
setelah zeno menyakinkan misa selesai makan mereka kembali ke butik untuk memesan gaun pernikahan
"kalian bisa kesini seminggu lagi untuk pengecekan sebelum finishingnya" kata karin. mereka akhirnya menentukan pilihan setelah hampir 3 jam memilih
"terimakasih, kami akan datang lagi minggu depan" mereka pun berpamitan
"abis ini kita mau kemana lagi?" tanya misa saat dalam perjalanan menuju parkiran
"karna udah sore kita cek gedungnya besok aja ya, sekarang temani aku ke bengkel dulu sebelum pulang"
zeno melajukan motornya menuju bengkel nya. dia ingin melakukan pengecekan mingguan yang belum sempat zeno lakukan
"sore bang anton, gimana bengkel bang, aman?" zeno menghampiri bang anton yang sedang melakukan pengecekan pada mobil pelanggan
"oh, mas zeno baru datang" sapa bang anton menghentikan aktifitasnya dan menghampiri zeno
"iya baru aja sampai, lagi rame ya sampai bang anton ikut turun tangan juga"
"alhamdulillah lagi rame mas, tumben datang bawa teman, dikenalin dong" bang anton bertanya penasanan karna tidak biasanya sang bos bawa teman bahkan tidak pernah sekali pun
"ah iya, kenalin bang namanya misa calon istri saya" kata zeno memperkenalkan misa
"wah akhirnya lepas perjaka juga si bos, selamat mas zeno" bang anton menyalami zeno memberi selamat
"hahaha, belum lagi bang do'ain aja semoga lancar" kata zeno sambil melirik kearah misa dan mengedipkan sebelah matanya mengoda
misa yang salting memukul pelan lengan zeno agar tidak bicara sembarangan
....
mereka bertiga berjalan bersama menuju kantor yang berada bersebelahan dengan bengkel. ya karna bengkel yang semakin maju zeno menutuskan memperluas bengkelnya yang sebelumnya hanya satu ruko menjadi dua ruko membuat bengkel lebih besar dan luas
__ADS_1
"ini laporan minggu ini mas zeno" bang anton menyerahkan buku laporan pada zeno setelah mereka duduk di kursi tamu dalam kantor
Misa yang berada disamping zeno hanya memperhatikan tanpa menginterupsi mereka meski dia penasaran untuk bertanya pada zeno
"bengkel aman kan bang?" tanya zeno sambil membolak-balik buku laporan
"aman, kita baru re-stok barang kemarin, pelanggan tetap juga makin bertambah" terang bang anton
"alhamdulillah, pastikan beri pelanggan pelayanan yang terbaik, saya harap ga ada keluhan dari mereka setelah mereka dari sini" kata zeno sedikit mengingatkan
"beres, abang selalu bilang sama anak-anak sebelum bengkel buka agar mereka selalu maksimal memberi pelayanan ke pelanggan" kata bang anton lagi
"laporan saya lihat ga ada masalah, ini bang gaji abang bulan ini" setelah memastikan laporan tidak ada kesalahan zeno memberi sebuah amplop pada bang anton
"wah, akhirnya terima gaji juga saya pikir mas zeno besok mau kesini soalnya udah sore mas zeno ga nongol-nongol juga,hehehe" bang anton menerima amplop sambil senyum sembringah
"ya hurus datang lah bang, kan sekarang tanggal gajian, kalau ga datang nanti saya kena protes, hahaha" terang zeno membuat mereka tertawa bersama
lalu zeno juga memberikan gaji kepada karyawannya yang lain yang berjumlah 5 orang seluruhnya.
"hati-hati mas, jangan lupa undangannya kasih kita" kata bang anton
"insyaallah nanti diundang semua"
....
dalam perjalanan pulang misa membor bardir zeno dengan banyak pertanyaan
"itu bengkel siapa? Bengkel kamu ya?, kok ga pernah bilang? sejak kapan kamu bangun bengkel itu? kok aku ga dikasih tau" misa kesal karna zeno merahasiakan sesuatu dari nya
"tanya satu satu dong" zeno menjawab dengan tenang sedangkan misa sudah menggebu-gebu dibelakang
__ADS_1
"jadi itu bengkel siapa?" kembali misa mengulang pertanyaannya
"seperti yang kamu lihat itu bengkel aku, aku bangun bengkel itu saat masih duduk dibangku SMA kenapa baru sekarang aku ajak kamu kesana ya karna baru kemarin kita resmi tunangan" terang zeno santai
"kamu bangun bengkel itu sendiri?" tanya misa lagi
"ngak, modal awalnya aku minta sama mama papa aku, trus minta tolong sama bang anton buat jalanin bengkelnya aku cuman cari tempat sama membuat perencanaan awalnya, semua modal dan tenaga aku dibantu sama yang lain" terang zeno lagi
Oh, jadi karna itu kamu berani nyelamar aku, karna udah ada usaha sendiri, aku kira kamu cuman kuliah aja ngak kerja" terang misa sambil mangguk-mangguk di belakang
"mana berani aku lamar kamu kalau aku nya belum ada penghasilan, mau aku kasih makan apa nanti istri sama anak-anak aku" kata zeno
"ish, apaan sih, belum juga nikah udah mikirin anak aja" kata misa sambil memukul lengan zeno yang membuatnya tersipu malu dengan perkataan zeno
hahaha, lah iya dong kan aku nikahin kamu buat jadi ibu dari anak-anak aku kelak" kata zeno sambil tertawa
Selama perjalanan pulang misa dan zeno membicarakan banyak hal tidak terasa mereka sampai di depan rumah mereka setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam karna zeno membawa motornya dengan lambat.
"ya udah kamu istirahat gih, pasti capek seharian sibuk milih gaun" kata zeno setelah menurunkan misa di depan rumahnya
"iya, kamu juga segera istirahat ya, selsmat malam" pamit misa dan masuk ke rumahnya
"malam" jawab zeno sambil melambaikan tangannya
.
.
.
Anda telah diundang untuk bergabung ke "Seira Rey". Kunjungi tautan di bawah ini untuk bergabung ke OpenChat.
__ADS_1
https://line.me/ti/g2/yy6volC6wX7-GWhy5JNqCySQIM\_1ARzbqAqMCw?utm\_source\=invitation&utm\_medium\=link\_copy&utm\_campaign\=default
IG : @seira.rey