
Malam di kota lain, tepatnya di salah satu mansion yang terletak jauh dari kepadatan kota kerja,terlihat di sekeliling nya di penuhi dengan pohon pohon yang menjulang tinggi membuat udara di sana terasa sangat sejuk dan asri,itu salah satu kediaman Arthur
Setelah sebulan penuh berkutat dengan setumpuk pekerjaan dan berpikir keras untuk kemajuan perusahaannya,malam ini dia meluangkan waktu untuk menyegarkan pikirannya dengan datang ke mansion yang terletak jauh dari kepadatan kota
Arthur terlihat tengah menyantap makan malam di sofa yang terletak di samping swimming pool
Berusaha mengusir bayang bayang wanita yang beberapa Minggu terakhir selalu mengisi pikirannya
Tidak biasanya Arthur seperti ini memikirkan seorang wanita tidak di kenal yang jelas menurutnya itu hal yang tidak penting
Tapi kali ini seolah memiliki ikatan yang sulit untuk di enyahkan dari pikirannya
"Maria.."bibirnya bergumam pelan
"Sir"suara wanita memecah keheningan
"Maid I told you not to disturb(sudah saya katakan untuk tidak mengganggu)"Ujar Arthur dengan nada tidak suka
"Sorry sir,nona Kendal ada di depan"ucap pelayan itu dengan takut takut
"Kendal..."gumam arthur
"Tell him to go(katakan kepada dia untuk pergi)"Perintah Arthur dingin
"You kicked me out(Kau mengusirku)"Suara kendal tiba tiba terdengar dengan derap heels nya yang menyentuh marmer
"Ya..."jawab Arthur santai Berdiri dari duduknya dengan wajah dingin
"Pergilah maid"pinta Kendal pada pelayan tadi dan segera di turuti
__ADS_1
"Aku tahu kau merindukanku"ucap Kendal dengan kreling mata menggoda
"Sampai kapan kau akan marah kepadaku"tangannya terulur mengusap rahang tegas Arthur yang di tumbuhi bulu tipis
"Aku sudah minta maaf"rengek wanita itu
Berpropesi sebagai modelling membuat tubuh Kendal tinggi di atas rata rata bahkan tubuh Arthur pun hanya tinggi berbeda beberapa cm dengan tubuhnya
"Maafmu tidak bisa mengembalikan janin tidak berdosa yang kau bunuh itu"Arthur berucap tajam di depan wajah cantik kekasihnya itu
"Ya aku tahu,aku sangat menyesal"
"Wajahmu tidak menunjukkan penyesalan Kendal"Arthur menepis tangan lentik wanita itu dari wajahnya lalu kembali mendudukan tubuh di sofa
"Karna aku belum siap arthur,kenapa kau tidak bisa mengerti kepadaku"
"Kalau begitu tinggalkan aku mudah bukan?cari pria lain yang bisa mengerti padamu lebih dariku"dsis Arthur tajam
Arthur terdiam mempertanyakan pada dirinya sendiri 'masih adakah perasaan cinta pada wanita di depannya ini' jujur saja setelah mendapat informasi dari salah satu kelinik gadungan bahwa di sanalah kekasihnya itu telah menggugurkan bayi dia sangat sangat kecewa dan berpikir untuk memutuskan hubungan yang sudah hampir 6 tahun ini di jalani
"Aku tahu cintamu padaku masih sangat besar"Kendal mendudukan tubuh di meja agar berhadapan dengan Arthur yang tetap memasang tampang dingin
"That is wrong(Itu salah)"Arthur membentak
Kendal yang tidak pernah sama sekali mendapat perlakukan yang menurut nya jahat itudari kekasihnya yang ia kenal sangat sangat lembut membuatnya sakit hati
Sebenarnya ia berani menggugurkan bayi itu karna ia kira Arthur yang selalu lembut akan memaafkan kesalahannya hanya dengan merayu saat bermarahan paling lama 1 bulan tapi itu di luar dugaan pria itu sangat marah sampai 5 bulan penuh menutup akses komunikasi bersamanya
"Sekarang keinginanku memiliki seorang anak lebih besar,setelah apa yang kau lakukan pada bayiku"ucapan arthur menyadarkan lamunan kendal
Kendal menghela nafas panjang dirinya memang bodoh telah mengkhianati kepercayaan pria se sempurna Arthur
__ADS_1
Mengingat setulus apa cinta Arthur bahkan tahun lalupun Arthur melamarnya untuk di ajak menikah,tapi dia menolak karena masih ingin melanjutkan karir, Arthur mengerti dia bilang akan menunggu LAGI. karna sebelumnya pun pria itu sudah melamar tapi di tolak dengan alasan yang sama KARIR
"Tolong maafkan aku Arthur,a-aku tahu kesalahanku sangat fatal dan aku berjanji tidak akan melakukan itu lagii tolong jangan akhiri hubungan kita"mohon Kendal dengan suara bergetar
Tanpa komunikasi selama 5 bulan penuh membuat Kendal sadar bahwa dia membutuhkan Arthur,dia sudah sangat salah dengan berprilaku seenaknya seperti dulu karna mengira arthur sangat mencintainya dan tidak mungkin meninggalkannya,di sini yang lebih membutuhkan Arthur adalah dirinya
Tanpa Arthur dia bukan apa apa,karirnya pun tidak akan secemerlang ini bila tidak ada campur tangan Arthur
Sedangkan Arthur,jutaan wanita pasti siap menggantikan posisi dirinya sebagai kekasih Arthur
Arthur sudah ingin memutuskan hubungan nya dengan kendal karna hubungan ini tidak ada kemajuan,tapi ia malas bila harus mulai hubungan lagi dengan wanita lain dari 0 itu hanya akan membuang waktunya saja,mungkin dengan memberi kesempatan pada Kendal wanita itu akan merubah diri dengan memprioritaskan dirinya daripada karir
"Kau bersungguh-sungguh akan berubah"kini suara Arthur terdengar melemah tidak se dingin tadi
"Ya.."jawab Kendal dengan isakan nya
"Come here"Arthur menarik pelan tangan wanita itu agar duduk di pangkuannya
"Masukan aku dalam prioritasmu okay"pinta Arthur dengan suara berat nya menghapus air mata dari wajah wanita itu
"stop crying(berhenti menangis)"Arthur mengecup bibir wanita itu
"I miss you so much"ucap kendal dengan suara paraunya mencium bibir Arthur di balas pria itu dengan lembut
Kali ini kendal tidak akan mengulang kebodohannya lagi dengan melepaskan kekasihnya nya itu! Arthur hanya miliknya seorang.
_
Di tempat lain suara isakan yang terdengar putus asa dari bibir ranum Maria yang bergetar, begitupun dengan tangannya yang tidak kalah bergetar hebat memegang sebuah alat tes kehamilan yang menunjukkan dua garis....
__ADS_1
like comment