
Karena tidak mungkin kim mengantar lea dan zahra kembali kemansion, Akhir nya lea pulang kerumah saja setelah mengabari mama kayra bahwa ada urusan mendadak.
"Kok ada mobil alicia sama abang di sini?!" Heran lea ketika tiba di rumah nya.
"Nanti kenan marahin alicia pula." Cemas kim bergegas masuk.
Namun ruang tamu kosong tidak ada penghuni nya, Zahra yang bodo amat langsung masuk kekamar tamu untuk merebah kan diri.
Kim dan lea masih mencari dua anak manusia itu, Sedikit kaget karena jas kenan malah tergeletak di depan pintu kamar. Lea langsung membuka pintu kamar yang tidak terkunci.
"Waahh! Debakk." Seru kalea melihat pemandangan ini.
Di ranjang kenan dan alicia sama sama polos hanya tertutup selimut, Baju berserakan di mana mana. Sudah bisa di pastikan jika telah terjadi pertempuran sengit.
"Ini sangat plot twist sekali, Apa ini tidak masalah dengan hubungan kita sayang?" Tanya kim melongo.
"Otak ku macet banget nih sekarang, Mereka yang sama sama kutup kok mendadak jadi gini." Lirih kalea.
"Ambil foto mereka sekarang." Kim merogoh ponsel nya.
Bisa di jadikan senjata untuk mengancam kenan jika pria itu akan menghalangi hubungan nya, Kim mengambil foto dan juga video.
"Apa perlu kita bangun kan mereka?" Tanya lea menunjuk kenan yang tidur memeluk erat alicia.
"Biar kan saja dulu, Besok baru kita grebek." Ujar kim.
"Menurut mu ini atas dasar suka atau pemaksaan?" Tanya lea lagi.
"Seperti nya sama sama suka sih, Lihat lah mereka yang merekat erat seperti lem saja." Tunjuk kim.
Mereka berdua pun turun lagi kebawah karena yang di pakai kenan adalah kamar kalea, Rumah lea cuma ada dua kamar saja. Satu kamar tamu sudah di huni oleh zahra.
"Saat sedang diam kadang aku suka membayang kan bagai mana hidup kita kedepan nya nanti?" Ujar lea yang duduk di sofa bersebelahan dengan kim.
"Setiap malam yang ku pikir kan adalah bagai mana hidup ku jika tanpa kamu! Bagai mana jika aku di tinggal kan? Tidak pernah pikiran itu bisa hilang dari kepala ku." Ujar kim.
"Kamu takut aku yang meninggal kan?" Tanya kalea.
"Tentu saja, Karena yang penuh kekurangan di sini adalah aku." Sahut kim.
"Biasa nya orang yang paling takut di tinggal kan lah yang akan meninggal kan." Ucap kalea.
__ADS_1
"Tidak! Hal itu tidak akan pernah terjadi dalam hidup ku, Jika aku merasa hati ini mulai goyah. Maka akan ku akhiri saja hidup ini." Tegas kim.
Lea tertawa melihat kim yang saat berbicara selalu serius, Sekarang kim seolah tidak pernah sama sekali bercanda.
"Apa yang akan kamu lakukan jika aku pergi?" Tanya lea.
Tidak ada sahutan dari kim, Hanya pandangan nya saja yang berubah menjadi sendu. Bukan main main rasa takut kim akan kehilangan gadis yang amat ia cintai ini.
"Aku mencintai mu lea." Bisik kim memeluk lea kencang.
"Aku juga mencintai mu." Jawab lea.
Entah kenapa kim merasa perasaan takut di tinggal kan ini ssmakin kuat, Seolah menghantui nya siang dan malam. Hidup kim sama sekali tidak punya ketenangan.
Sudah resah karena rasa takut, Di tambah mama nya dan santi terus saja merongrong hidup nya. Kim merasa selalu di kejar kejar, Sementara ia berlari di jalan kecil yang berada di pertengahan jurang.
...****************...
Flasback empat jam sebelum kenan dan alicia.
Kenan tahu jika alicia masih berada di kantor walau cuma sendirian, Kalea sudah lebih dulu pulang kemansion.
Dengan setia kenan menunggu di dalam mobil menunggu alicia keluar, Tak lama gadis itu memang pulang dan menuju mobil nya.
"Alicia." Panggil kenan sedikit berteriak.
Mendengar nama nya di panggil, Alicia menoleh dengan cepat. Tampak kenan datang menghampiri nya, Alicia sedikit heran.
"Ada apa tuan kenan?" Tanya alicia sopan.
"Hmm aku di mintai tolong oleh lea agar mengajak mu kerumah." Kenan memberi alasan.
"Benar kah, Tadi dia tidak ada ngomong." Alicia ragu.
"Baru saja dia menghubungi ku lewat telepon rumah, Karena ponsel dia sedang dipegang kim." Dusta kenan.
Akhir nya alicia pun setuju untuk kerumah nya kalea, Mereka masuk kedalam mobil masing masing menuju rumah bos alicia.
Selama di perjalanan kenan terus saja tersenyum bahagia, Ternyata sangat mudah bicara pada gadis itu. Kenan yang licik sudah mengambil ponsel lea lebih dulu agar tidak bisa alicia menghubungi kalea.
Mobil alicia tiba lebih dulu di rumah kalea, Ia mengerut heran karena mobil kalea tidak ada terparkir di depan rumah.
__ADS_1
"Kemana lea? Mobil nya tidak ada." Ujar alicia menatap kenan.
"Mungkin beli makanan sebentar." Sahut kenan langsung masuk rumah.
Alicia juga masuk tanpa rasa takut, Ia duduk di sofa sambil memain kan ponsel nya. Kenan mengambil anggur milik kalea yang terjejer rapi dalam lemari.
"Minum lah, Sambil menunggu dia datang." Kenan menuang kan anggur.
"Emang ada acara ya?" Tanya alicia mengangkat gelas.
"Enggak ada, Tidak tahu juga kenapa dia memanggil aku kesini." Dusta kenan.
"Ada saja sih lea ini, Padahal aku mau istirahat." Rutuk alicia meminum anggur nya.
Ujung bibir kenan tertarik karena alicia sudah mulai minum, Walau pun terlihat bar bar. Tapi alicia paling tidak tahan dengan alkohol, Dia sangat mudah mabuk.
"Tunggu saja lah dulu, Mungkin mereka sekalian jalan." Ujar kenan takut jika alicia malah pulang.
"Mereka keluar bawa mobil masing masing apa?" Tanya alicia.
"Kenapa memang nya?" Tanya kenan balik.
"Lah mobil mereka berdua sudah tidak ada toh." Ujar alicia.
"Hmmm iya mungkin, Aku juga tidak tahu lah kan jemput kamu tadi di kantor." Sahut kenan mulai gugup.
Berdecak kesal alicia karena merasa di permain kan oleh lea, Malah menuang anggur satu gelas penuh dan menengguk nya cepat.
"Aahh segar rasa nya." Alicia merebah kan diri kesofa.
Kenan mulai menunggu mabuk nya alicia, Tak lama memang wajah gadis ini memerah dan mulai gelisah.
"Haish lama sekali lea ini." Rutuk alicia kembali duduk.
"Sabar dulu." Ujar kenan.
Alicia menatap kenan yang barusan membuka suara, Pandangan nya mengarah pada bibir kenan yang merah merona.
"Yah! Kau sexy sekali." Alicia menyentuh bibir kenan.
Ternyata kenan ketagihan oleh ciuman alicia ketika mabuk dulu, Ia ingin mengulangi mencicip rasa bibir gadis ini.
__ADS_1
Bibir mereka pun saling bertemu, Lidah membelit seolah mencari sesuatu. Tangan alicia sangat liar membuka kancing kemeja kenan.
Jiwa lelaki kenan langsung bangkit karena mendapat sentuhan alicia, Ia menggendong nya naik kelantai dua menuju kamar kalea.