
Setelah Elang di kamar, Elang merenung memikirkan nya.Di dalam hati Elang selalu ada kebimbangan, apakah Elang harus mencari bapak dan menanyakan kenapa meninggalkanku atau Apakah Elang harus memusuhi Bapak.
Pikiran itu pun mulai Elang tepis, Elang harus selalu di sisi Nenek. Dalam hatinya.
Esok pun telah tiba, sudah saatnya Elang masuk sekolah, alarm pengingat berbunyi.
"Elang, sudah pagi cepetan bangun, nanti terlambat". Nenek.
"Iya Nek, Elang sudah bangun".Jawab Elang.
Elang yang matanya masih berat, karena kemarin malam susah tidur., berjalan menuju kamar mandi.
"Sarapan sudah jadi Lang. Kalau sudah selesai langsung kesini saja". Tunggu Nenek.
"Aku pengen minum kopi Nek, tolong bikin kan ya Nek".Pinta Elang.
"Gampang, kamu kesini nanti sudah jadi, apa sih yang enggak Nenek kasih buat cucuku".Nenek.
Nenek pun sarapan bersama Elang, sebenarnya masih banyak pertanyaan yang ingin ditanyakan kepada nenek, tapi Elang mencoba bersabar, mencoba menahannya dan melihat situasi 1 atau 2 hari ke depan.
Selesai makan, Elang langsung pamit berangkat sekolah.
Di perjalanan berangkat Elang mengayuh sekuat tenaga takut akan terlambat.Tiba-tiba ada sesuatu yang mendorong sepeda. Elang yang kaget terus menoleh ke belakang. ternyata kak Ye yang mendorongnya.
dan Elang pun mulai menyapa, " pagi Kak Ye".
"Pagi juga Dek Lang. Aku dorong ya, biar cepat?".Yelani.
"Jangan Kak Ye, walaupun lebih cepat, tapi itu tindakan berbahaya. Bisa merugikan diriku sendiri, Kakak dan orang lain".Elang.
"Ya sudah aku tunggu di sekolah ya, gak enak di lihat siswa siswi lain. Karena kedekatan kita, nanti malah banyak gosip".Yelani.
"Iya Kak, Hati-hati".Elang.
Sesampainya di sekolah, Sekar sudah menantikan Elang di parkir. Mungkin Sekar merasakan hal yang berbeda dari siswa lain.
Sekar pun tanpa basa basi menyapa."Pagi Lang".
"Pagi juga Sekar, kamu berangkat kepagian ya Kar? ".Elang.
"Iya Lang, tadi sekar di rumah gak ada makanan untuk sarapan, warung sayur sekitar rumah juga gak buka, ada acara keluarga kata tetanggaku. Sudah pamit kemarin. Jadi sekar memutuskan untuk berangkat pagi pagi cari sarapan di sekolah atau sekitar sekolah.
Kamu sudah sarapan Lang?".Sekar.
"Sudah Kar, tadi sudah dibuatkan oleh Nenekku".Elang.
__ADS_1
"Mau gak temenin aku beli sarapan?".Sekar.
"Ayo aku temenin, mau beli dimana Kar?".Elang.
"Aku pengen nasi liwet Lang, kamu tau tempat nya Lang?. Kalau gak ada roti juga gak papa!".Sekar.
"Kebetulan tadi di perjalanan deket sini ada yang jualan nasi liwet, ayo kita segera ke sana mumpung masih punya waktu cukup lama sebelum masuk sekolah".Elang.
"Ayo Lang, aku bonceng sepeda kamu saja ya Lang".Sekar yang merengek rengek.
"Iya, ayo Kar". Jawab Elang.
Mereka pun berangkat boncengan, banyak siswa yang melihat, dan pada kepengen seperti Elang. Yang bisa bersama Sekar. Satu tangan sekar melingkar ke perut Elang. Elang yang masih menjaga sopan santun disekolah pun bilang"?.Maaf karena, tangannya pegangan di sepeda saja ya Kar. banyak yang melihat dan masih di sekitar sekolah.Kita harus menjaga etika ,agar kita tak kena masalah nanti".Elang.
"Iya Lang. Maaf, tadi kelupaan".Sekar.
Setelah mau sampai ke tempat penjual nasi liwet, tanpa sengaja mereka berpapasan dengan Yelani.
"Kak Yelani!".Elang menyapa sambil tangannya diangkat, mengisyaratkan dia disitu.
Yelani yang hampir sampai sekolah, dengan hati yang semangat, kini memudar setelah melihat Elang dan Sekar boncengan. Hati yang bercampur aduk pada Elang, membuat Yelani diam dan langsung masuk tanpa mendengarkan sapaan Elang.
Elang pun hatinya penasaran. kenapa kok Kak Yelani diam saja , "Apa Kak Yelani sedang ada masalah sehingga tak memperdulikan Elang".Dalam hati Elang.
"Ayo Lang, ikut. Elang sarapan lagi saja ya. Kan mengayuh sepeda pasti sudah agak lapar lagi, tanda terimakasih saya Lang".Sekar.
"Gak usah Kar".Kamu saja. biar aku yang temani saja".Elang.
"Pokoknya Sekar beli 2 ya. Kalau enggak buat sarapan ya nanti buat pas istirahat, sayurnya biar dipisah".Paksa Sekar.
"Terima kasih banyak Kar".Elang.
"Sama-sama Lang".Sekar.
Mereka pun duduk di kursi pembeli dan Sekar mulai makan dengan lahap.
"Pelan-pelan makannya Kar, Kamu sangat lapar ya?".Elang yang melongo melihat Sekar makan lahap.
"Iya, soalnya kemarin sore aku malas makan, cuma makan makanan ringan sedikit jadi paginya aku jadi sangat lapar".Sekar.
"Iya, pelan-pelan saja, nanti kamu tersendat.Kebetulan Elang bawa minuman air putih dari rumah,ini minum saja jangan malu Kar".Elang.
"Siap Lang,aku minum ya".Sekar sambil tersenyum.
Setelah Sekar selesai sarapan. mereka bergegas balik ke sekolah.
__ADS_1
"Terimakasih ya Lang, sudah temani aku sarapan". Sekar.
"Sama-sama Kar, aku juga berterima kasih karena sudah dibelikan juga".Elang.
Bunyi tanda masuk pun mulai terdengar.mereka berdua masuk ruang pelajaran.dan Yelani pun datang ke ruang kelas menggantikan guru Maria yang sedang ijin lumayan lama.
Yelani yang masuk. Terus memperkenalkan diri dan memberi tugas sesuai yang disarankan Guru Maria.Yelani saat mengajar hanya diam saja. Dan bunyi selesai pelajaran pun terdengar.
"Nanti salah satu murid kumpulin semua jawaban dan bawa ke kantor".Yelani.
"Biar aku saja Bu", Saut Elang.
Yelani langsung keluar ruang kelas dan menuju ke kantor. Elang yang bergegas mengambil hasil jawaban langsung berlari menuju Bu Yelani.
"Tunggu Bu".Elang.
"Di sekolah aku panggil Bu Ye saja ya kak?".Tambah Elang.
"Iya, terserah kamu Lang!. jawab Yelani yang singkat.
"Bu ye ada masalah ya. Kok dari pagi aku sapa dan di kelas juga banyak diam?".Elang.
"Itu gara-gara kamu, kenapa kamu gak peka sih Lang".Suara hati Yelani.
"Iya Lang,gak tau kenapa. Pokok nya suasana hatiku lagi gak nyaman".Jawab Yelani.
Setelah meletakkan tugas di meja kantor, Elang pun berucap"Nanti aku tunggu di danau ya Bu, kalau Bu Ye ada waktu".
Bu Ye pun hanya menganggukkan kepala dan Elang bergegas balik ke ruang kelas untuk istirahat.
Pelajaran habis istirahat pun selesai. Waktunya pulang dan Elang sangat semangat menantikan bertemu Kak Ye.
Elang yang pulang mengambil sepeda tiba-tiba ada yang memanggil.
"Lang, pulang bareng aku yuk". Sekar.
"Maaf Kar, aku ada keperluan, kapan kapan aja ya Kar".Elang.
"Ya sudah Lang, kamu Hati-hati ya?".Sekar yang memberi perhatian lebih.
"Kamu juga Kar,Aku duluan ya kar".Elang yang langsung mengayuh sepeda habis pamit.
Sesampainya di danau Elang melihat lihat, apa Kak Ye sudah datang atau belum.
(SELALU DUKUNG KARYA SAYA YA TEMAN)terimakasih
__ADS_1