
setelah mengetahui bahwa kondisi Nayla sedang berjuang antara hidup dan mati nya kepin yang sedang sangat sedih membutuhkan pelampiasan supaya tidak berlarut-larut dalam kesedihan memutuskan untuk pergi ke bar
sedangkan dewa yang sangat terkejut melampiaskan emosi nya dengan memukul tembok rumah sakit bahkan sampai di hentikan security dia tetap emosi dia merasa gagal menjaga sahabat perempuan nya yang sudah dia anggap seperti adik nya sendiri
diantara mereka memang Nayla yang paling muda dengan selisih 1 tahun lebih muda dari dewa dan kepin karna dia yang dulu tidak ingin pisah kelas dengan sahabatnya itu membuat orang tua dewa menggabungkan mereka dalam 1 kelas dengan dewa yang dimana kepin harus pindah kelas dan Nayla yang harus loncat kelas demi bisa bergabung dengan dewa dan kepin beruntung nayla anak yang pintar jika tidak dia tidak akan bisa loncat kelas
Nayla yang merasa selalu di anggap sebagai adik olah dewa dan kepin selalu kesal karena dia tidak ingin di anggap sebagai adik dia ingin kedua sahabatnya nya itu menganggap nya bukan adik tapi sebagai sahabat perempuan saja
sedangkan kepin yang memilih untuk tetap menganggap Nayla sebagai adik nya dari lubuk hati nya yang paling dalam karna dia tidak ingin jika perasaan cinta muncul di persahabatan mereka yang akan membuat hubungan mereka renggang jadi dia hanya menganggap Nayla adik karna jika dia menganggap Nayla sebagai sahabat perempuan nya pasti dia merasa takut jika rasa cinta itu muncul seiring berjalan nya waktu karna mereka yang tinggal satu rumah dan dia yang selalu mengurus keperluan Nayla yang lain sehingga dia takut perasaan muncul akibat dia yang sudah lama tinggal 1 rumah mulai dari saat Nayla bayi dan dia yang waktu itu ber umur 1 tahun
sedangkan dewa yang hidup nya selalu melebihi kata berkecukupan itu selalu di sayang oleh orang tua nya dan rela berbagi orang tua dengan Nayla yang memang anak tidak pernah mendapatkan kasih sayang orang tua dan kepin yang sangat jarang mendapatkan perhatian dari orang tua nya itu jua mencari perhatian dan kasih sayang dari orang tua dewa
bahkan dewa yang mempunyai perasaan melebihi rasa sebagai adik kepada Nayla membuat nya bingung itu perasaan apa karna dia yang tidak pernah merasakan jatuh cinta itu membuat nya jadi labil dan bingung pada diri nya sendiri bagaimana cara menyikapi dan mengungkapkan nya karna dia yang belum pernah mengalami itu membuat nya menjadi sangat tidak peka terhadap diri nya sendiri
dewa juga berpikir jika lebih baik mengalah jika kepin dan Nayla saling suka karna dia selalu ingin seperti kepin yang bisa mengurus segalanya tentang Nayla namun dia tidak pernah mengungkapkan nya karna takut membuat sahabat nya itu tersinggung jika dia mengungkit tentang Nayla dan kepin yang tinggal dalam 1 rumah bahkan tanpa pengawasan orang tua hanya di awasi oleh ART dan bodyguard suruhan orang tua kepin untuk menjaga keamanan anak nya supaya tidak melewati batas tinggal 1 rumah dengan wanita yang belum ada ikatan suci
.....
__ADS_1
disisi lain kepin yang sedang dalam keadaan mabuk menjadi linglung di bar karna dia membawa gadis ke dalam kamar hotel yang dia kira mirip dengan Nayla
"sakit woi tangan gue Lo apa-apa an sih main tarik-tarik aja!!" kesal gadis itu karna kepin yang seperti orang gila selalu menyebutkan nama Nayla
"nay Lo ga tau gimana hampa nya gue tanpa Lo" ucap kepin melantur karna dia yang sedang mabuk
"sorry ya orang gila gue bukan nay nay yang Lo sebut itu, gue ananda" ucap gadis itu sangat kesal
"ga usah acara ganti nama nay" ucap kepin karna sekarang isi Kepala nya di isi dengan wajah Naya yang membuat nya walau sedang mabuk terus terbayang jika yang di lihat nya itu adalah Nayla
PLAK!
"SADAR WOI GUE BUKAN ORANG YANG LO SEBUT ITU" amarah gadis itu memuncak melihat kepin yang berulang kali ingin menggoda nya dalam keadaan mabuk seperti itu
"KALO ADA MASALAH SELESAI KAN DENGAN BAIK JANGAN MABUK GA JELAS GITU, PAKAI NARIK TANGAN ORANG LAGI" amarah gadis itu lagi yang langsung ingin keluar ruangan
namun nihil ruangan itu terkunci bahkan kepin sengaja seperti ingin menjebak nya dalam situasi tegang seperti ini
__ADS_1
"mau kemana? mau keluar? ambil sini dong kunci nya" jebak kepin dengan sengaja menaruh kunci hotel itu di dalam kantung celana nya seperti ingin memancing gadis itu
"**** LO NGEJEBAK GUE?!!!" teriak gadis itu dari arah pintu dan enggan untuk mendekati kepin karna di otak nya punya banyak ide untuk keluar dari hotel itu dengan cara lain
alih-alih mendekati kepin ana malah pergi ke arah balkon jendela berharap bisa membantu nya bebas dari jeratan pria gila di hadapan nya itu
merasa Dewi portuna berpihak pada gadis itu karna bersyukur kamar hotel itu hanya di lantai 3 yang di mana berarti dia bisa melompat dengan mudah namun di saat ingin melompat kesialan kembali lagi karena kepin menarik tangan nya dan memarahi dirinya karna merasa ide gadis itu terlalu gila dengan cara melompat dari lantai 3
"Lo gila? mau mati? Lo ga mikir kalau lompatan Lo gagal Lo bisa mati gila!!" bentak kepin kepada gadis itu dengan sekuat tenaga mengumpulkan nyawa nya supaya tidak terpengaruh dengan minuman yang memabukkan tadi
"gue bisa lompat bahkan dari lantai 4 sekalipun" ucap gadis itu memalingkan wajah nya memikirkan cara lain untuk bisa keluar
"ck Lo pikir Lo apaan bisa lompat dari lantai segitu?"
" gue ananda cewe geng motor black devil, kenapa? ada masalah?" ucap ananda lagi
ananda yang sangat kesal dan bosan jika berurusan dengan pria di depan nya ini menunggu kepin lengah dan berusaha mengambil kunci di kantong celana kepin tanpa kepin ketahui
__ADS_1
bertepatan di saat ananda berhasil mendapatkan kunci dan ingin segera pergi dari situ di kejutkan dengan kepin yang tiba-tiba pingsan di tempat mereka berdiri tadi
"ck, nih cowok nyusahin banget kalo ga kuat mabuk harus nya ga usah banyak minum" ucap ana yang jengah sambil membantu memindahkan kepin ke sofa dan merawat kepin layak nya seorang perawat merawat pasien yang sedang sakit