
misa yang semakin disibukkan dengan skripsinya setelah magang, akhirnya bisa menyelesaikannya dalam kurun waktu 3 bulan.
sekarang tinggal mempersiapkan perlengkapan wisudanya mulai dari kebaya, hels, make up artis, dan segala pernak pernik yang dibutuhkan.
"gimana persiapan wisudanya udah lengkap sayang" tanya mama meisya saat makan malam bersama
"udah ma tinggal siapin mentalnya aja lagi, mudah-mudah ga malu-maluin nanti pas jalan ke depan" jawab misa
"jam berapa masuknya nak" tanya papa arka
"jam 7:00 udah sampe digedungnya pa, jadi jam 5:00 kita udah berangkat biar ga kena macet pa" lanjut misa sambil menyuap makanan ke mulutnya
"oh ya ma, mas rio katanya dari rumahnya langsung kegedung wisuda ma, tadi dia udah telpon misa" kata misa lagi
"ya udah kamu siap makan langsung istirahat ya sayang biar ga telat bangunnya" saran mama
"iya ma, ya udah misa keatas dulu malam ma, pa" setelah selesai makan misa pun langsung menuju kamarnya untuk segera beristirahat.
"malam sayang"
....
jam 3:00 dini hari rumah misa telah disibukkan dengan aktifitas dan juga kebisingan
"make up nya sesuai request mbak yang kemaren kan" tanya penata rias sebelum memulai untuk memoleskan make upnya
"iya mbak, yang natural aja g kelihat tebal gitu make up nya" kata misa
"oke, kita mulai ya mbak" kata perias bersiap-siap
butuh waktu 1 jam 15 menit untuk menyelesaikan rias misa, lalu dilanjut dengan memasang baju kebaya, dilanjut dengan baju wisuda dan toga
"wah cantik banget anak mama" puji mama meisya saat misa keluar menuju lantai bawah tempat mama dan papanya menunggu
"makasih mama" misa tersenyum senang
__ADS_1
"ya udah yuk berangkat udah hampir jam 5 ini, nanti kita kena macet dijalan" ajak papa arka untuk segera berangkat.
proses wisuda yang berlangsung dengan haru biru sejak dari pagi sampai siang hari. kedua orang tua misa menangis karna bangga melihat misa yang berhasil lulus dengan nilai cumlaude.
"ma, pa terimakasih selalu buat do'a-do'a nya mama papa buat misa, sehingga misa bisa jadi kayak sekarang ini itu semua ga perlepas dari do'a mama papa, sekali lagi terimakasih banyak ma, pa misa sayang kalian" setelah acara wisuda selesai misa segera menghampiri kedua orangtuanya dan memeluk mereka bahagia.
"iya sayang mama sama papa juga berterimakasih sama kamu yang udah jadi anak yang baik, berbakti sama orangtua selalu mendengarkan apa kata mama sama papa, terima kasih sayang" kata mama dan papa misa haru melihat anaknya.
acara keluarga misa pun dilanjutkan dengan pergi makan bersama setelah kakak misa arjuna dan istrinya berkumpul bersama dan dilanjut dengan foto keluarga. keluarga misa pun pulang hari sudah menjelang magrib saat sampai dirumah.
"sore om, tante, mas arjun, mbak ayu. wih selamat buk udah wisuda aja ibuk" sapa zeno pada keluarga misa dan dibalas saat berpapasan didepan rumah mereka.
"iya, makasih zeno" balas misa sambil tersenyum tipis
"sore nak zeno, nak zeno baru pulang sekolah" tanya mama meisya yang melihat zeno baru pulang dengan mengenakan seragam sekolah
"hehehe iya tante tadi pergi muter-muter dulu" jawab zeno cengengesan
setelah mengobrol singkat mereka pun masuk kerumah masing-masing
....
zeno pun lulus dari sekolahnya dengan tetap mempertahankan predikat juara satunya. selama masa menunggu untuk masuk kuliah karna zeno berhasil lulus ke universitas dengan nilainya dan juga mendapat beasiswa murid berprestasi diunuversitas negeri zeno pun menyibukkan diri dengan bisnisnya.
setelah melakukan beberapa riset bisnis zeno merencanakan membuka sebuah restoran makanan padang. persiapannya terbilang cukup singkat karna zeno mengambil bangunan restoran makanan yang memang sudah ada sebelumnya. dengan mengubah konsep juga suasana restoran yang lebih terbuka dan harga yang lebih terjangkau dengan tetap mempertahankan kualitas makanan zeno berharap restorannya ini bisa bertahan dan bisa berkembang dengan baik.
hingga masa masuk perkuliahan datang zeno telah menyelesaikan pembukaan restoran padang pertamanya.
begitupun dengan misa yang memutuskan untuk melanjutkan S2 nya sambil mencari pekerjaan, karna kuliah hanya dua hari seminggu di hari sabtu dan minggu membuat hari-harinya cukup senggang.
"tina gimana persiapan wawancara besok" tanya misa. mereka berdua memang janjian bertemu hari selasa pagi ini karna besok tina ada wawancara kerja diperusahaan. misa tengah menemani tina berbelanja baju untuk besok.
"tenang mis aku udah persiapan dengan mateng kok, kamu do'ain aku ya biar lulus" pinta tina
"iya aku selalu do'ain kamu supaya cepat dapet kerja, kamu juga do'ain aku ya" kata misa
__ADS_1
"sip itu mah" jawab tina sambil mengacungkan jempolnya kearah misa
setelah bercucuran keringat mencari kerja kesana kemari akhirnya yang misa mendapat pekerjaan setelah selama satu bulan menyebar lamaran dan wawancara. misa mulai bekerja diperusahaan yang bergerak dibidang impor makanan instan. karna waktu kerja yang hanya senin-jum'at misa pun tetap melanjutkan kuliah S2 nya. terhitung sudah 4 bulan misa mulai bekerja dengan masa traning 3 bulan.
"misa laporan bulan ini tolong diantarkan ke ruangan saya nanti ya, saya ada urusan diluar sebentar" perintah atasan misa pak adi
"baik pak" kata misa menghentikan pekerjaannya sejenak.
pak adi pun pergi dari ruangan misa. misa bersandar ke kursinya "ah, capek banget setiap hari kerjaan ga pernah selesai" meski mengeluh misa tetap harus menyelesaikan pekerjaannya jika tidak ingin kena marah atasannya.
....
zeno seperti biasa pergi berkeliling untuk mengawasi perkembangan usahanya, apakah ada kendala atau masalah-masalah yang mungkin timbul selama dia tidak ada. ya karna kesibukannya yang justru bertambah semenjak kuliah membuat zeno sedikit kesulitan. dia yang biasanya datang tiap hari semenjak kuliah dia hanya bisa datang mengawasi usahanya sekali tiga hari.
"apa kabar bang anton, gimana bengkel aman bang" tanya zeno pada kepala bengkel
"baik mas zeno" sapa bang anton
"ada keluhan dari pelanggan bang?" tanya zeno sambil mengamati keadaan bengkel
"ga ada mas, aman-aman aja, anak-anak juga udah di ingetin kalau kerja mesti teliti biar pelanggan betah langganan kesini" kata mas anton
"bagus, ada stok yang kurang bang?" zeno melihat daftar barang
"2 hari lalu udah di pesan jadi sekarang stok udah penuh mas zeno" kata bang anton menjelaskan
"oh oke, oke bang makasih banget abang udah ngawasin bengkel dengan baik bang, kalau gitu aku pamit dulu ya bang" setelah melihat kondisi bengkel dan melihat pembukuan zeno pun pamit
"ga masalah mas zeno justru abang yang makasih sama kamu berkat kamu abang bisa kerja kayak sekarang ga serabutan lagi dan bisa kasih nafkah anak istri abang dirumah, dulu boro-boro bisa buat rumah kasih makan anak aja susah sekarang alhamdulillah sejak abang kerja sama kamu abang bisa sekolahin anak kasih belanja istri dan sekarang bisa nyicil beli rumah sendiri" kata bang anton sedikit curhat dengan penuh haru mengingat masa lalunya yang kesulitan mencari kerja tetap karna kurangnya pendidikan.
"sama-sama bang, berkat abang juga saya bisa bangun bengkel ini" jawab zeno yang juga merasa emosional
"ya udah bang aku balik dulu" lanjut zeno setelah bang anton kembali tenang
"iya mas zeno hati-hati" kata bang anton sambil melambaikan tangan dengan kaku
__ADS_1