Bukan Aku Pelakor Nya

Bukan Aku Pelakor Nya
Kalea pergi


__ADS_3

Juna masuk kedalam ruangan bos nya ketika alicia telah beranjak pergi, Bisa ia lihat jika mereka terlibat konflik panas yang sangat menegang kan tentu nya.


"Susah nya begitu ken saat orang yang tidak pernah jatuh cinta, Sekarang kau malah sangat menggilai nya." Ujar juna.


"Dia tetap menolak ku walau sudah tidak suci lagi." Lirih kenan.


"Dari mana kau tau hal itu?!" Kaget juna langsung menarik kursi.


"Aku yang mengambil nya tadi malam, Alicia kekeh tidak ingin menjadi kekasih atau pun istri ku." Jelas kenan.


Antara syok dan tidak percaya juna mendengar tindakan bos nya, Mau mengira bercanda pun tidak mungkin. Karena wajah kenan sedang serius dan juga galau akut.


"Kenapa kau sampai sejauh itu ken? Bagai mana jika dia hamil." Cemas juna.


"Aku bersedia menikahi nya." Jawab kenan mantap.


"Alicia itu orang yang keras kepala, Walau hamil sekali pun ku rasa dia tetap tidak ingin bersama mu. Imbas nya apa? Anak mu akan lahir tanpa ayah." Geram juna karena kenan tidak pikir panjang ketika mengambil tindakan.


"Ku pikir dia akan tunduk jun, Kenapa alicia masih saja menolak." Ujar kenan kebingungan.


"Kau buang di luar atau di dalam?" Tanya juna.


Kenan masih tampak mengingat kejadian semalam, Tapi ia menggeleng beberapa kali tanda susah mengingat nya.


"Masa gitu saja tidak ingat ken?! Itu hal pertama yang kau lakukan." Kesal juna.


"Masalah nya aku tidak ingin berapa kali yang ku buang dan berapa kali yang tersimpan." Sahut kenan.


"Whatt? Memang nya kau berapa kali melakukan nya dalam semalam ken." Teriak juna.


"Lima kali." Jawab kenan enteng.


Rasa nya juna sangat frustasi menghadapi kenan yang sangat ugal ugalan, Bisa bisa nya unboxing anak orang sedang mabuk sampai lima kali.


Apa tidak sampai lecet millik dua orang itu pikir juna, Lagi pula kenan langsung brutal hanya karena jatuh cinta di usia nya yang telah cukup.


"Aku akan kerumah nya nanti malam." Putus kenan.


"Mau ngapain?" Kaget juna.

__ADS_1


"Main dong." Sahut kenan.


"Jika kau mau mendengar kan aku, Sebaik nya tidak usah dulu. Berikan alicia waktu untuk berpikir jernih lah ken." Nasihat juna.


Kenan akhir nya setuju agar tidak datang dulu menemui orang tua alicia, Ia mencoba fokus lagi pada pekerjaan nya.


Sementara itu alicia meluap kan marah nya dengan balapan, Sudah mendapat empat putaran. Otak alicia terus mengumpul kan puzel yang terjadi tadi malam.


Hingga alicia kehilangan fokus nya karena merasa jijik mengingat kenan yang berpacu di atas nya, Geli mengingat sikap binal diri nya sendiri.


Braaakk.


Motor alicia terpelanting jauh karena dia melepas kan nya, Kepala nya cukup sakit walau sudah menggunakan helm.


"Kamu okey alicia?" Tanya maulana.


"Lecet dikit enggak ngaruh." Jawab alicia sangat tengil.


Uang dua juta ia kantongi karena menang empat putaran, Biasa nya alicia akan lama nongrong di sini. Tapi ia langsung pulang karena mood nya yang tidak bagus.


"Kau tidak ingin mentraktir kami al?" Tanya maulana mendekat.


"Ikut juga dong al, Masa cuma kami." Ujar maulana.


"Lain kali lah, Banyak kerjaan aku lan." Tolak alicia tidak ingin gabung.


Gadis ini melaju kan motor nya menuju kantor lagi, Nanti lea bisa marah jika banyak kerjaan yang ia tinggal kan.


...****************...


Malam ini kim berdandan rapi karena kalea mengajak nya bertemu di tempat pertama kali mereka pacaran, Hati kim sangat girang karena mengira kalea ingin mengulang masa lampau.


"Mau kemana mas?" Santi bertanya melihat kim yang sudah rapi.


Tidak ada jawaban dari kim, Ia langsung pergi meningal kan rumah. Tinggal santi yang membayang kan kim mengajak nya jalan jalan malam seperti ini.


Tapi harapan hanya tinggal harapan saja, Kim mana mau lagi bicara pada santi. Pria itu membisu kan mulut nya untuk santi dan juga mama dora.


Setengah jam kemudian kim telah tiba di restoran mahal khas korea ini, Tampak lea sudah menunggu nya dengan balutan dres berwarna hitam.

__ADS_1


"Maaf ya sayang aku lama." Ujar kim memegang tangan lea.


"Tidak masalah, Lagi pula kamu memang akan menunggu lama nanti nya. Itu pun kalau kamu tahan menunggu." Sahut lea.


Kim menaut kan alis karena bingung dengan ucapan lea, Firasat kim mendadak tidak bagus ketika sudah duduk.


"Ini tempat kita pertama kali ngedate, Rasa nya bahagia sekali malam itu." Ujar lea.


"Sekarang pun aku juga tetap bahagia, Di mana pun itu asal kan bersama mu maka aku akan bahagia." Sahut kim.


"Maaf kim sekarang kau tidak bisa lagi bersama ku, Aku lelah menangis setiap malam karena hujatan yang aku terima!" Ujar kalea.


Tidak bisa kim memberikan reaksi langsung ketika mendengar ucapan lea, Otak nya ngebleng seketika.


"Jika memang takdir kita akan terus bersama, Maka pasti nya aku akan kembali lagi bersama mu. Dan kau juga tetap tidak akan mencintai santi." Sambung lea.


"Maksud mu sekarang ingin mengajak ku pisah?" Tanya kim bergetar.


"Iya, Dalam waktu satu tahun ini aku ingin pisah saja! Aku tidak ingin menunggu sambil terus menangis kim, Kau mencintai ku kan kata nya." Ujar kalea.


Dunia kim terasa runtuh untuk yang kedua kali nya, Lea sudah menyerah karena tidak kuat. Lagi pula lea merasa kim akan menyerah juga pada cinta mereka.


"Kau tidak ingin melihat ku menangis kan? Maka biar kan aku pergi." Pinta lea.


"Lalu aku bagai mana lea? Bagai mana hidup ku jika kau tidak ada." Lirih kim.


"Lama lama nanti kau juga akan terbiasa kim, Aku juga akan membiasa kan diri tanpa mu! Mungkin memang berat kim." Sahut kalea.


"Tidak! Aku tidak bisa tanpa mu lea." Kim berlutut di kaki lea.


Tetes air mata membasahi pipi kalea yang mulus, Bukan hanya kim saja yang hancur lea pun merasa hidup nya tidak karuan kira nya.


"Kau mencintai ku kan? Tentu nya kau tidak ingin aku terus tersiksa, Cinta tidak harus memiliki kim." Ucap lea.


"Menyakit kan memang saat menjauh engkau menjauh, Padahal hati ini menahan rindu karena cinta ini." Sambung lea.


"Kenapa kau sangat enteng mengatakan nya, Aku tidak bisa lea." Kim menangis.


"Rela kan aku kim, Biar aku pergi dengan cara yang baik! Jika saja aku memilih cara jahat, Maka aku akan langsung pergi kim dari mu." Desis kalea.

__ADS_1


Kim tidak bisa menjawab ucapan lea, Dia hanya diam menangis memeluk perut kekasih nya. Hilang sudah harapan kim.


__ADS_2