
Hari itu terlihat Kendal dengan raut marahnya berjalan dengan langkah lebar keluar dari gedung kantor Arthur,masuk ke dalam mobilnya dan menyuruh supir untuk berjalan menuju alamat yang akan di tuju
Perasaan nya sangat cemas saat melihat sebuah file dari tab arthur yang berisikan biodata seorang wanita bernama Maria
Untuk apa kekasih nya itu mencari biodata wanita yang meminta pertanggung jawaban atas kehamilannya
Apakah benar itu bayi Arthur!jika benar tidak akan Kendal biarkan Arthur meninggalkan dirinya
Kendal segera keluar dari mobilny saat sudah tiba di salah satu Apartemen di sana
Mata indahnya langsung tertuju pada seorang wanita yang tengah menyiram tanaman di lantai 2 dengan tangan yang lain memegangi perut buncitnya
Segera dia masuk ke dalam lift dan mendatangi kamar Maria,tidak menunggu waktu lama saat menekan bell,Maria langsung membukanya
"Maria itu dirimu bukan"pekik Kendal tajam
Maria terlihat bingung dengan kedatangan wanita yang ia tahu kekasih Arthur,tentu ia tahu wajah Kendal selalu muncul di berita
"Ya.."jawabnya pelan
"Jal*ng"gertak Kendal mencengkram tangan Maria kuat
Maria meringis saat kuku panjang terawat itu menusuk kuat pergelangan tangannya
__ADS_1
"Ada apa ini"pekik Maria berusaha melepaskan cengkraman itu
"Siapa ayah bayi haram ini hah!!"tanya Kendal muak "kenapa meminta pertanggung jawaban Kekasih ku untuk bayi sial*n ini"bentak Kendal Lagi semakin menjadi
"Jaga bicaramu nona awwh! Tolong lepaskan"
"Jawab siapa ayahnya"tanya Kendal dengan rahang yang semakin mengeras
"Ayahnya memang Arthur"
Plak... Maria yang mendapat tamparan penuh tenaga itu merintih sakit dengan kepala yang tiba tiba ikut pusing
"Apakah Arthur tahu tentang ini"kembali bertanya dengan mencengkeram rahang Maria
"Jawab!!!"bentak Kendal mempererat cengkraman nya
"Tidak"jawab Maria lemah
"Jangan mencoba mengirim surat lagi pada kekasih ku mengerti"
Maria menautkan alisnya mendengar itu
"Wajahmu kondisikan pel*cur"ujar Kendal mendorong kepala Maria dengan telunjuknya
__ADS_1
"Kau pikir akan ku biarkan Arthur membaca surat wanita gila yang meminta pertanggung jawaban atas anak pria lain pada kekasihku"ucap Kendal pedas di depan wajah Maria
Pantas saja saat bertemu pertama kalinya dengan arthur di toko bunga, pria itu hanya memasang wajah datar datar saja seolah tidak terjadi apapun ternyata suratnya tidak sampai pada tangan Arthur
"I-ini bukan anak pria lain ini anak Arthur,tanya saja langsung pada kekasihmu itu"ucap Maria dengan suara pelannya
"Tutup mulut kotor mu"Kendal kembali mencengkeram rahang maria, sampai rahang putih itu berbekas tangan Kendal berwarna merah
"Kau pikir Arthur akan percaya dengan omong kosong mu"
"Arthur akan bertunangan denganku"omong kosong Kendal
"Silahkan beri tahu Arthur bahwa kau tengah mengandung benihnya, Arthur tidak akan segan membunuh bayi itu karna dia hanya menginginkan bayi dari diriku bukan wanita tidak berpendidikan dan tidak jelas asal usulnya seperti mu bahkan orang tuapun sudah tidak ada hidup terluntang Lantung sendiri"dsis Kendal di depan wajah Maria yang tengah menahan air mata
Lalu Kendal beranjak pergi dari sana
Maria menghapus air matanya yang mengalir begitu saja
"Wanita itu benar, Seorang Arthur tidak akan membiarkan darah dagingnya tumbuh pada wanita sepertiku jika dia memiliki kekasih seperti Kendal"
___________
like comment and vote
__ADS_1