Berawal Dari Paksaan

Berawal Dari Paksaan
Menyalahkan diri sendiri


__ADS_3

Diruang mawar ifa dipindahkan kesana dirinya tak sadarkan diri dengan hidung yang dipasang selang dan tangan yang diinfus putra yang masih setia menemaninya dengan mata yang terus mengalirkan air mata yang sedang meratapi penderitaannya.


"Sayang maafin aku gara gara aku kamu jadi seperti ini dan gara gara aku juga kita kehilangan anak kita" lirih putra sambil memegang tangan ifa istrinya.


"Putra pulanglah biar mama dan papa yang jaga ifa" pekik mamanya


"Putra gak mau pulang ma putra akan nungguin ifa sampai dia sadar dari komanya"


"Put kamu seharian sudah jagain ifa sekarang biarkan kami yang menjaganya pulang dan istirahatlah besok kamu harus kuliah pagi kan dan siangnya kamu ada meeting" ucap papanya namun putra bersih keras untuk tetap tinggal.


"Putra mau nginep sini pa ma putra juga akan berangkat dari sini besok kalian aja yang pulang putra gak mau ngerepotin kalian dan iya mama sama papa ifa kan udah pulang sebaiknya kalian juga biarkan aku disini" putra mengatakannya dengan nada lesuh.


"Baiklah kalau itu mau kamu mama akan bawa pakaian ganti buat kamu besok"


"Papa sama mama pulang dulu jaga dirimu disini, ayo ma kita pulang" ajak papanya.


Malam ini putra tak tidur sama sekali dia setia duduk disamping istrinya yang sedang koma meskipun besok dia harus kuliah dan kerja tapi matanya tk pernah ingin terpejam hanya memandang lekat istrinya memegang tangan dan menciumnya meskipun sebenarnya bukan kesalahan dia tapi tetap saya ia menyalahkan dirinya sendiri.


tak terasa hari sudah mulai pagi putra beranjak ke kamar mandi untuk mencuci muka setelah ia keluar mamanya datang dengan membawa baju ganti untuknya.


Dikampus vina dan lala mereka mendapatkan kabar kalau ifa lagi koma dari rumah sakit mereka kaget dan langsung berinisiatif menjenguk sahabtnya itu tpi terhalang oleh kuliahnya dan mereka memutuskan habis pulang dari kampus akan langsung kesana menjenguk sahabatnya itu.


SKIP....

__ADS_1


.


.


.


"Put gimana keadaan istri loe" senggrang kevin ke putra yang baru datang.


"Istri gue koma dirumah sakit" ketus putra tak semangat.


"Yang sabar iy put kita semua turut prihatin dengan apa yang menimpa mu sekarang" pekik rio mewakili mereka.


"Makasih iy" balas putra singkat.


"Oh iy put melisa gimana" tanya angga


"Dia udah gue masukin penjara kemarin dan gue udah gak mau denger nama dia lagi ditelinga gue , gue cabut duluan" pamit putra dengan muka datarnya.


Dikantor putra tak bisa fokus dengan pekerjaannya dirinya masih tetap memikirkan istrinya yang sedang terbaring diranjang rumah sakit dirinya terus menerus menyalahkan diri sendiri sampai sampai dia seperti orang yang sedang depresi.


"Permisi pak klien sudah menunggu bapak diruang meeting sekarang" ucap salah satu karyawannya.


"Bilang sama mereka aku akan datang dalam 3 menit" ketusnya.

__ADS_1


"Baik pak"


Putra mencoba untuk tegar seolah olah tak ada yang terjadi dia gak mau kalau keterpurukannya sampai meempengaruhi bisnis yang sedang ditanggung olehnya sekarang dan dia juga gak mau ngecewain papanya yang mempercayakan perusahaan ini kepadanya.


..


..


..


Bersambung......


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian dibawah gaess 😄 terus dukung author iy ..


#LIKE_COMEN_RATE_VOTE 👌


.


.


.


Happy Reading 😍

__ADS_1


__ADS_2