
Selesai nonton mereka berdua makan siang terus pulang karena sudah kecapekan.
Saat kembali Yelani sudah tidur sore. karena memang libur 2 hari yang 1 hari digunakannya untuk beres beres kost.
Keinginan Bernard untuk bertemu Yelani kini pupus. Bernard pun memutuskan untuk pulang ke kostnya.
Disaat yang sama, sore ini adalah jadwal Elang untuk belajar kelompok bersama Sekar dan Marjuk.dan tempat belajar sudah mereka putuskan di tempat Sekar.Karena kehendak Sekar sendiri. Dan juga rumah Sekar berada ditengah tengah dari rumah mereka bertiga. jadi jaraknya sama sama dekat.
Sore itu Sekar sudah menyiapkan tempat belajar. Camilan dan minuman pun telah tersedia. Sekar ingin memberikan pelayanan terbaik sebagai tuan rumah.
Elang pun sampai juga di tempat Sekar.
TINGTUNG suara bel berbunyi. Terdengar suara Sekar :"Tunggu sebentar"
Sekar pun membuka pintu:"Lang, Maaf menunggu sedikit lama. Nanggung tadi aku siapkan tempat belajar. Biar nyaman".
"Gak apa apa Kar. Kita juga masih menunggu Marjuk. Macet mungkin. jalur Marjuk kan jalur ramai".Elang.
"Panjang umur Marjuk, baru diomongin sudah datang".Sekar.
"Hayo ngomongin apa. Kelihatan nya serius".Marjuk.
"Ngomongin Kamu karena terlambat".Sekar.
"Maaf, tadi jalannya macet".Marjuk.
"Sudah Elang kira seperti itu tadi".Sekar
yang langsung menjawab kemudian mempersilahkan masuk.
"Tempat nya seperti ini, semoga nyaman dan belajar kali ini bisa kita dapat ilmu baru dan juga kita bisa mengerjakan pelajaran sekolah".Sekar.
"Ini sudah tempat ternyaman, Ayo kita buruan belajar. keburu malam entar".Elang
Marjuk pun ikutan memberi komentar nya. "Iya Kar, bagiku camilan dan minuman itu sudah memberiku rasa nyaman".
"Dasar Marjuk, yang dipikir cuma Makanan dan minuman".Elang yang sambil tersenyum.
Mereka pun melakukan belajar kelompok dengan bersemangat. Dan selesai lah belajar tersebut karena jam telah menunjukkan pukul 19:00.
"Kar, kita pamit dulu ya,salam buat bapak kamu.sampaikan Terima kasih telah bersedia menjadi tuan rumah belajar".Marjuk yang kebanyakan makan mulai mengantuk.
"Iya, Kamu pulang dulu saja Marjuk.Aku pengen mengobrol dengan Elang sebentar".pinta Sekar.
__ADS_1
"Mau bicara apa Kar".Elang.
"Iya nanti aku kasih tau. Kita antar Marjuk pulang sampai depan pintu dulu".Sekar.
"Hati-hati ya Marjuk". Mereka berdua.
Marjuk pun mengangguk dan melambaikan tangan menaiki motor jadulnya.
"Ayo kita ngobrol di kursi teras saja".Sekar.
Setelah mereka duduk, Elang yang kepingin tau tujuan Sekar tanpa basa basi langsung berkata:"Mau bicara apa Kar?".
"Aku mau menanyakan sesuatu yang mengganjal di hatiku. yang harus kamu jawab".Sekar.
"Tentang apa, bicara saja jangan ragu Kar".Elang.
"Lang, aku menyukai mu. apa kamu telah merasakan nya selama ini?".Sekar.
"Maaf, aku mungkin kurang peka, wanita Kaya seperti mu. bisa menyukaiku. memikirkan nya pun aku tak berani.Tapi Nenekku pernah berkata suruh mendekatimu.Aku pun tak melakukannya".Elang.
"Kamu kan sudah tau isi hatiku, jadi apa jawabannya. Kamu harus jawab sekarang, jangan menggantungkan ku".Sekar.
"Maaf, Kar. Hatiku sudah tertuju pada yang lain".Elang sedikit canggung dan Takut Sekar bersedih mendengar semuanya. Tapi semua kenyataan nya. Elang gak mau berbohong.
"Maaf selama ini aku kadang mengikuti mu".tambah Sekar.
"Benar, hatiku telah memilih Ibu Yelani. walaupun dia sudah 7 tahun lebih tua dariku. Tapi aku tak mempermasalahkan itu".Elang.
"Lang, apa aku kurang cantik Lang. di mata kamu?".Sekar.
"Kamu sangat cantik, Kamu primadona sekolah kita. Banyak pria ingin mendekatimu, tapi aku sudah jatuh hati kepada Ibu Yelani sebelum bertemu kamu".Elang.
"Jadi kalau aku lebih dulu bertemu kamu, apa kamu akan menyukaiku. Sekar.
"Mungkin Kar, tapi yang terjadi memang seperti ini. Jadi kamu harus bisa menerima nya dan jangan bersedih, kita masih bisa bersama dan berteman".Elang.
"Iya Lang, aku tak akan bersedih".Sekar yang coba menahan kesedihannya.
"Ya sudah ya Kar,sudah malam, aku harus pulang".Elang.
"Aku akan menunggumu Lang. Sampai suatu saat ada yang bisa menggantikan mu mengisi hatiku,hati-hati dijalan".Sekar.
"Baik Kar, semoga saja cepat ketemu orang yang bisa mengantikan ku dan bisa membahagiakanmu. Elang yang bersepeda sambil melambaikan tangannya.
__ADS_1
"Nek, aku pulang".Elang yang telah sampai.
Dan dikagetkan bertemu di ruang tamu seorang laki laki tua sedang bersama nenek.
"Lang, ayo kesini!". Suruh Nenek.
"Iya Nek, ada apa?".Elang.
"Ini adalah Bapak kamu yang dulu tinggal di luar negeri namanya Anggara". Jelas Nenek.
Bapaknya pun langsung memeluk Elang. Dan mengucapkan:"Maafkan aku Nak,Bapak telah meninggalkanmu sangat lama dan sekarang bapak akan menjelaskan semua apa yang terjadi".Pak anggara.
Elang yang belum bisa memaafkan Bapak nya langsung ke kamar tanpa mengucapkan sepatah kata. Walaupun didalam hati mempunyai banyak pertanyaan.
"Biarkan saja, dia masih kaget. dan tunggu beberapa waktu agar Elang bisa menerima kehadiranmu".Nenek.
"Iya, tolong bantu aku Nek". Pak Anggara.
"Kamu istirahat lah di ruang tamu ini. Biar aku yang menjelaskan sedikit kepada Elang".Nenek.
"Lang, aku masuk ya"Nenek yang minta ijin masuk kamar Elang.
Elang yang dalam keadaan tengkurap mencoba untuk duduk di tepi ranjang.
"Bolehkan nenek duduk dan menceritakan semua yang baru nenek ketahui".Nenek.
"Silahkan duduk Nek, Kenapa Bapak kembali setelah Elang bisa merelakan hidup tanpa seorang Bapak".Elang.
Nenek yang mau mengungkapkan semua pun berkata:"Begini Lang, Nenek baru mengetahui fakta yang sesungguhnya hari ini.Nenek telah salah selama ini. segala info tentang Bapak kamu. Besuk pagi biar Bapak kamu yang menjelaskan langsung semuanya Kamu cepat tidur Lang. Dinginkan kepalamu dan dengarkan penjelasan Bapakmu.Karena Bapak kamu akan pergi lagi besok siang. karena masih ada kepentingan".
"Nenek akan pergi dan menutup pintu kamarmu".Tambah Nenek.
Suara ayam berkokok pun terdengar. menandakan bahwa pagi telah menjelang. Elang yang hanya bisa tidur sebentar mencoba untuk mandi dan mengikuti saran Nenek untuk mendengarkan alasan Bapaknya.
"Nak, Maafkan Bapak. Sekarang Bapak akan menjelaskan nya.
Dulu, waktu Ibumu hamil dan habis menikah. Bapak dan Ibu sangat hidup bahagia tanpa ada masalah apapun. Bahkan pertengkaran tak pernah terjadi. Dan saat yang tak terduga terjadi. saat Bapak mau berangkat ada sebuah kecelakaan dan salah ada salah seorang ibu ibu sedang sekarat dan yang menabraknya pun melarikan diri. Seorang ibu itu sebelum meninggal menitipkan anak nya kepada Bapak. Dan akhirnya Bapak memutuskan untuk mengasuh anak itu dan menjadikannya kakakmu. Tapi Ibumu menentang karena takut Bapak akan lebih sayang kepada nya dari pada kamu. Dan Ibumu menyarankan untuk dititipkan di panti asuhan.Dan Bapak kurang setuju.Karena Bapak telah berjanji mengasuh nya. Dan perdebatan cukup lama pun terjadi. akhirnya Ibumu menyatakan sesuatu yang tidak ingin ku dengar. Kalau Kamu ingin mengasuhnya silahkan. pergilah bersama dia, biar aku yang merawat anak ini bersama Nenek. Dan Bapak pun pulang ke luar Negeri tempat tinggal Bapak dulu sebelum menikah. Itu yang terjadi sebenarnya Nak".Ungkap Pak Anggara.
"Dan selang 4 tahun ibumu sakit dan meninggal ,tentang itu pun juga disembunyikan dari Nenek".tambah Nenek.
Elang yang mendengar nya tak mampu menahan air mata.
"Pak, Bapak Ibu Aku dan Nenek sudah pasti berat menghadapi kehidupan selama ini. Sekarang Elang mengerti dan tak bisa menyalahkan siapapun. semua benar dan mempunyai keinginan sendiri sendiri. seandainya dapat menurunkan ego dan mengambil jalan tengah mungkin kita semua akan hidup bersama bahagia. tapi semua sudah terlanjur dan tidak apa apa. Semoga Ibu bahagia di alam sana dan pasti bahagia dengan pertemuan kita. kenapa Bapak mau pergi lagi".Elang.
__ADS_1
"Bapak ingin menyelesaikan semua urusan Bapak dan Kembali kesini. Pak Anggara. Bapak sekalian pamit ya. nanti tolong antar Bapak ke Bandara".Pinta Pak Anggara.