BETRAYAL

BETRAYAL
THREE


__ADS_3

setelah beberapa menit kemudian mobil ambulance yang akan membawa Nayla ke rumah sakit pun datang


pihak rumah sakit yang bertanya siapa yang akan menemani Nayla ke rumah sakit membuat dewa dan kepin berebut ingin ikut ke rumah sakit seperti anak kecil yang ingin ikut mama nya ke pasar


"gue nyerah deh debat sama Lo, Lo aja gih yang jaga nayla di rumah sakit, gue sadar kok Nayla lebih butuh Lo daripada gue kaya biasa nya" ucap kepin yang paham akan kisah cinta mereka berdua yang saling membutuhkan satu sama lain di saat seperti ini


"thank ya pin, Lo selalu mau ngalah kalau soal kaya gini" ucap dewa menepuk pundak kepin pelan


"Yoi dong dan Lo tenang aja urusan sama si ketos biar gue yang urus" ucap kepin sambil mengantar dewa yang akan masuk ke dalam ambulance


"gue bakal bikin si ketos sama waketos sialan itu Nerima balasan akibat apa yang mereka perbuat sama Lo nah" ucap kepin dalam hati sambil memendam sakit hati karna harus kembali merasakan sakit hati karena kembali ditinggalkan jiwa Nayla


°RUMAH SAKIT°


"berapa pun bayaran nya akan saya bayar dok asal dokter bisa buat sahabat saya sehat lagi dok" ucap dewa sedih sambil menghapus air mata di pipi nya


"kamu tenang dek kita pasti akan melakukan yang terbaik untuk sahabat kamu" ucap salah satu perawat yang berusaha menghentikan dewa yang berusaha menerobos ingin masuk


dewa yang di Landa kesedihan pun hanya hanya terdiam di depan ruangan ICU sambil mengacak rambut nya frustasi


dewa kesal pada diri nya sendiri yang tidak bisa berusaha mencegah Nayla untuk tidak menerima hukuman dari ketos gila itu


bahkan jika dewa bisa memutar waktu kembali dia akan mengajak Nayla untuk membolos keluar sekolah saja atau lebih baik tidak usah sekolah saja sekalian seperti biasa nya


°SMA GALAXY°


sementara di taman belakang sekolah kepin yang sedang emosi tingkat tinggi rasa nya ingin memukul wajah farel hingga babak belur tapi dia urungkan karna tidak ingin membunuh orang di lingkungan sekolah nya

__ADS_1


"lo liat sekarang Karna hukuman gila lo sahabat gue jadi betaruh nyawa di rumah sakit!!" ucap kepin emosi sambil mencekram almamater OSIS farel dengan kasar bahkan sampai membuat wajah farel memerah karna tercekik


"makanya kalo ga mau itu terjadi jangan selalu bikin masalah disekolah, udah tau sekolah tempat nuntut ilmu Lo malah bikin keributan terus sama sahabat Lo itu" ucap farel yang berusaha santai walau rasa nya ia sangat tercekik


kepin yang sangat tersulut emosi pun langsung melepaskan tangan nya dari alamamater OSIS milik farel


selintas otak kepin mempunyai ide cemerlang untuk membuat farel bungkam bahkan bisa membuat dia mendapatkan keuntungan untuk membuat farel kalah kali ini


"gue bisa aja nuntut Lo ke kantor polisi karna udah bikin hukuman gila itu dan selalu menggunakan kekuasaan Lo semua ketos untuk selalu terlihat terhormat Dimata semua orang untuk menghukum dengan berbagai hal gila yang bisa membuat orang hampir mati" ucap kepin penuh penekanan


"karna gue ga mau nyelesaikan masalah dengan cara jalur hukum jadi gue mau nantangin Lo balapan besok malam di depan hutan terlarang" tantang kepin


"dapat apa gue Nerima tantangan murahan Lo itu?" ucap farel


"kalo Lo menang gue janji gue sama sahabat gue bakal stop jadi pembuat onar, dan kalo gue yang menang Lo harus keluar dari jabatan Lo yang sebagai ketua OSIS di SMA GALAXY, DIEL?" tantang kepin penuh keyakinan


"lo bisa bikin hukuman aneh kan sama gue kenapa gue ga bisa balas dengan tantangan aneh juga" ucap kepin menyeringai


"sial gue di jebak" ucap farel dalam hati


cukup lama farel terdiam sebelum akhirnya dia membuka suara yang membuat kepin terdiam sesaat


"yakin Lo ngajak gue taruhan gini? kalo gue pikir-pikir secara ga langsung Lo buat sahabat Lo jadi bahan taruhan dalam permainan Lo" tanya farel balik yang membuat kepin terdiam


"gini deh ga usah bawa-bawa dua sahabat Lo itu, mending kita taruhan secara sehat aja" ajak farel membuat kepin bingung


"maksud Lo?" ucap kepin bingung

__ADS_1


"gue mau nantangin Lo lomba lari maraton weekend nanti di lapangan tempat biasa nya dipakai buat lari maraton setiap tahun nya" tantang farel


"oke diel" ucap kepin tanpa merasa keberatan karena dia merasa pasti akan menang


"tantangan yang kita terima itu yang Lo ucapin tadi" ucap farel lagi


"oke siapa takut" ucap kepin yang tanpa basa-basi lagi langsung pergi dari taman belakang menuju parkiran


°RUMAH SAKIT°


dewa yang sedari tadi menunggu di lantai depan ICU merasa sangat mengantuk mungkin karna kebanyakkan menangis membuat mata nya kebas dan lelah


namun dia tidak memperdulikan rasa kantuk nya karna di pikiran terus tertuju dimana ruangan ICU belum terbuka menampilkan sosok dokter yang memeriksa kondisi sahabat nya itu


setiap menit mata nya tidak pernah lepas dari pintu ICU itu hingga dia di kejutkan dengan kedatangan kepin yang tiba-tiba karna kepin yang memberi kabar akan tetap di sekolah malah datang kesini


"bukan nya Lo mau di sekolah aja" ucap dewa tanpa mengalihkan pandangannya dari pintu ICU


"urusan gue udah beres jadi gue kesini, karna kalo gue sekolah tanpa adanya kalian berdua rasa nya bosan banget ga ada yang gue ganggu kalo gabut" ucap kepin yang menelisik penampilan dewa yang berantakan dengan wajah lesu dan mata sembab habis menangis


"Lo bahkan bisa bercanda dengan kondisi yang ga memungkinkan kaya gini pin" ucap dewa tetap sama tanpa mengalihkan pandangannya


sementara kepin yang berusaha menghibur dewa namun berbeda di situasi tegang yang sangat membuat para dokter dan perawat panik karna pasien yang mereka periksa yang tak lain adalah Nayla sangat gawat karna denyut nadi dan detak jantung nya sangat lembut bahkan sesekali seperti tidak bisa di deteksi seperti sedang berhenti


"kondisi pasien makin kritis dok" ucap perawat yang memeriksa detak jantung Nayla


"dok detak jantung nya kembali normal" ucap salah satu perawat lagi

__ADS_1


setelah beberapa saat memeriksa kondisi Nayla yang naik turun itu akhirnya membuahkan hasil yang dimana detak jantung nya kembali normal namun harus menelan kenyataan pahit yang mereka terima karna Nayla koma


__ADS_2