
seorang wanita menggendong bayi laki-laki yang baru lahir terlihat gelisah dilorong rumah sakit dia berjalan perlahan-lahan agar tidak ada yang menyadari keberadaannya, wanita itu masuk kedalam ruang perawatan bayi dia melihat satu-persatu keranjang bayi dan berhenti didepan bayi laki-laki dengan nama " Afan Renandra ".
Wanita itu dengan tergesa-gesa mengganti selimut milik bayi yang ada digendongannya dengan bayi yang ada didalam keranjang, setelah itu dia meletakkan bayinya sendiri kedalam keranjang dan mengambil bayi yang ada didalam keranjang ke dalam gendongannya.
Wanita itu menatap sedih kedalam keranjang bayi, dia terpaksa harus melakukan ini agar anaknya mendapatkan kehidupan yang layak, wanita itu mencium bayi didalam keranjang dengan tangis yang sangat pilu lalu segera pergi dari rumah sakit dengan membawa bayi yang bukan miliknya.
wanita itu menangis didalam taxi apa yang baru saja dia pikirkan, dia telah menukar anaknya sendiri dengan anak orang lain.
Wanita itu Dina seorang gadis malang korban pemerkosaan yang dilakukan oleh bosnya sendiri Angga renandra dikantor, dan hal itu benar-benar menghancurkan hidupnya dia harus kehilangan pekerjaan, kekasih yang dia cintai dan bahkan dibuang oleh keluarganya sendiri.
Flasback
aku bekerja sebagai sekretaris diperusahaan renandra grup, hari ini jam sudah menunjukkan jam 7 malam pekerjaanku sudah selesai semua hanya tinggal satu meminta tanda tangan bos CEO perusahaan.
aku membawa berkas ditanganku yang perlu ditanda tangani dan menaiki lift untuk menuju lantai 30, ada yang masuk lift ternyata dia zaki kekasihku yang juga bekerja dikantor ini.
zaki tersenyum hangat, aku membalasnya tersenyum sangat cerah karena sudah berhari-hari aku jarang melihatnya.
" dina aku baru mau keruangan kamu, mau pulang bareng ? ".
aku tersenyum dan menggenggam tangannya
" sudah zaki pulang aja duluan liat mata kamu sampai kayak panda gitu pasti capek banget ya akhir-akhir ini ? ".
zaki mengusak rambutku perlahan
" yasudah aku pulang duluan dina belakangan ini perusahaan sedang mengalami kekacauan karena ada satu karyawan yang membawa kabur uang perusahaan sampai 1 triliun, aku sebagai bendahara benar-benar stress tapi untungnya masalah itu sudah berakhir hari ini walau uangnya tidak utuh tapi kita bisa menyebloskan orang itu kedalam penjara dan keuangan dikantor sudah mulai stabil ".
" iya aku tau pak angga juga terlihat sangat stres karena hal ini aku bersyukur masalah ini sudah selesai ".
__ADS_1
zaki mengangguk dan memeluk ku sampai lift terbuka mencium pucuk kepalaku lalu mempersilahkan aku keluar dari lift untuk keruangan bos sedangkan zaki turun lagi menggunakan lift untuk pulang.
Sebenarnya kami saling merindukan satu sama lain tetapi karena pekerjaan yang menumpuk kami tidak memiliki waktu bersama bahkan hanya untuk mengobrol tentang cerita masing-masing.
Kami sudah pacaran selama tiga tahun dan memutuskan tahun depan untuk menikah, orang tua kami sudah saling kenal satu sama lain dan tentu saja mereka merestui hubungan kami.
aku memencet bel ruangan pak angga dan pintu terbuka sendiri, aku menutup hidung karena bau alkohol dan rokok benar-benar menyeruak diruangan ini, aku melihat pak angga sedang menelfon dengan marah-marah sepertinya dia sedang bertengkar dengan seseorang.
" apa maksudmu papa aku dan kekasihku zafira akan menikah tiga hari lagi dan papa meminta untuk pernikahan ini dibatalkan ? ".
sepertinya pak angga tengah bertengkar dengan papanya CEO lama perusahaan ini Toni Renandra.
aku hanya diam mematung apa aku keluar saja dari ruangan sepertinya pak angga sedang tidak baik-baik saja, tetapi berkas ini dibutuhkan besok pagi sedangkan pak angga terkadang datang siang kekantor.
" papa apapun alasannya angga mau menikah dengan zafira, jika bukan zafira maka angga tidak akan pernah menikah dengan perempuan lain ".
Setelah mengatakan itu pak angga membanting hp nya hingga pecah dan aku sangat terkejut bagaimana bisa dia membanting hp ipon.
" e-e pak angga saya butuh tanda tangan bapak ".
ada apa denganku kenapa aku menjadi kikuk seperti ini ?
" Zafira ? ".
Kata pak angga, aku menoleh kebelakang kufikir ada zafira diruangan ini tetapi tidak ada siapa-siapa hanya ada aku seorang.
" y-y iya pak ? ".
Pak angga tersenyum dan melangkah ke arahku, apa yang terjadi dengannya apa dia mabuk ?
__ADS_1
tiba-tiba dia memelukku sangat erat aku kaget dan tubuhku rasanya tidak bisa digerakkan, setelah beberapa saat aku sadar dan segera memberontak untuk melepaskan pelukan pak angga.
" pak angga apa yang anda lakukan lepaskan saya ".
Tapi usahaku sia-sia pelukannya tetap tidak bisa terlepas
" zafira aku sangat mencintaimu tiga hari lagi kita akan menikah tetapi papa selalu mencari cara untuk memisahkan kita, aku sudah melakukan apapun yang dia mau agar dia merestui hubungan kita, tetapi dia munafik semua janjinya palsu pada akhirnya dia tetap tidak ingin aku menikah denganmu ".
pak angga menangis aku hanya diam mendengarkan semuanya, apa yang harus aku lakukan bagaimana jika ada yang melihat kita dalam keadaan seperti ini pasti mereka akan salah faham.
Aku semakin memberontak dan benar pelukan pak angga terlepas, aku segera berlari ingin keluar dari ruangan, soal tanda tangan dan berkas aku sudah tidak peduli karena pak angga sedang dalam keadaan mabuk berat.
Baru mau sampai kepintu tiba-tiba pak angga menarik tanganku secara paksa aku memberontak tapi lagi dan lagi aku kalah dengan tenaganya, dia membuka satu ruangan dan menyeretku kesana sebuah kamar aku terkejut diruangan pak angga ada sebuah kamar tersembunyi.
Pak angga membantingku ke kasur dan mengukungku lalu serangan tiba-tiba dia menciumku.
aku mendorong bahunya setelah sedikit ada celah aku menampar pipinya dengan sangat keras dia sampai menoleh.
" sadarlah pak angga saya mohon sadarlah saya bukan zafira kekasih bapak, tetapi saya dina sekretaris pak angga " .
Aku menangis sungguh aku sangat takut bagaimana ini semua bisa terjadi.
" zafira papa tidak akan pernah merestui hubungan kita jadi ada satu cara agar dia bisa menerimamu yaitu dengan menanamkan benih renandra kedalam rahimmu ".
Aku melotot mendengar perkataan pak angga.
Pak angga mulai memaksa membuka bajuku, aku berusaha menghentikan tangannya tetapi gagal dia langsung merobek bajuku hingga tak tersisa dan mulai membuka pakaiannya sendiri.
" pak saya mohoh hentikan saya bukan zafira ".
__ADS_1
Aku menangis meraung-raung tetapi sama sekali tidak didengarkan oleh pak angga .
Dan dimalam itu aku harus kehilangan kehormatanku yang selama ini aku jaga untuk laki-laki yang aku cintai dan mencitaiku kelak, tetapi bajingan ini mengambilnya semua hanya karena keegoisannya, aku benci, aku benci dia, aku benci diriku sendiri dan aku benci semuanya.