BETRAYAL

BETRAYAL
TWENTY SEVEN


__ADS_3

tidak ingin menyerah ternyata mama Astrid yang jiwa khawatir nya sudah tidak bisa dikendalikan lagi malah pergi ke rumah tetangga nya untuk meminta informasi selama belakangan semenjak dia pergi ke luar negeri.


menuju rumah tetangga nya yang ada di deretan paling depan komplek pasti tahu informasi tentang sekitar.


pergi tanpa sepengetahuan sang suami mama Astrid menemui bu sari yang kebetulan adalah RT dan juga pemilik rumah terdepan di antara yang lain.


"seingat saya di sini aman-aman saja As" bu sari yang tadi habis dari dapur untuk mengambil minuman untuk mama Astrid kembali duduk di sofa seberang mama Astrid duduk


"masa sih bu tidak ada apapun disini selama saya tinggal ke luar negeri" mama Astrid terus memancing agar lawan bicara nya mau bercerita


"sebenarnya sih beberapa hari setelah bu as pergi ada kejadian di komplek sebelah" akhirnya yang di tunggu mama Astrid tercapai lah sudah saat teman bicara nya ini mau membuka berita


"kejadian apa bu?"


"ibu tau tidak pengusaha besar yang tinggal di komplek sebelah"


"iya saya tau yang anak nya suka bikin onar itu kan di sekolah"


"ish ibu ini kaya anak dia ga bikin onar aja di sekolah" umpat ibu sari dalam hati saat mendengar mama Astrid menjelekkan anak orang sedangkan dia tidak bercermin bagaimana anak nya


"iya bu anak nya itu sekarang gangguan jiwa loh" jiwa ghibah ibu-ibu dalam diri bu sari mulai keluar


"kok bisa?"


"iya bu tapi saya kurang tau kenapa penyebab dia gila begitu karna berita nya sangat di tutup oleh kekuasaan ayah nya"


"dimana anak itu sekarang?"


"di rumah sakit jiwa tapi saya kurang tau juga bu dimana rumah sakit nya"


"bukankah ayah nya itu sedang ada di luar negeri bu?"


"iya ayah nya di luar negeri kalo kata tetangga nya, dia awal sakit sampai sekarang ini teman nya yang rawat berdua"


"temennya kalo saya boleh tau cowok atau cewek bu?"


"kalo kata satpam di rumah nya sih cowok berdua sama 1 bodyguard nya jadi yang rawat dia itu bertiga, tapi kalo untuk beberapa hari ini cuma 1 temannya yang rawat dia"


"bodyguard sama temannya yang satu kemana emang bu?"


"saya sih kurang tahu Bu karna saya sibuk dan tidak terlalu ngikutin gosip tetangga"


"saya rasa ibu kenal deh sama temannya itu karna kata bu dewi yang tetangga si pengusaha itu kalo temannya itu anak dari komplek sini tapi dia ga tau nama nya siapa"


"tapi kata bu dewi sih setiap sore sekitar jam 5 temannya itu bakal pulang ke rumah pengusaha itu untuk mengambil keperluan untuk di rumah sakit"


.....


setelah mendengar cerita dari bu sari mama Astrid semakin kepo siapa teman yang setia mengurus anak orang yang lagi gila itu.


yang tadi nya misi nya ingin mencari dewa malah tidak jadi karna terlanjur penasaran dengan cerita bu sari.


memilih menunggu di rumah saja sampai jam menunjukkan pukul setengah 5 sore.

__ADS_1


untung saja suaminya pergi karna ada urusan mendesak dan akan pulang nanti malam jadi dia bisa mengorek informasi di wilayah rumah nya itu.


setelah penantian nya yang lumayan lama di rumah akhirnya sudah saat nya hampir jam 5.


dia bergegas pergi menggunakan motor Scoopy miliknya untuk pergi ke komplek sebelah dengan alasan akan pergi ke rumah bu dewi yang sangat bertepatan rumah nya bersebelahan dengan rumah besar yang akan dia kepoi.


....


"sus saya titip ana sebentar ya, saya ingin pulang dulu untuk mengurus keperluan ana disini"


"iya tuan"


dengan santay dewa sebelum pulang berkunjung ke rumah sakit dulu untuk melihat bagaimana kemajuan untuk kondisi kepin dirumah sakit.


wajahnya yang tidak bisa di bohongi jika dia lelah namun dia berusaha kuat untuk menjaga sahabat nya agar tidak kecolongan lagi seperti yang sebelumnya.


sesampainya di rumah sakit dia langsung berjalan ke ruang VVIP tempat kepin setelah di pindahkan dari ruang operasi beberapa saat yang lalu.


"hai pin"


"kapan lo bakal bangun pin"


"jangan tidur terus sahabat gue takut lo nyusul Nayla buat ninggalin gue disini sendirian"


setitik demi setitik air mata dewa terjatuh di pipi nya, dia sangat merindukan sahabat yang sedang terbaring lemah di hadapan nya ini untuk membacoti nya dengan banyak ocehan seperti dulu saat mereka selalu berkumpul ber 3.


dewa mencoba untuk tegar sekarang namun tidak bisa karna sekarang yang menjadi kelemahan nya adalah kehilangan sahabatnya untuk kedua kalinya.


"cepet bangun ya pin biar bisa balapan lagi sama gue"


berbicara sendiri tanpa ada sahutan dari kepin atau gerakan dari kepin membuat dewa sadar jika sekarang kepin masih ingin istirahat.


setelah merasa cukup mengajak kepin berbicara walau tidak mendapatkan jawaban akhirnya dewa memutuskan untuk pulang dan mengambil keperluan rumah sakit untuk ana dan dirinya nanti.


....


setelah melewati lamanya waktu operasi akhirnya operasi yang di jalani kepin mendapatkan jawaban yaitu berhasil.


namun karna kondisi nya yang lemah akibat kekurangan banyak darah dan juga kepalanya yang mendapatkan benturan keras membuat kondisi nya tidak memungkinkan untuk bangun sekarang jadi bisa di bilang kepin sedang koma sekarang entah sampai kapan dia akan bangun atau mungkin akan menyusul nayla di alam sana.


....


motor dewa akhirnya sampai di depan rumah ana dan meminta satpam untuk menyiapkan perlengkapan ana selama di RSJ dengan bantuan ART perempuan yang ada di rumah besar ana.


memilih menunggu di depan pagar saja tidak ingin masuk membuat dewa sedang ada dalam masalah sekarang karna tanpa dia duga mama Astrid datang menghampiri nya.


"mama ngapain disini" dewa bertanya kepada mama nya


"harusnya mama yang tanya ngapain kamu disini, ini rumah siapa?" malah balik bertanya kepada anak nya yang seperti tertangkap basah ingin mencuri sesuatu


"mending kita pulang deh mah dari pada bahas ini disini" melirik sekitar yang mulai bermunculan para tetangga yang kepo haus bahan ghibahan


"tapi saat pulang kamu harus jujur semua yang terjadi apapun itu buruk atau bagus nya kamu harus jujur ke mama"

__ADS_1


"iya mama ku sayang" memilih untuk mengalah dan tidak memperpanjang ayat cerocosan mama nya di tempat umum seperti ini


saat ingin pergi dewa di hentikan dengan satpam rumah ana yang membawakan tas berisi perlengkapan ana.


"tuan ini perlengkapan nona ana sudah di siapkan ART"


"saya titip bentar ya pak nanti saya balik lagi" berbicara sambil melirik mama nya yang menatap nya tajam seperti meminta penjelasan tentang semua ini


"siap tuan" kembali ke dalam untuk menaruh kembali tas berisi perlengkapan nona muda nya itu


...


setelah sampai di rumah baru saja ingin menutup pintu rumah dewa sudah di kagetkan banyak pertanyaan oleh mama nya yang berdiri tidak jauh dari dirinya.


"kenapa kamu kurus banget sekarang wa? dimana nayla? kenapa setiap mama tanya tentang nayla kamu selalu menghindar? terus rumah siapa yang kamu datangi tadi? ada urusan apa kamu sama anak pengusaha yang gila itu? oh kamu jadi asisten orang gila sekarang?" panjang sudah cerita nya jika mama nya banya tanya seperti ini


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


TERIMA KASIH UNTUK YANG SUDAH MEMBACA 🥰😁


TINGGALKAN JEJAK YA JIKA SUDAH MEMBACA🤗😄

__ADS_1


SAMPAI JUMPA DI NEXT EPISODE 🥰😍🤗


__ADS_2