yang bisa menyembuhkan Azalia, namun sekarang keajaiban menyertai Keluarga'nya, ia kembali memeluk sang matu tersayangnya.
__ADS_1
Anggota keluarga, yang sudah di kabari oleh sang kepala maid, bahwa mansion terjadi kebakaran pun langsung datang mansion utama.
Saat semua orang memasuki ruang keluarga, mereka sangat terkejut dengan apa yang ia lihat, seorang wanita yang seperti mayat hidup terlah kembali sediakala. Mereka lalu menyampaikan rasa keterkejutannya, mereka segera ke dapur mereka ingin melihat separah apa kondisi dapur, mereka pun sangat syok melihat kondisi dapur yang betapa mengenaskan. Mereka lalu kembali ke ruang keluarga.
Zavior yang baru saja datang langsung mematung saat melihat seorang wanita yang sangat di rindukan oleh dirinya.
"Mommy."Panggil Zavior.
Azalia yang sedang berbicara dengan ibunya pun berpaling ke arah zavior. Ia sangat terkejut melihat anaknya yang sudah sangat besar, persis seperti Daddy'nya.
"Zavior. Kamu kah itu?"
Zavior tak bisa berkata-kata lagi ia pun langsung menghumbar ke pelukan sang mommy, bahkan air matanya sudah keluar begitu saja.
"Mom. Vior sangat merindukan suara mommy. Akhirnya mommy bisa kembali seperti semula."Tangis Zavior pecah. Ia benar-benar bahagia mommynya sembuh.
Azalia pun mengangkat kepala anaknya dengan kedua tangannya, lalu ia menghapus air matanya dengan ibu jarinya. "Mommy, juga sangat merindukan kamu sayang. Maafkan mommy yang tidak bisa merawat sampai sebesar ini sayang."Ucapnya dengan sedih.
Mereka pun sangat bahagia dengan. kesembuhan Azalia. namun ada yang tidak bahagia melihat Azalia sembuh.
Para pria pun kembali dari dapur, lalu zahair mendekati kakak ipar'nya itu. Dan mengucapkan selamat karena kakak'nya terlah sembuh.
"Om. Apa om tau siapa pelakunya?"
"Mungkin, orang rumah yang menyabotase ruangan dapur, karena tidak ada tanda ada penyusup.Dan pasti kau tau kan mansion utama sangat ketat penjaganya apa lagi dengan alat-alat canggih yang bisa menelan habis, seseorang yang berani menyusup."Zahair pun berkata dengan dingin sambil melirik sang pelaku. Yang sudah melakukan tindakan kriminal.
"Hm. Aku mengerti sekarang, jadi kita biarkan saja dia sampai tanggal mainnya tiba."Lalu ia kembali memeluk mommynya.
__ADS_1
Zaha lalu beralih menatap ibunya, ia ingin bertanya kronologinya kenapa bisa kebakaran dan kenapa Azalia menolongnya,
Anindita lalu menceritakan tentang kejadian barusan bahkan, ia juga merasa syok, kalau yang menyelamatkan dirinya adalah Azalia.
Azalia, pun menyelusuri setiap sudut ruangan yang ada. Guna mencari seseorang yang ia rindukan. Bahkan sejak ia sembuh ia tak melihat orang itu.
"Mommy mencari siapa?"Tanya Zavior yang melihat gerak gerik mommynya Yang seperti mencari seseorang.
Azalia pun. Bertanya tentang dimana zavier dan zarga, karena sejak tadi ia tak melihat kedua anaknya itu.
Mendengar perkataan Azalia. Membuat semua orang terdiam tidak ada yang menjawab pertanyaan dari azalia.
Azalia pun merasa ada yang di sembunyikan darinya, karena ia melihat mereka semua terdiam.
"Sayang! Jawab mama dimana Kaka dan adik kamu?"
"Kakak sudah pergi meninggalkan mansion ini karena di usir seseorang yang tidak tau balas budi. Lalu kalau adik, dia di luar negeri buat menyelesaikan pendidikannya."
Azalia pun bangkit dari tempat duduknya, setelah melihat tatapan tajam anak'nya, lalu ia berjalan mendekati wanita yang sedang berdiri tidak jauh darinya.
Setelah sampai di depannya. PLAKKK, PLAKKK. Dua kali tamparan mendarat di pipi. Bianca, ya Bianca lah yang terkena tamparan dari Azalia. Ia sudah sangat jengah dengan perlakuan dia selama ini terhadap keluarganya.
"Dasar wanita tak tau diri. Kau tak tau berterima kasih, harusnya dulu Zayn membuang dirimu di tengah laut karena kau sudah menyakiti zeyyen. Namun apa balasan nya, sekarang kau membuat keluarga yang sudah di bangun oleh Zayn dengan susah payah, kau hancurkan begitu saja."Suara Azalia menggema di penjuru mansion.
Lantas Azalia.. Menatap zeyyen dengan tajam, ia tak habis pikir dengan zeyyen yang sangat semena-mena terhadap keluarganya. Ia lalu mendekati zeyyen, ia juga melakukan hal yang sama terhadap Bianca.
Cuih. Azalia meludah di depan mereka, tentu saja mereka sangat terkejut dengan apa yang azalia buat.
__ADS_1
"Wah, Wah, Wah. Saya sangat salut pada anda tuan zeyyen, karena sebuah harta kau tega berbuat sekeji itu terhadap keluarga mu sendiri. Apa kau tau semenjak kau koma berapa taun yang lalu? Zayn mempertaruhkan hidupnya, pendidikannya bahkan dia harus menjual ginjalnya akar bisa mempertahankan perusahaannya.. Apa kalian tau Zayn mempertahankan perusahaannya, agar kau bisa di tangani oleh tim medis."Azalia tak bisa menyembunyikan lagi rahasia yang sebesar ini.
"Mulai sekarang.. aku..."