
Tiga bulan sudah putra dengan tasya dideketin sama kedua orang tua mereka namun putra sama sekali tak pernah menganggap tasya ada.
Sampai pernikahan merekapun dilakukan pagi tagi dan itu membuat putra semakin membenci mama dan papanya walaupun begitu dalam hatinya masih tetap sama masih ada nama ifa yang terukir indah dalam hatinya dan tak ada satupun wanita yang bisa menggatikan posisinya.
"Putra bawa istri kamu keatas" titah mamanya namun putra malah melangkahkan kakinya duluan tanpa memperdulikan tasya yang mengikutinya keatas.
"Mas tunggu aku dong" pinta tasya ke putra namun putra malah mempercepat langkahnya dan meninggal tasya yang masih jauh darinya. Putra membanting pintu kamarnya dan menutupnya "Mas bukain pintunya aku mau masuk" ucap tasya.
Putra yang mendengarnya malah tak menghiraukannya sama sekali dia malah memasang telinga budeg dan wajah cuek nya. Tasya yang tak terima langsung mengadukan ke mertuanya langsung dan berharap putra mau membukakan pintu untuknya.
"Loh tasya kamu kenapa gurun lagi" tanya papa mertuanya "putra ngunviin aku dari dalam aku gak bisa masuk ma pa" rengeknya yang membuat papa dan mamanya marah sekeyika mereka langsung menuju kamar putra dan memintanya untuk membuka pintu kamarnya.
"Putra buka pintunya" teriak papanya dan langsung putra bukain "kamu ini apa-apaan sih sekarang tasya tuh istri kamu kenapa kamu kunci pintunya dan membiarkan dia diluar" marah papanya.
__ADS_1
"Putra gak mau dia masuk kekamar ini" ketus putra "Putra jangan kurangajar kamu dia istri sah kamu sekarang dan dia berhak untuk masuk dan kamu hak boleh bersikap seperti itu pada istri kamu" tegas papanya.
"Apa istri papa bilang istri ?? putra sama sekali tak ingin menjadikan dia istri putra dan apa tadi papa bilang putra keterlaluan putra kurangajar ?? seharusnya putra yang bilang gitu sama kalian, kalian udah maksa aku untuk menikahi perempuan ini padahal jelas-jelas putra masih punya istri dan istri putra cuma ifa bukan dia" teriak putra sambul nunjuk tasya sedangkan tasya yang mendengar kalau putra masih punya istri dan itu ifa dia kagett karwna ternyata dia cuma istri ke2.
"Satu lagi yang perlu kalian inget kamar ini hanya milik aku sama ifa dan gak akan ada satu krangpun yang bisa gantiin posisi ifa dirumah ini kamar ini dan hati ini" imbunya dan itu semakin membuat tasya sakit hati.
"Putra" papanya hendak menamparnya namun dicegah oleh mamanya "kenapa papa mau nampar aku ? ayo ayo tampar biar papa puas ayo kenapa papa diam haaa ayo tampar putra sekarang putra gak takut" teriak putra yang semakin kesal dan semakin benci terhadap kedua orang tuanya.
"Putra jaga bicara kamu dia masih papa kamu" marah mamanya "Papa sama mama sama aja kalian berdua udah bikin hidup aku hancur kalian berdua tahu betul kalau ifa masih hidup dia masih sah jadi istri aku dia juga masih menantu kalian tapi apa apa yang kalian lakukan haah kalian malah menikahkan aku dengan dia tanpa persetujuan ifa, kalian bener bener kejam gak punya hati" perkataan putra emang bener sampai sampai mama papanya tak bisa menjawab apa apa lagi sekarang.
Putra yang sudah muak langsung ambil ajaket dan kunci mobilnya dia mengunci kamarnya dari luar dan melangkah pergi dari sana.
"Maaf tasya mama sama papa nyembunyikan ini dari kamu kami takut kalau kamu tahu kamu gak akan nikah sama putra" jelas mamanya.
__ADS_1
.
.
.
Bersambung...
.
.
.
__ADS_1
.
Happy Reading Gaess.. 😉