Berawal Dari Paksaan

Berawal Dari Paksaan
Koma


__ADS_3

Sore hari lala dan vina mengunjungi rumah sakit untuk menjenguk ifa "Sore om tante" ucap lala ke mertua dan orang tau kandung ifa "Sore kalian berdua kesini makasih iya udah jenguk ifa" balas mama ifa.


"Iya tante gimana keadaan ifa sekarang" tanya lala kemereka"


"Seperti yang kalian lihat sekarang ifa masih belum sadar" jelas mama ifa. Cukup lama mereka berdua disana dan putra baru datang "Kalian berdua disini" tanya putra.


"Iya put kita datang kesini untuk jenguk istri loe kita juga turut prihatin iya dengan apa yang menimpa loe dan ifa" pekik vina.


"Hmmm terimakasih" balas putra singkat.


"Put mama sama papa mau pulang kamu jagain ifa iy" pamit mertuanya.


"Iya ma pa hati hati dijalan iya"


"Put apa gak sebaiknya kamu pulang biarkan kami yang jaga ifa" minta papanya.


"Bener apa kata papa loe put sebaiknya loe pulang keliatannya kamu sangat capek jangan sampai kamu ikut tumbang put kasian istri loe ntar" sambung vina.


"Baiklah kalau gitu putra pulang dulu pa ma putra nitip ifa iy" pamitnya. Selepas kepergian putra vina dan lala juga ikut pamit.

__ADS_1


Hari demi hari putra lewati dengan penuh keluh kesah tanpa ifa bisnis yang dikelolanya semakin membludak sampai keluar negeri dan dia berhasil menjadi seorang pengusaha sukses yang masih muda tak banyak dari rekan bisnisnya yang menginginkan dirinya menjadi menantunya karena setau mereka putra masih lajang.


Namun sayang meskiput dia berhasil menjadi pengusaha sukses dan terkenal dalam lubuk hati yang paling dalam dirinya menyimpan penderitaan yang amat pedih dan itu hanya dirinya saja yang bisa merasakannya.


Dirumah sakit seperti biasa putra selalu menemani istrinya yang masih saja belum sadar dari komanya "Ifa sudah hampir setengah tahun kamu sudah koma apa kamu tidak mau bangun apa kamu tidak mau memaafkan suamimu ini, ifa bangun lah sayang aku sangat menderita dengan keadaanmu saat ini ayo bangun dan sadarlah ifa" dengan lirih putra mengatakannya.


"Put mama sama papa mau bicara sama kamu" ucap papanya.


"Bicaralah pa putra akan mendengarkannya" jawab putra yang masih duduk disamping istrinya.


"Put mama sama papa ingin kamu menikah lagi dan memberikan cucu untuk kami" pekik papanya.


Putra yang mendengar itu langsung berdiri dan tangannya menggepal "Apa kalian sudah gak waras putra masih punya istri dan dihadapan kalian sekarang ini dia adalah istri dan menantu kalian" marah putra kemereka.


"Ifa pasti sadar dan kalian jangan pernah maksa putra buat nikah lagi karena putra hanya mencintai ifa dan hanya dia yang berhak menjadi istri putra" teriak putra.


"Putra apa seperti ini bicara mu kepada kami dengan nada tinggi seperti ini pokoknya kita gak mau tau kamu harus menikah lagi mama sudah ada calon buat kamu dan besok kamu harus menemuinya" sergang mamanya.


"Kalian berdua benar benar gak ada perasaan apa ifa masih menjadi istri aku dan masih menjadi menantu kalian dan perkataan kalian batusan sangat menyakiti hati putra dan jika nanti ifa sadar dia juga gak akan terima kalau mertua yang selama ini dia hormati menyuruh suaminya untuk menikah lagi" sekarang emosi putra benar benar tdk bisa dikontrol.

__ADS_1


"Kita gak mau tau kita juga sudah bicarakan masalah ini dengan mertua kamu dan mereka tak ada masalah karena putri mereka masih saja koma sampai saat ini" terang mamanya.


"Putra gak mau" ketusnya.


"Mau gak mau kamu harus mau titik". Setelah mengatakan itu mereka langsung pergi dari hadapan putra.


.


.


.


BERSAMBUNG....


..


...


....

__ADS_1


.....


Happy reading gaess...


__ADS_2