
Sampai rumah sakit papanya diperiksa oleh dokter Ifa dan mamanya menunggu diluar "ma papa pasti baik-baik saja dan gak akan terjadi sesuatu sama papa"mencoba menenangkan mamanya
Dokterpun keluar "Gimana dok keadaan suami saya"
"pasien mengalami serangan jantung dan ini membuat pasien tak sadarkan diri , bentar lagi pasien akan dipindahkan keruang rawat"
"Terimakasih dok" mama dan ifa kaget mendengar pernyataan dokter barusan ..
setelah pak alex dipindahkan mamanya menemuinya..
"Ifa akan pulang untuk ngambil barang-barang pap ma"
"iy hati-hati sayang"
seperginya Ifa dari sana pak alex membuka matanya .. " papa sudah sadar " istrinya terlihat hawatir " papa gpp ma , mama gak usah hawatir karena papa hanya pura-pura sakit"
"apa ? apa yg papa lakukan ? Tapi kata dokter tadi " istrinya bingung
"mama tenang dulu tadi papa kerjasama sama dokter , papa ngelakuin ini supaya Ifa mau menerima perjodohan ini dan menikah dengan putra"
"Tapi pa apa ini gak terlaluan "
"mama tenang saja ikuti saja permainan papa"
keluarga airlambang yg mendengar pak alex masuk rumah sakit langsung menyusulnya
"selamat malam" ucap pak bambang
"malam , eh pak bambang dan jeng indah mari " istri pak alex mempersilahkan
"pak alex gimana keadaannya"
"saya baik-baik saja"
__ADS_1
"om kenapa bisa begini " tanya putra
"Om gpp gak usah terlalu hawatir"
"Papa udah sadar sambar ifa yg langsung menghampiri papanya , Ifa minta maaf iy pa gara-gara ifa papa jadi kayak gini" sambil memegang tangan papanya
"Ifa boleh papa minta sesuatu ?"
"apa pa"
"Ifa janji dulu sama papa kalau ifa akan nurutin apa yg papa minta" tanpa berfikir panjang ia langsung mengigakannya
"papa mau kamu menerima perjodohan ini dan menikah sama putra"
"tapi pa ..."
"sayang papa gk tau umur papa sampai kapan jadi papa mohon sama kamu tolong terima perjodohan ini dan menikahlah dengan putra" mohon papanya
Ifa bingung harus bagaimana sekarang di satu sisi dirinya dan hatinya tak bisa menerima ini tpi disisi lain dia sudah berjanji dan gk mau papanya pergi meninggalkannya
mereka semua yg ada diruangan itu bahagia atas jawabannya kecuali mereka berdua iy Ifa dan putra
"Om apa putra bisa bicara sama Ifa" tanya putra
"silahkan nak" langsung putra memegang tangan Ifa dan membawanya keluar
"loe mau ngomong apa"
"loe udah gila iy ? kita kan udah sepakat buat ngegagalin oerjodohan ini ! kenapa sekarang loe malah mengiyakan ? "
"gue harus apa ? gue udah gak bisa nolak lermintaan papa gue gk mau penyakit papa tambah parah , terserah loe mau nerima keputusan gue atau nggak " jawabnya pasrah
"gue masuk dulu" imbunya
__ADS_1
Aaarrggghhh erang putra dia bingung dengan semua ini apa yg harus dia lakukan sekarang ? apa dia harus menerimanya juga ? putra bener-bener kehabisan kata.
"alex-alex aku pikir kamu tuh sakit beneran tau gak .. hahahahaa"
"kalau gue gk gini mana mungkin Ifa mau menerima perjodohan ini "
"pak alex benar .. kadang kita harus berbohong demi suatu hal yg menurut kita baik" dan mereka semua tertawa
"sayang sebaiknya kamu pulang kerumah biar mama yg kagain papa disini"
"tapi ma"
"udah sayang kamu pulang aja nanti biar kami yg temenin mama papa kamu disisni , sana pulang biar putra anter kamu sampek rumah " ucap tante
"iy udah Ifa pamit pulang"
"om tante putra anter Ifa pulang , om cepet sembuh"
" iy makasih nak "
Ifa pun pulang dianter putra dalam lerjalanan pulang Ifa tak mengeluarkan suara sedikitpun begitupun dengan putra.
Skip
"Makasih udah anter gue" ini kali pertama Ifa mengucapkan makasih ke putra
"sama-sama" ucap putra.
BERSAMBUNG
gimana gaes suka gak sama ceritanya 😊
jangan lupa Like_Comen_Rate_Vote iy ...
__ADS_1
NEXT Episode selanjutnya ......