
Dimalam yg penuh dengan keindahan alam yang dihiasi bintang dan cahaya bulan yang menerangi... Ifa masih setia bersandar dipohon sambil menatap kelangit yang dipenuhi bintang-bintang kecil disana tanpa berfikir keluarganya sedangmenghawatirkan dirinya saat ini.
Sedangkan dikeramaian jalan putra terus mencari keberadaannya hingga dia menanyakan setiap insan yang ada disekitarnya.
"Loe dimana sih ifa, kemana lagi gue harus cari loe , apa munhkin loe pulang kerumah loe tapi mana mingkin loe pulang kesana tanpa bilang dan pamit ke mama dirumah" ucapnya yg saat ini cemas karena belum menemukan sosok istrinya.
"Masa loe pergi cuma gara-gara ucapan gue tadi" ucapnya lagi "Gue gk bakal maafin diri gue sendiri kalau sampek terjadi apa-apa sama loe" imbunya.
Putra memberhentikan mobilnya di pinggir jalan.. dia frustasi dan mengacak acak rambutnya lantaran dia masih belum bisa menemukan istrinya. Hari ini dia bener-bener bingung tak tau kemana lagi dia harus mencari sampai dia baru kepikiran untuk menghubungi temannya.
Aaarrrggghhh.... gue lupa kalau gue gak punya kontak mereka. Seketika dia menghubungi kevin dan minta bantuan untuk bisa mendapatkan no. telpon temen-temen ifa.
Kevin yang bingung karena baru kali ini putra minta no cewek hwndak bertanya pada putra namun dia urungkan niatnya karena sepertinya pitra bener-bener butuh.
Saat putra mendapatkan no mereka di lngsung menghubungi salah satu dati mereka.
"no siapa ini ?" vina bingung tpi dia langsung mengangkatnya.
"Hallo gue putra"
"Kak putra ada apa nelpon aku"
__ADS_1
"Gie cuma mau tanya dimana tempat paling nayaman buat kalian dan ifa untuk menenangkan diri"
"Kenapa" belum sempat vina meneruskan kata-katanya putra langsungbmemotong.
"Gue pingin tau ini penting buat gue"
"Biasanya kita kalau lagi senang maupun sedih kita pasti ke danau deket sekolah kak" putra langsung menutup telponnya dan pergi ketempat itu.
Dia mengelus dada akhirnya dia bisa menemukan istriny disana.
"Akhirnya gue nemuin loe juga" ucap putra yang membuat ifa kaget dengan kehadirannya.
"Ngapain loe disini ? belum puas loe omelin gue"
"hmmm.. bukannya loe sering ngajak ribut gue" sinisnya yang membuat putra lepas kontrol.
"Loe tau gak mama papa tuh hawatir sama loe gara gara loe juga gue kena marah hari ini.. loe gk punya otak apa main pergi gitu aja tanpa pamit" bentak putra yang membuat ifa menangis lagi.
"Loe kenapa sih selalu marahin gue belum puas loe tadi marahin gue dan sekarang loe kesini cuma buat marahain gue dan bikin gue nangis" terik ifa dan henda berlari pergi dari hadapan putra.
Namun putra mencegahnya dia menarik tangan ifa dan memeluknya "Maaf .... Maafin gue.. gue gak ada maksud marah dan bikin loe kayak gini" ucapnya.
__ADS_1
Ifa meronta-ronta dalam pelukannya hingga memukul dada bidang putra dan ia hendak melepas pelukannya itu tanpa menghiraukan kata kata putra barusan.
"Lepas..... lepasin gue... gue benci sama loe.. gue gak mau liat muka loe lagi.. sana pergi lepasin gue" ucapnya dipelukan putra sambil menangis dan memukul mukul putra.
Putra malah mempererat pelukannya yang membuat ifa semakin ingin menjauh darinya namun seketika putra ...cup...dia mencium bibir mungil istrinya itu.
Meskipun ifa menolak dan ingin melepaskandiri putra malah menatik tengkuk istrinya dan memperdalam ciumannya itu.
Ifa kehabisan nafas dan membuatnya pingsan dipelukan putra. Putra yang menyadari itu langsung membawanya masuk kemobil.
Sampai dirumah mama papanya langsung menghapiri mereka. "Dimana kamu menemukannya dan kenapa dia seperti ini " tanya mamanya.
"Putra nemuin dia di danau deket sekolah ma " masih menggendong istrinya.
"Iya sudah kamu bawa dia kekamar istirahatlah" imbu papanya.
Sampai dikamar putra menidurkan istrinya dikasur dan menyelimuti tubuh istrinya. Dia juga berbaring disamping istrinya dan memeluknya dari belakang.
"Maaf gara gara gue loe kayak gini" gumamnya.
BERSAMBUNG
__ADS_1
Nantikan terus kelanjutannya gaess... 😍
Nex....