
Di alam bawah sadar nya nayla terus menangis saat berusaha mencari jalan untuk kembali.
"Kamu kembali?" Tanya seorang wanita cantik kepada nayla yang terus menangis
"Aku ingin kembali, bisakah kamu tunjukkan jalan untuk ku?" Nayla mencoba memohon namun tidak di hiraukan perempuan cantik itu
"Mereka berulang kali menyakiti mu kenapa kamu masih berharap untuk kembali?"
"Aku hanya ingin mendengar semua kebenaran itu dari mulut mereka sendiri bukan dari opini orang lain"
"Kau tidak percaya? Jika kau nekat ingin tau semua nya sendiri nanti kau sendiri yang akan terluka lebih dalam lagi"
"Jika nanti kau sudah mendengar semua kebenaran nya apakah kau akan menetap bersama ku disini?"
"aku tidak akan tega meninggalkan mereka"
"mereka saja menyakiti mu tidak perlu banyak berpikir, kenapa seperti nya kau sangat peduli pada mereka"
"karna mereka lah aku bertahan hingga sejauh ini"
seperti nya sesuatu yang ada dalam diri nayla memaksa nya untuk tidak kembali.
nayla tidak sadar selama ini apa saja yang berubah dari diri nya termasuk hadir nya sosok lain dalam diri nya.
....
"bos seperti nya akan ada polisi yang akan datang sebentar lagi" ucap salah satu pria berwajah sangar itu kepada bos nya
"kita tinggalkan tempat ini sekarang juga" ucap bos nya itu berdiri dari duduk nya dan memerintahkan semua anak buah nya untuk pergi dari situ
semua yang menjaga tempat itupun pergia melalui pintu belakang hanya beberapa anak buah saja yang melalui pintu samping untuk mengambil mobil yang terparkir tanpa di ketahui dewa.
dewa yang sedari tadi mulai kesal karna polisi itu sangat lama sekali datang dia memutuskan untuk masuk saja ke dalam tanpa perduli jika harus bertemu orang jahat.
sesaat dia masuk pemandangan pertama yang dia lihat adalah wajah para sahabat nya sangat memprihatinkan.
__ADS_1
sekujur tubuh kepin yang penuh darah, penampilan ana yang seperti gembel dengan baju yang robek-robek serta rambut yang sangat berantakan dan air mata yang terus mengalir, kondisi nayla yang sangat di luar dugaan yaitu seluruh tubuh nya yang membiru dengan nadi nya yang sangat lemah.
dewa yang melihat sahabat nya sangat perlu bantuan medis pun langsung menelpon ambulance untuk kepin dan nayla.
dan juga menelpon pihak RSJ untuk memeriksa kondisi ana lebih lanjut agar kondisi gadis itu tidak terlalu tertekan saat melihat pemandangan menyakitkan itu di depan mata nya sendiri.
saat membuka tali yang mengikat tubuh ana dewa di kagetkan dengan kedatangan polisi yang sangat terlambat sekali karna sekarang sudah tidak ada pelaku yang tertinggal disini.
"saya ingin kasus ini di tindak lanjuti dan segera selidiki siapa pelakunya karna saya tidak ingin ada korban lagi setelah ini" ucap dewa menatap para polis yang ada di depan nya itu
"baik tuan kami akan semaksimal mungkin untuk mencari barang bukti untuk memperkuat kasus ini agar segera mencari pelaku nya" selesai berbicara seperti itu ketua dari pihak kepolisian itu menyuruh semua anak buah nya untuk menggeledah tempat itu untuk mencari barang bukti yang tertinggal.
....
dewa sedang di landa kebingungan saat para dokter bertanya dia akan mewakili siapa di antara ketiga teman nya itu.
"bisakah aku menitipkan kedua teman ku kepada kalian" dewa berkata pelan kala harus merelakan kepin dan nayla di rawat di rumah sakit saja tanpa ada yang mewakili karna saat ini bagi nya kondisi mental ana jauh lebih berharga bagi nya karna sedetik saja dia meninggalkan ana maka tamat sudah riwayat ana menjadi orang waras.
dia hanya memikirkan satu pihak saja tanpa memikirkan jika kedua sahabatnya juga membutuhkan dukungan dan doa nya.
dengan kedipan mata saja bisa membuat nyawa nayla dan kepin melayang jika tidak di perhatikan dengan benar.
"aku percaya kalian pasti kuat menjalani semua ini jadi aku hanya bisa mendoakan kalian dari jauh karena semua yang kalian perlukan tersedia di rumah sakit" dewa membatin sambil menatap ana yang tidak sadar diri di brangkar RSJ
"ana jauh lebih membutuhkan seseorang untuk mensupport dirinya untuk bisa melupakan semua rasa sakit yang dia alami di mental dan fisik nya" lagi-lagi dewa membatin dengan pikiran yang seolah olah kepin dan nayla tidak membutuhkan support orang terdekat nya untuk sembuh
...
"bagaimana dok apakah nadi nya bisa di deteksi" ucap suster yang berada di samping dokter yang sedang menangani nayla
"sejauh ini belum, karna dosis yang ada di dalam tubuh nya sangat berbahaya bagi kesehatan jantung nya yang mulai melemah"
....
"pasien membutuhkan donor darah AB segera" ucap dokter yang menangani kepin di ruang operasi
__ADS_1
"kita kehabisan stok darah AB untuk saat ini dok" ucap suster yang tadi mencek informasi stok kantong darah
"cepat cari orang yang dengan suka rela mau mendonorkan darah nya karna ini sangat genting jika kita terlambat memberi nya darah dalam kurun waktu 2 jam maka pasien tidak bisa di pastikan selamat akibat pendarahan di bagian kepala nya sangat serius"
....
dewa tidak tau update tentang kondisi kesehatan kedua sahabatnya di rumah sakit selama 1 jam ini.
karna dia mematikan notifikasi hp nya dengan mode senyap membuatnya tidak mengetahui jika banyak panggilan dari pihak rumah sakit untuk memberi informasi kepada nya tentang kemajuan kondisi nayla dan kepin.
dipikiran nya selalu ana ana dan ana terus hingga dia tidak sadar jika sudah melewatkan sesuatu berharga yang mungkin tidak akan datang dua kali kecuali ada nya keajaiban tuhan yang mungkin merubah segalanya.
selama 1 jam dia terus disisi ana bahkan seperti melupakan sahabat nya yang sedang berjuang di ujung maut saat ini.
kata orang memang benar jika hadir nya orang baru akan memperkeruh suasana.
itulah yang terjadi saat ini karna hadirnya sosok ana dalam hidup dewa yang mungkin merubah dirinya yang tadi nya peduli nya hanya untuk nayla tergantikan saat ada nya sosok ana hadir.
sosok nayla yang terlupakan oleh dewa dan sekarang hadir nya sosok ana di hidup dewa yang membuat sedikit demi sedikit menyingkirkan rasa perduli dewa terhadap Nayla.
padahal dulu dia selalu berjanji akan selalu ada saat susah dan senang di hidup nayla.
tapi sekarang? nayla menjadi sosok yang asing di kehidupan dewa sekarang.
mungkin ini salah takdir yang menghadirkan sosok ana di saat yang tidak tepat.
karna kita tidak bisa menyalahkan sosok ana yang hadir di pertengahan persahabatan mereka.
.
.
.
.
__ADS_1
TERIMA KASIH UNTUK YANG SUDAH MEMBACA🥰
SAMPAI JUMPA DI NEXT EPISODE 😁