
"Vin loe ngerasa ada yang aneh gak sih sama ifa"
"Aneh kenapa emang ?"
"Iya aneh aja dia tuh sekarang udah jarang ada wakyu buat kita teeus seakan akan tuh dia nyembunyiin sesuatu dari kita"
"Mungkin itu cuma perasaan loe aja gue gak ngerasaain apa-apa kok" ucap vina.
"Hmmm iy udah yuk pulang" ajak lala.
Saat mereka berdua kearah parkiran mereka melihat putra dan ifa pulang bareng dengan mobil putra.
"La laa la.. liat tuh" mukul mukul lengan lala.
"Apaan sih"
"Itu liat disana itu bukannya ifa iy , kok naik mobil putra sih." vina.
"Iya iy kita gak salah .. Mereka berdua pulang bareng ?? Tapi kenapa bukannya mereka selalu berantem iy.. !!" vina dan lala bertanya tanya.
"Kita harus tanya ini ke ifa" saran vina.
"Loe bener.. tapi kalau nunggu besok kelamaaan dan kalau kita bahas di grup pasti dia gak akan ngaku" ucap lala.
"Kita samperin aja kerumahnya nanti sore. Loe bisa kan la" tanya vina.
"Iy iy gue setuju ayo pulang"
Sampai rumah ifa dan putra disambut mamanya. "Kalian udah pulang ayo sini bantu mama bikin kue" Ifa menuju dapur menyusul mama mertuanya.
Sedangkan putra dia malah nyelenong pergi kekamarnya. "Sana bantu mama aku mau keatas" titah putra ke ifa istrinya.
"Kan kamu juga dipanggil sama mama kenapa malah nyuruh aku kesana sindiri" sewot ifa.
"Aku capek mau tidur udah sana nanti keburu mama manggil lagi" mendorong bahu ifa agar pergi kedapur nyusul mamanya. Ifa berdecak kesal yang melihat putra dan langsung kedapur.
"Gimana ujiannya sayang" tanya mama mertuanya.
"Lancar kok ma , mama bikin kue buat siapa ? " tanya ifa.
"Nanti sore ada temen arisan mama mau kesini jadi mama buat ini buat mereka" Ifa yang sibuk bantuin mama mertuanya didapur eh .. putra malah enak-enakan tidur mungkin udah ada dalam alam mimpi kali tuh dia.
__ADS_1
"Sudah selesai.. makasih iy sayang udah bantu mama" ucap mama mertuanya
"Iya ma sama sama , mba imas kemana ma kok ifa gak liat dia sama sekali" tanyanya karena emang semenjak dia pulang dari sekolah tak melihat mba imas.
"Mba imas mama suruh kepasar buat beli bahan-bahan dapur soalnya udah pada habis semua sayang" jelasnya. "Iya udah sana kamu mandi terus ganti baju dan istirahat"
"Iya ma" menuju kamarnya dan baru masuk kamar dia melihat putra tidur tanpa ganti baju dulu. "Dasar jorok masa dia tidur gak ganti baju terlebih dahulu" ucapnya.
Vina dan lala benar-benar ke rumah ifa Saat itu "Permisi mereka sambil ketok pintu"
"Eh kalian berdua ayo masuk tante bikin ambilin minum dulu iy buat kalian"
"Gak usah tante kita kesini cuma mau nemuin ifa kok" tolaknya. "Loh kalian belum dikasih tau sama ifa" yang membuat vina dan lala bingung.
"Maaf tante kasih tau apa iy" tanya lala
"Ifa tuh udah nikah udah gak tinggal disini lagi sayang emangnya ifa belum ngasih tau kalian sama sekali tentang ini" tanya mama ifa yang membuat mereka berdua terkejut mendengarnya.
"Apa ifa udah nikah tan ? tanya vina yang dijawab hanya dengan anggukan oleh mama ifa. "Kalau boleh tahu Ifa nikah sama siapa tan" tanyanya lagi.
"Dia nikah sama anak temen papanya namanya putra dia juga satu sekolah kok sama kalian cuma bedanya dia udah mau lulus bentar lagi" terangnya yang makin membuat mereka berdua semakin kaget..
Mereka hanya tau kalau putra hanya ada satu nama itu disekolahnya tak lain adalah musuh bebuyutan ifa. Setelah merwka mendapat jawaban mereka langsung pamit tapi sebelumnya mereka minta alamat rumah mereka ifa dan putra.
"Ee ee kita temen ifa mba , ifanya ada" tanya lala.
"Ooh ada ayo masuk saya panggilkan dulu mba ifanya"
"Vin ini beneran ifa udah nikah dan ini rumah putra ? besar bangett rumahnya kayak istana aja" ucap lala yang kagum melihat sekeliling rumah itu.
"Mba ifa ...manggil ifa dari luar kamarnya"
"Ada pa mba" tanyanya saat sudah buka pintu kamar.
"Ada temen mba dibawah" Ifa mikir siapa temennya dan kenapa mereka tau kalau gue tinggal disini.
Ifa yang kaget melihat ke 2 sahabatnya diruang tamu seketika menutup mulutnya dan setelah itu menghampiri mereka.
"Ee.. vin la " sapa ifa "kok kalian disini" imbunya.
"Gak usah kaget gitu biasa aja ekspresinya kita berdua udah tau kok kalau loe udah nikah sama putra" ucap lala.
__ADS_1
"Maaf iy gue gak ngasih tau kalian"
"Loe jahat banget sih sama kita, kita berdua tuh gak akan marah sama loe kalau loe cerita" ucap vina.
"Gue cuma belum siap cerita soal ini sama kalian gue minta maaf iy"
"Kita berdua udah maafin loe kok lagian kita juga seneng kalau loe nikah sama putra kan jadinya kalian gak berantem lagi" jelas lala
"Hehe .. makasih iy gaes ..."
"Ngomong-ngomong suami loe mana" tanya mereka bersamaan.
"Putra tidur dikamar" jawabannya membuat mereka berdua mengejek ifa "Cieee.. sekarang manggilnya putra nih bukan cowok gila lagi" wkwkwkwk..
"Kalian apaan sih" ..
"Kalian berdua udah itu gak ??" tanya vina yang gantung..
"Itu apa " ifa bingung dengan pertanyan vina.
"Iya itu hubungan suami istri" ucapnya lagi.
Seketika itu membuat ifa melototi vina "Apaan sih vin gue masih waras kali gue gak cinta sama dia ngapain ngelakuin itu" marah ifa.
"Iya kan kalian udah nikah siapa tau aja kan loe sama putra udah ngelakuin itu" lala berkata.
"Udah ah mending kalian pulang sekarang" usir nya yang membuat mereka berdua tertawa melihat tingkah ifa sahabatnya.
Setelah kepergian mereka mulut ifa gak henti-hentinya komat kamit entah apa yang dia ucapkan.
BERSAMBUNG......
Next episode selanjutnya..
Jangan bosen-bosen baca cerita aku ..
Tinggalkan jejak kalian dibawah 👌
..
..
__ADS_1
..
HAPPY READING