
1 jam 30 menit adalah waktu yang sangat lama dan dewaa menyi nyia kan waktu berharga itu dengan setia duduk di samping ana tidak perduli dengan ana yang nampak tidur nyenyak akibat obat penenang yang di berikan dokter.
waktu sudah hampir habis pihak rumah sakit terus berusaha mehubungi dewa untuk minta persetujuan untuk melaksanakan operasi kepin.
tapi sepertinya apa perduli dewa kepada teman nya karna isi otak nya di isi penuh dengan ana.
"hubungi pihak RSJ saja untuk bisa berkomunikasi dengan keluarga pasien, karna beberapa saat yang lalu pihak RSJ itu yang di ikuti keluarga pasien kan" ucap dokter yang menangani kepin
"baik dok" suster berlalu pergi dan pergi ke pihak resepsionis untuk meminta hubungi pihak RSJ tersebut
...
"kali ini aku tidak akan membiarkan mu pergi, kau harus disini bersama ku tinggalkan mereka"
"kau jahat aku tidak akan membiarkan mu menguasai ku dan bertindak sesuka hati mu di luar sana"
"kau meremehkan ku? apa kau sadar selama kau menjadi trouble maker waktu itu adalah aku dan aku yang mengendalikan dirimu saat itu"
"aku tidak akan membiarkan orang jahat menguasai jiwa ku"
"kau orang lemah dan akan selalu menjadi seperti itu"
"kau terlalu baik untuk hadir di sekitar mereka jadi biarkan aku yang bertindak untuk membalas apa yang mereka lakukan pada kita selama ini"
....
"tuan pihak rumah sakit ansar menghubungi pihak kami dan meminta untuk anda menemui dokter yang menangani teman anda karna sekarang hidup dan mati teman anda ada di keputusan yang anda ambil" ucap pihak suster yang akan berjaga di ruangan ana
DEG!
mampuss dewa melupakan itu semua bahwa saat ini bukan hanyaa satu orang yang berjuang hidup tapi ketiga teman nya.
bagai di sambar petir dewa saat ini mencemaskan kondisi kepin dan nayla yang di ujung tanduk untuk sembuh.
melajukan motor nya dengan kecepatan full tanpa perduli teriakan orang-orang yang marah karna dewa melanggar rambu-rambu lalu lintas.
saat di depan rumah sakit ansar dewa langsung bergeegas pergi dimana kepin sedang di rawat saat ini.
__ADS_1
"kami memerlukan tanda tangan anda tuan untuk persetujuan operasi pada bagian kepala pasien yang mengalami luka dalam" ucap suster itu memberikan surat tanda persetujuan kepada dewa
"lakukan apapun itu dan berapa pun bayaran untuk kesembuhan teman saya sus"
"kami akan berusaha semaksimal mungkin tuan" ucap suster berlalu pergi masuk ke dalam ruang operasi menyusul dokter
....
sementara itu di UGD dokter dan para tenaga medis yang ahli dalam penyakit jantung berusaha semaksimal mungkin mengembalikan detak jantung dan nadi nayla namun terus saja gagal.
bahkan alat monitor yang menampilkan detak jantung nayla pun kini mulai bergaris lurus menandakan jika sekarang nyawa nayla sudah tidak bisa tertolong lagi.
"kita gagal dok untuk menyelamatkan nyawa gadis ini" ucap para dokter yang menangani nayla tadi
"kita tidak bisa berbuat apapun karna ini kehendak tuhan, dan kita sudah berusaha tapi tuhan lebih sayang dia"
di luar ruangan UGD dewa menunggu dengan cemas saat melihat lampu ruangan UDG nyala dan itu berwarna merah berarti menandakan sedang darurat atau apa yang tidak di ketahui dewa.
cukup lama dia menunggu para dokter keluar hingga dia di kagetkan dengan para dokter keluar dengan wajah murung semua.
"bagaimana dok?" tanya dewa langsung berdiri saat melihat dokter mulai keluar ruangan
"kami sudah melakukan yang terbaik bahkan dengan alat terbaik sekalipun tapi nyata nya tuhan berkehendak lain untuk pasien" ucap dokter itu menunduk
sekarang dewa tau arah pembicaraan dokter yang ada di depan nya ini.
dia sadar sekarang jika dokter di hadapan nya ini memberi tahu jika nyawa nayla tidak tertolong dengan bahasa yang terbilang sopan.
"DOKTER BERCANDA KAN!!! NAYLA GA MUNGKIN NINGGALIN KITA SEMUA! DOKTER PASTI BERBOHONG! SAYA YAKIN NAYLA HANYA SEDANG TIDUR KAN DOK" ucap dewa keras sambil mengangkat kerah baju dokter di depan nya
"kami tidak berbohong tuan, kondisi pasien yang lemah dan di tambah dengan banyak nya obat yang berdosis tinggi masuk ke tubuhnya itu semakin membuat kondisi jantung nya memburuk bahkan jika dia di beri kehidupan sekali lagi mungkin dengan jantung yang lemah dan tidak bisa bertahan lama untuk nya bertahan hidup" dokter mulai menjelaskan kondisi nayla kepada dewa dengan bahasa yang bisa di mengerti oleh dewa
"NAYLA GA MUNGKIN MENINGGAL DOK" ucap dewa lantang namun gerakan tubuh nya mulai melemah menandakan dia sangat sedih sekarang hingga dokter yang tadi berdiri di depan nya meninggalkan nya terduduk di depan UGD
"lo ga boleh meninggal nay, masih panjang perjalanan yang harus kita lalui bersama untuk mencapai janji kita yang akan sukses bersama" ucap dewa lirih di depan UGD sambil menatap dari pintu yang terbuka memperlihatkan nayla yang mulai di tutup dengan kain putih dan bersiap akan di antar ke rumah duka
saat para suster mulai mendorong brangkar yang terdapat nayla di atas nya dengan badan terbaring kaku.
__ADS_1
dewa malah memberhentikan kegiatan suster yang akan membawa nayla.
"jangan bawa temen saya dok" ucap dewa dengan derai air mata di pipi nya
"dia ga meninggal dia cuma tidur" ucap dewa mulai ngelantur karna tidak terima kepergian nayla
"maaf tuan di mohon jangan memperlambat tugas kami karna kami akan mengantar jenazah ke rumah duka" ucap suster itu sambil melepaskan tangan dewa yang memegang brangkar nayla
"rumah duka yang mana?memang nya akan di bawa ke rumah siapa?" tanya dewa kepada suster seperti orang begooo
para suster itu tidak menggubris perkataan dewa malah berlalu begitu saja
para suster yang tahu jika nayla berasal dari keluarga yang terbilang entah kemana keberadaan nya namun tetap menjalankan proses pemakaman untuk nayla seperti jenazah biasanya yang tidak mempunyai keluarga yaitu di sholat kan oleh beberapa staf pihak rumah sakit untuk menghormati jiwa yang sudah pergi hari itu.
"ga mungkin! ini pasti mimpi kan! nayla ga mungkin meninggal gue tau pasti kalau dia itu kuat walau berkali kali pernah hampir bunuh diri" ucap dewa ber insting jika ada konspirasi di balik semua ini
dewa yang mulai berpikir aneh dan seperti tidak percaya jika sahabat nya itu meninggalkan nya untuk selamanya.
dia mulai mencurigai ada nya konspirasi di balik semua ini padahal nyata nya dia yang tidak mau menerima kenyataan bahwa nayla sudah tiada.
.
.
.
.
.
.
.
TERIMA KASIH UNTUK YANG SUDAH MEMBACA 🥰
SAMPAI JUMPA DI NEXT EPISODE 😁
__ADS_1
hayoo kalian mikir apa nih nayla masih hidup atau ga?