BUKAN LAUTAN

BUKAN LAUTAN
Jawaban dari sebuah hati


__ADS_3

Sementara Yelani yang hatinya di dilema kini Elang yang sampai rumah pun udah ditunggu tunggu kedatangan nya oleh Nenek.


Kekhwatiran Nenek tak terbendung.Nenek udah menunggu di teras rumah.


"Lang, darimana saja Lang.Pulang gak seperti biasanya Lang. Main boleh tapi jangan sampai mendekati petang Lang". Nenek.


"Maaf Nek, tadi aku mengantar teman Elang sekalian pengen lihat rumah nya teman Elang. Suatu saat pengen main kan bisa langsung ke sana Nek".Elang.


"Teman yang Elang tolong jatuh dari motor ya ?".Nenek.


"Kok tau Nek?".Elang.


"Ya tau lah, temen kamu sekarang kan cuma 2 yang sering pergi sama kamu.Antara Sekar dan temen kamu yang jatuh itu. Siapa namanya Lang?".Nenek.


"Kak Yelani Nek".Elang.


"Oh, Nama yang indah. Pasti orangnya cantik!, kamu suka Lang?".Nenek.


"Masih bingung Nek, soalnya Kak Yelani lebih tua 7 tahun dari aku.Tapi Elang nyaman dengan Kak Ye. Dan pengen bersama dengan dia terus".ungkap Elang.


"Itu namanya Kamu udah menyukai dia Lang. Pastikan dulu hatimu Lang, mungkin cuma suka sesaat. atau besuk setelah Yelani menua apakah kamu masih menyukainya".Nenek.


"Akan Elang pikirkan Nek!".Elang.


"Akan tetapi kalau kamu menyukai wanita lebih tua dari kamu Nenek tidak masalah,asalkan kamu bahagia Lang".pertegas Nenek.


"Iya Nek, akan Elang pikirkan matang-matang. Ayo masuk makan, santai terus tidur Nek".Elang.


Malam pun telah berganti pagi. Waktu telah berubah terlalu cepat. karena kecapean tak terasa pagi menjelang. Yelani yang terbangun dikagetkan dengan suara telepon. Diangkat lah telepon itu. Terdengar suara yang tak asing dalam pikirannya. Ternyata benar suara temannya Bernard,anak dari tenaga kerja yang merantau ke luar negeri.yang dijodohkan menelepon. Katanya:"Ye aku telah di bandara.Aku ingin menemui mu. Jemput aku bisa enggak?. Kalau gak bisa aku akan naik alat transportasi".


Yelani yang kaget dengan kehadiran Bernard. langsung mengiyakan dan menutup telepon nya.Terus segera mandi dan langsung berangkat menjemput.


Setibanya di bandara Yelani berjalan dan kebingungan mencari Bernard. Tiba-tiba di belakang ada yang menepuk pundaknya. Yelani kira Bernard. Ternyata Elang.


"Waduh, kenapa situasi jadi seperti ini".Dalam hati Yelani.


Dan Elang pun Menyapa:"Hey Kak, malah melamun".


"Enggak, aku cuma kaget saja. Kenapa bisa kamu sampai disini?".Yelani.

__ADS_1


"Kebetulan Elang tadi habis beli sayur dan Elang lihat Kak Ye terburu-buru. Jadi Elang Khawatir dan mengejar Kak Ye sampai sini. Untung bisa terkejar".jelas Elang.


"Iya Lang, Aku mau menjemput temanku. tadi dia menelepon ku".Yelani.


"Ya sudah Kak, Elang pulang dulu Kak. Elang sudah gak khawatir lagi".Elang.


Saat Elang udah mau pulang. Bernard pun datang dan merangkul Yelani. Dan berucap "Aku kangen Ye".


Yelani yang kaget dengan pelukan Bernard langsung melihat ke arah Elang. Dan Elang tanpa bicara apa apa hanya tersenyum kecil langsung membalikkan badan dan pergi.Ingin berlari sekencang kencangnya tapi takut mengusik hati Yelani.


Yelani yang tak ingin terlalu lama dalam pelukan Bernard langsung berusaha melepas dan bicara. "cukup Bern, disini gak baik berpelukan di depan umum dan budaya disini kalau belum menikah gak boleh peluk peluk sembarangan".


"Iya Ye, ayo!. Aku udah lapar nih".Bernard.


"Ayo kita cari di luar, ada Ayam panggang kalau gak salah baca di seberang jalan".Yelani.


Mereka pun berjalan menuju ke rumah makan sebrang sementara Elang yang syok gak rela Yelani di peluk pria lain pulang dengan hati terluka.


Dan di kayuh lah sepeda hingga sangat kencang bermaksud agar hilang semua beban di hati Elang. Di benak Elang,


"Kenapa aku jadi cengeng begini, padahal Kak Ye dan aku belum mempunyai status hubungan yang sangat dekat".


Karena kayuhan sepeda yang sangat kencang di belokan ada seorang Kakek sedang menyeberang dan kaget lah Elang, hingga jatuh ke sawah berlumpur.


"Kamu gak papa Nak?,apa ada luka yang parah".Kakek.


"Tidak kek!, untung tercebur di sawah berlumpur, hanya sedikit luka dan kaki Elang sedikit sakit karena salah tumpuan". Elang.


Kakek pun turun ke sawah membantu Elang naik ke atas sawah dan juga sepeda yang Elang pakai.


"Ayo ikut Kakek, kebetulan rumah Kakek deket sini".Ajak Kakek.


"Iya Kek, Terima kasih. Dan maaf tadi udah hampir menabrak Kakek".Elang.


"Gak papa Nak, ayo!!".Kakek.


Sesampainya di rumah Kakek, Elang langsung disuruh Membersihkan Sepeda dan mandi.


"Ini ,ganti baju kamu pakai baju milik cucu Kakek". Kakek.

__ADS_1


"Terima kasih Kek".Elang.


"Selesai mandi cepetan ke depan, Kakek udah buatkan teh panas".Kakek.


"Iya Kek, terimakasih lagi. Kakek udah repot gara gara saya".Elang


Sambil Kakek yang menunggu selesai Elang mandi, Kakek coba untuk menelepon cucu nya. menanyakan kenapa belum pulang.


"Kek, udah selesai Kek, bajunya juga pas".Elang.


"Sini duduk nak, minum teh panasnya".Kakek.


"Kek, nama aku Elang Kek. nama Kakek siapa?".Elang.


"Nama Aku Hanan.pangil saja Kakek Han". jawab Kakek.


"Perlu periksa ke dokter gak Nak?, kalau terasa sangat sakit mending periksa".tambah Kakek Han.


"Udah mendingan Kek Han, hanya sedikit memar dan sakit di kaki salah tumpuan tadi".Elang.


"Itu di atas lemari ada kotak obat, cepat pakai. nanti takutnya infeksi".Kekek Han.


"Baik Kek Han".Elang.


"Tadi kok naik sepeda sangat kencang apakah ada yang mengejar mu Nak?. Kek Han


"Tidak ada yang mengejar Kek Han".Jawab Elang.


" Anak muda kalau gak dikejar naik sepeda kencang, pasti ada masalah. Coba cerita sama Kakek. mungkin Kakek bisa bantu".Kakek.


"Masalah Ekonomi, masalah asmara, 2 masalah itu yang sering dialami manusia. jangan ragu semua sebenarnya hampir mengalami. Anggap saja aku ini Kakek mu". ujar Kakek Han.


"Gini Kek, saya tadi mengejar Guru magang/Guru pengganti saya sedang menjemput calon suaminya yang dijodohkan orang tuanya.Hati Elang gak karuan. Jadi saya mengayuh sepeda kencang untuk menghilangkan sejenak masalah ini Kek Han".Elang


"Itu berarti kamu suka Guru kamu Nak, Kalau kalian sama sama menyukai. tunggu lah sampai kamu lulus dan bekerjalah buktikan kamu bisa menghidupi nya dan nikahilah dia. walaupun usia kamu berbeda, dan kalau kamu masih setia mencintai nya".Kakek han.


"Terimakasih Kek Han, terlah memberikan saran kepada Elang", Kek Elang pamit dulu. Nenek saya udah menunggu. tadi saya beli sarapan belum kembali pulang".Elang.


"Habiskan Teh nya dulu Nak!., hati-hati dijalan."Kakek Han.

__ADS_1


"Baik Kek".Elang.


"Kapan kapan mampirlah kesini lagi Nak!".teriak kakek Han.


__ADS_2