Billionaire Baby'

Billionaire Baby'
meet


__ADS_3

Siang itu Arthur melangkah kan kaki jenjangnya masuk ke dalam perusahaan miliknya setelah melakukan pertemuan penting di luar,tidak lupa di temani Kendal di samping nya


Wanita itu jika sedang tidak ada pekerjaan, memilih ikut menemani Arthur kemana mana seperti sekarang


"Pakaian mu berdebu setelah melihat proyek tadi baby, pergilah membersihkan diri"


"Ya"jawab Arthur singkat dan masuk pada kamar pribadi nya yang ada di ruang kerja miliknya


Kendal melihat itu hanya mendengus sebal,Arthur seperti berubah dia lebih cuek sekarang, dirinya harus extra sabar saja karna tidak ingin kehilangan Arthur 'nanti juga pasti hangat lagi'


Suara ketukan pintu membuat Kendal menoleh "ya masuk"sedikit berteriak dan mendudukan tubuh nya di sofa


"Siang Miss"sapa sekertaris Arthur ramah


"Ya,ada apa Cristal? Arthur sedang membersihkan diri"


"Ada surat untuk Mr Arthur"


"Surat! Kuno sekali,manusia dari gua mana itu"pekik Kendal terkekeh berdiri dari duduknya menghampiri Cristal


"Apakah dia tidak tau email, Instagram dan masih banyak lagi"


"Entahlah namanya MARIA"ucap Cristal sembari membaca nama di amplop itu


"Wanita"Kendal menautkan alisnya, merebut surat itu dari tangan Cristal


"Miss itu untuk Mr Arthur"Cristal berucap dengan takut saat melihat kendal tengah membuka amplop nya


"Hey aku kekasih Arthur apa masalahnya pergi dari sini"usir Kendal dengan wajah super jutek


Cristal yang tidak ingin cari masalah memilih pergi saja


Kendal mengeluarkan kertas di dalam amplop itu,dan mulai membaca sampai habis


Tangannya terkepal kuat saat paham isi dari surat ini adalah memberi tahukan pada Arthur bahwa si Maria tengah hamil anaknya


"Jal*ng.."ucapnya tertawa remeh


"Dia pikir Arthur akan percaya dengan bualan bodohnya"Meremas surat itu,tidak memperdulikan nomor telepon Maria yang tertera di sana langsung melempar nya pada tempat sampah


"Apa itu"suara berat Arthur sedikit mengejutkan Kendal


"Tidak ada"jawab nya santai, Arthur percaya saja


"Kau sudah wangi"senyum Kendal menghampiri Arthur

__ADS_1


Melingkarkan kedua tangannya di leher pria itu lalu mencium bibirnya sekilas


"Arthur"panggil Kendal tak melepaskan tatapan nya pada Arthur dengan posisi Sangat dekat


"Hmm.."


"Berapa wanita yang kau tiduri saat sedang putus komunikasi denganku"


Arthur menaikan sebelah alisnya"kenapa bertanya tentang itu"


"Pasti ada satu atau dua tiga jal*ng yang kau sewa bukan,hati hati saja, kalangan rendah seperti mereka melakukan segala cara untuk mendapatkan uang"


"Aku tidak mengerti apa maksud mu, langsung saja pada intinya"


"Contoh nya mereka mengaku memiliki bayi dari benihmu untuk meminta pertanggung jawaban agar bisa menumpang hidup"


"padahal ratusan benih pria yang tumpah di rahim kotornya,belum tentu itu anakmu"


"Kau membual,aku tidak berurusan dengan wanita jal*ng seperti itu Kendal"


"Kau yakin"


"Ya"jawab Arthur,kerena dia hanya meniduri Maria saat putus komunikasi dengan kendali dan ya-maria bukan pel*cur


"Aku ingin makan siang di restoran"ucap Arthur melepaskan tubuh Kendal dari tubuhnya dan melangkah pergi


"Baguslah"


Kendal..



_______


Di salah satu toko bunga


"Itu bagus tanganmu ajaib Maria,tidak perlu waktu lama mengajarkan mu"wanita paruh baya dengan wajah masih terlihat cantik itu tersenyum


"Ini tidak terlalu sulit"Maria tersenyum melihat buket bunga yang baru selesai ia buat



"Baiklah kau bisa bekerja mulai besok"


Air wajah Maria langsung sumringah "akhirnya,ah terimakasih banyak Bu"Girang Maria setelah seharian mencari lowongan kerja di kafe sekitar tidak ada yang menerima karna kondisi nya yang tengah hamil akhirnya dia singgah saat hujan di kebun bunga hias milik atlanna ini dan kebetulan ada toko bunganya Yang tengah membutuhkan pegawai

__ADS_1



"Tidak masalah maria kau juga punya seni untuk membuat buket bunga,dan aku membutuhkan teman di sini, Sempurna"


"Ini sudah pukul 5 sore aku akan berkemas untuk pulang"ujar atlanna bangkit dari duduk Nya di bantu maria


"Aku.. juga akan segera pulang Bu"


"Di jemput suami mu Maria"tanya atlanna


"A-ah tidak aku bisa pulang sendiri"


Atlanna menautkan alisnya tapi tidak berniat untuk kepo menanyakan kemana suaminya


"Oh jangan,kita pulang bersama saja ya,di luar hujan rawan untuk wanita hamil sepertimu"ujar atlanna dengan nada tidak bisa di bantah


"Tidak Bu aku akan naik taxi saja"


"Tidak perlu supir ibu sebentar lagi menjemput,jangan menolak Maria!aku wanita tidak bisa di bantah"


Benar saja tidak lama itu mobil mewah berwarna hitam terparkir sempurna di depan toko Bunga


"Itu bukan mobil supir"gerutu atlanna


Tidak lama dari itu terlihat pintu mobil terbuka dan keluarlah seorang pria dengan perawakan tingginya dengan payung hitam yang dia bawa masuk menuju toko bunga


"Itu putraku Maria"seru atlanna Kepada Maria yang tengah mematikan semua lampu karna toko akan tutup


Pria itu masuk dengan wajah senyumnya


"Apa yang terjadi,tumben sekali kamu yang menjemput"atlanna menghampiri putranya


"Memangnya kenapa,tidak boleh hmm"


Deg..


Maria yang tengah mencari letak sakelar lampu langsung menoleh pada asal suara berat itu


"Arthur.."suaranya pelan sangat halus Bahakan tidak dapat di dengar


"Maria kemari Ayo pulang bersama"panggil atlanna menoleh pada tempat maria berada


"Maria.."gumam arthur menautkan alisnya, wajahnya ikut melihat pada objek yang di lihat sang mama


like comment vote

__ADS_1


______


lanjut gk


__ADS_2