
Setelah beberapa menit berkendara, akhirnya mereka tiba di kampus. Zein menurunkan Rania didepan kampus dan langsung memarkirkan mobilnya. Rania yang takut kejadian seperti kemarin terjadi, akhirnya menunggu Zein dan berjalan berbarengan naik ke lantai 3 tempat dimana ruang kelasnya berada. Zein hanya mengikuti Rania dari belakang
"Ran tungguin aku" panggil seorang perempuan dengan suara cemprengnya, ya yang memanggil Rania saat ini adalah sahabat, Juwita
Rania yang mendengar suara cempreng sahabatnya berbalik dan mendapati sahabatnya itu sudah ngos-ngosan mengejar dirinya
"kamu tega banget ya tidak tungguin aku padahal dari tadi aku panggil tapi kamu tidak dengar"sungut Juwita setelah ia bisa mengatur nafasnya dengan baik
"hihihi aku tidak dengar Juwi, lagian kenapa kamu lari-lari padahal tau kalau kamu naik tangga, jadinya ngos-ngosan begitukan" balas Rania menertawakan kebodohan sahabatnya itu
"isss dasar kamu itu" Juwita membalas menunjukkan wajah betenya. "Ehh pak bodyguard" lanjutnya kemudian melihat kearah Zein dengan wajah tersenyum. Zein yang mendengar itu hanya tersenyum
"Eh Ran ganteng bangat" bisiknya kepada Rania yang tentu masih terdengar oleh Zein
"ihh apaan sihhh, masalah cowok aja kamu langsung senang begitu, dasar mata keranjang" balas Rania dengan wajah malasnya melihat kelakuan sahabatnya itu.
"tapi benerkan Ran kalau dia itu ganteng?" Juwita menggoda Rania
"tidak, lebih gantengan monyet yang manjat" balas Rania membalas godaan Juwita
"yii dasar, mata kamu kayaknya udah rabun dee" kata Juwita yang langsung mendapat pelototan mata dari Rania
"hehehe bercanda, Yasudah ayo ke kelas" lanjut Juwita sambil memegang lengan Rania
"ayo pak bodyguard ganteng" lanjut Juwita cengengesan mengajak Zein untuk mengikuti mereka
"mmmm" yang diangguki kepala oleh Zein
__ADS_1
Setelah beberapa jam menunggu Rania selesai kuliah, akhirnya Rania keluar dari ruang kelas dan langsung menghampiri sang bodyguard
"ayo pulang, tapi aku sama Juwita soalnya nanti mau singgah beli buku dulu, nanti kamu ikuti dari belakang" Rania yang langsung mengajak sang bodyguard pulang namun masih harus singgah di toko buku
"baik nona" jawab Zein singkat
Setelah itu Rania dan Juwita berangkat ke toko buku diikuti oleh Zein
"aduhh aku tidak sampai lagi" kata Rania berjinjit ingin mengambil novel itu setelah ia sampai di Rak yang dituju
Tiba-tiba ada tangan yang mengambil novel tersebut, Rania yang melihat itu langsung berbalik mendongak melihat siapa yang mengambil novel itu.
"ganteng.."kata itulah yang terlintas dipikiran Rania saat melihat pria itu. Pria itu menunduk melihat Rania sambil memberikan novel yang diambilnya.
__ADS_1
"mmmm apa yang ku pikirkan barusan, aku menyebutnya ganteng? uhh tidak-tidak, amit-amit dee" batin Rania
"ini nona" kata pria itu yang ternyata adalah Zein, setelah mengambil dan memberikan novel itu kepada Rania
"ehh" Rania yang sadar dari lamunannya setelah Zein berbicara kepadanya
"emmm ia makasih" jawabnya kemudian
Karena tidak ingin berlama-lama dengan Zein akhirnya Rania menghampiri Juwita dan mengajaknya untuk pulang
"Juwi udah?, ayo pulang?
"ia udah ni kamu sudah? jawab Juwita balik bertanya
__ADS_1
"mm ia ayo pulang" ajak Rania kemudian. Akhirnya mereka membayar buku yang ingin dibeli dan pulang kerumah mereka masing-masing.