BETRAYAL

BETRAYAL
FOURTEEN


__ADS_3

di jalan yang sepi dan hari sudah mulai gelap ana sangat kesal sekarang Karna bisa-bisa nya bodyguard papa nya menemukan nya padahal dia tidak membawa ponsel nya itu berarti harus nya dia tidak bisa di lacak tapi kenapa bisa papa nya menemukan nya


berulang kali ketukan kaca mobil tidak membuat ana membuka kaca mobil nya


"nona muda" panggil satria sambil mengetuk kaca mobil ana


"bodyguard siala* ini selalu tau gue dimana walau gue sembunyi di kutub Utara sekalipun" kesal ana dalam hati


"nona muda" panggil satria lagi karna belum mendapat jawaban dari nona muda nya


"APA!!!" teriak ana sambil membuka kaca mobil nya


"nona muda ayo pulang tuan khawatir karena nona tidak pulang selama 3 Minggu" ucap satria


"kalau dia khawatir kenapa dia ga nyari gue selama gue ga pulang!!" ketus ana


"pulang lah nona kalau anda tidak ingin saya membawa anda dengan cara kasar" ucap satria dengan tenang


"GUE MAU PULANG ASAL DIA GA ADA DI RUMAH" teriak ana kepada satria


satria yang kehabisan sabar langsung mengambil kunci mobil ana dan membuka pintu mobil ana


dengan sedikit kasar satria membawa ana ke dalam mobil nya untuk di antar pulang tanpa bantahan lagi


ana dengan sejuta ide gila nya ingin membuka pintu mobil tapi terlambat karena sudah lebih dulu di kunci satria membuat nya terkunci tak bisa keluar


pasrah saja lah dia untuk pulang ke rumah daripada berdebat tidak jelas di dalam mobil


...


disisi lain ada dewa yang sedang belajar di samping nayla dengan tenang tanpa gangguan


dia juga dengan sengaja membaca materi pelajaran nya dengan keras namun tidak membuat berisik agar seperti di lihat dia sedang berbicara dengan Nayla


dengan penuh perhatian dewa membersihkan wajah Nayla agar terlihat fresh walau sedang tidak sadar


seperti ingin mempunyai adik perempuan yang cantik dewa seperti berperan sebagai kepin yang sedang merawat Nayla yang dia anggap adik nya itu


dengan telaten dewa merawat nayla seperti apa yang kepin lakukan bagi nya dia ingin juga seperti kepin yang di sibukkan dengan waktu untuk menjaga Nayla layaknya seorang kakak dan adik

__ADS_1


"cepat sembuh cantik gue kangen banget sama suara Lo yang cerewet minta gue temenin kalau kepin ga ada di rumah" ucap dewa lirih sambil membersihkan wajah Nayla


.....


berbeda dengan kepin yang sedang sangat emosional karna papa nya itu seperti sangat ingin mengusir nya dengan cara membawa pelakor itu ke dalam rumah dengan Keadaan hamil


"KALAU PAPA MAU NGUSIR AKU SAMA NAYLA HARUS NYA BILANG AJA DARI AWAL GA USAH BAWA-BAWA WANITA PELAKOR ITU KE RUMAH" teriak kepin dari dalam kamar dengan sengaja membuka pintu kamar nya agar papa nya mendengar teriakan nya


"APA YANG PAPA LAKUKAN SAMA SEKALI GA MENCERMINKAN DIRI PAPA SEBAGAI SEORANG AYAH" teriak kepin lagi dengan berlalu pergi untuk ke rumah sakit saja daripada di rumah sangat membuat nya sakit jiwa jika selalu berurusan dengan papa nya


.....


tibalah di rumah yang besar dengan santay nya satria menarik tangan ana sampai memasuki rumah mewah itu


"darimana aja kamu? kenapa ga pulang selama 3 Minggu?" tanya papa ana kepada sang anak


tanpa memperdulikan ucapan papa nya ana berlalu saja untuk pergi ke kamar nya namun saat mendengar ucapan papa nya membuat langkah nya terhenti


"kamu di keluarkan dari sekolah dengan alasan selalu membolos dan tidak mengumpulkan tugas"


"bagus dong, jadi aku bisa pindah ke SMA yang sama kaya farel" ucap ana santay dan melanjutkan langkah nya menuju kamar nya


papa nya dan satria hanya melongo mendengar ucapan gadis itu dengan santay nya mengucapkan kata 'bagus' padahal di keluarkan dari sekolah


.....


seperti mempunyai obat yang mantap Nayla belakang ini selalu menunjukkan respon positif jika di ajak bicara selalu menggerakkan jemari nya seperti memberi kode jika dia mendengarkan ucapan orang yang mengajak nya bicara


seperti hari ini kepin dewa dan ana serta mami Astrid berada di ruangan Nayla untuk melihat apakah hari ini ada kemajuan saat ana mengajak nya berbicara


"bangun yuk cantik, Lo pasti belum kenalan kan sama gue jadi Lo harus bangun sekarang juga biar bisa kenalan sama gue" ucap ana menggenggam tangan Nayla erat


.....


"aku kembali ya jika aku ga sanggup aku akan kembali ke sini" ucap gadis itu tersenyum manis


"pulang lah dan semangat berjuang untuk mencapai kebahagiaan kamu karna banyak orang yang sayang sama kamu pasti akan lebih mudah kamu mencapai kebahagiaan kamu" ucap wanita berkulit putih itu mengelus kepala gadis di depan nya dengan pelan


....

__ADS_1


seperti nya doa semua orang hari ini akan terkabul kan karna melihat tangan yang di genggam ana menggerakkan jemari tangan nya


pelan tapi pasti Nayla membuka mata nya dengan perlahan dan yang pertama kali dia lihat adalah ternyata masih ada yang menganggap nya walau dia yatim piatu yang tidak tau dimana orang tua kandung nya


nayla tersenyum melihat ada banyak orang di ruangan nya dengan tersenyum bahagia


"akhirnya Lo sadar nay, gue hampir jadi batu di rumah ga ada yang gue ajak bicara" ucap kepin bahagia


kepin dengan sangat cerewet mengungkapkan rasa bahagia nya berbeda dengan dewa dan ana yang menampilkan ekspresi berbeda seperti dewa yang tersenyum namun mata nya seperti melamun sedangkan ana yang terus menerus menangis tidak bisa mengucapkan satu kata pun akhirnya hanya bisa menangis


mereka bertiga kembali menetralkan ekspresi mereka saat melihat mami Astrid datang bersama seorang dokter dan perawat


"silahkan kalian keluar dulu karna saya akan memeriksa kondisi pasien" ucap dokter yang akan memeriksa kondisi nayla


mereka semua pun keluar dan menatap pintu ruangan Nayla penuh harap semoga kondisi Nayla bisa di katakan membaik


setelah beberapa saat menunggu mereka langsung berdiri dari duduknya untuk menghampiri dokter yang keluar dari ruangang Nayla


"bagaimana kondisi nya dok?" bukan itu bukan kepin maupun dewa yang bertanya melainkan ana dengan antusias nya bertanya dengan dokter


"kondisi pasien sudah bisa di katakan membaik dan mungkin akan menunggu masa pemulihan nya saja jadi saya harap kerjasama nya bantu pasien untuk cepat sembuh dan jangan buat pasien stres atau mendengar kabar buruk karna itu akan membuat detak jantung nya melemah nya bisa berakibat fatal untuk nya"


.


.


.


.


.


.


.


KALAU KALIAN SUKA SILAHKAN LIKE KOMEN DAN FAVORIT KAN UNTUK KARYA PERTAMA AKU


MAAF YA JIKA PENULISAN NYA MASIH ADA YANG SALAH KARNA AKU JUGA LAGI SEDANG BELAJAR GIMANA CARA PENULISAN YANG BENAR

__ADS_1


JANGAN CUMA MEMBACA AJA TAPI GA DI LIKE YA KARNA LIKE ITU GRATIS JADI LIKE DONG KARYA PERTAMA AKU


🤗😉☺️


__ADS_2