
Saat mengambil sepeda tiba-tiba ada yang menepuk pundak Elang. Elang pun menoleh kebelakang dan kaget ternyata Kak Ye yang menemuinya. Kak Ye yang tersenyum pun mengucapkan beberapa kata "Sudah mau pulang Dek? ".
"Iya Kak Ye, terus mau kemana lagi!". Elang bingung.
"Pergi ke tempat kemarin saja yuk". Ajak Yelani.
"Kamu ada acara gak Dek Lang?".Tambah Yelani.
"Enggak Kak, Elang hanya bingung mau kemana, tapi kalau Kakak Ye ajak Elang ke tempat kemarin saya siap temani Kak".Elang.
"Tunggu aku didepan ya Dek Lang. Aku juga mau ambil motor dulu di tempat parkir guru".Yelani.
"Siap Kak Ye".Elang yang terus bergegas pergi.
Elang yang sampai duluan di gerbang bertemu teman teman yang melewati nya. Elang pun tersenyum sedikit dan mengangguk menandakan bahwa Elang menyapa, tak terkecuali pada Sekar yang juga lewat.
Sekar yang lewat penasaran, dalam hatinya bicara, "Itu siapa ya, sopan sekali".
"Itu bukan termasuk orang-orang yang mengejar ingin mengantarkan saya"
" Imut juga".(banyak sekali yang dibilang dalam hatinya).
Sekar yang penasaran tak mau melewatkan situasi itu," Daripada gak bisa tidur, lebih baik aku menghampirinya" Lagi-lagi dalam hati.
"Hai,anak kelas jurusan apa ya?".Sekar.
". Kelas satu. Jurusan Bahasa Kar, itu karena saya merasa bicara saya masih kurang sopan dan rapi".Elang.
"Kok kamu tau nama saya? ".Sekar.
"Iya lah, tadi saat pengenalan sekolah. Banyak yang berteriak saat kamu maju. Jadi hari ini kamu jadi anak kelas 1 yang terkenal, hehe".jawab Elang.
"Namamu siapa?". Sekar.
"Aku Elang samudera, panggil aku Elang saja".
Yelani pun keluar dan menghampiri Elang, dan bicara, "Yuk Dek Lang, kita berangkat. Nanti keburu sore".
"Aku pergi dulu ya Kar".pamit Elang kepada Sekar.
"Iya Lang, ".Sekar.
Saat mereka pergi Sekar pun berucap"mau pergi kemana mereka ya.Ya sudah lah,aku harus segera pulang,nanti keburu ditunggu mama mau diajak jalan jalan".
Sesampainya di danau, mereka pun duduk di tempat kemarin.
" Tempat ini, kalau dilihat kok aku gak pernah bosan ya, Lang.Malah aku pengen kesini setiap hari".Yelani.
"Iya Kak, aku juga. dari pertama ketemu tempat ini aku seminggu bisa 3 sampai 4 kali kesini.
Setelah itu gerimis kecil seperti embun pun turun.
" Wah gerimis Kak Ye, mau pindah apa tetap disini Kak?".Elang.
Disini saja, lagian gerimis nya gak besar kok. malah bikin sejuk".Yelani.
__ADS_1
Elang pun langsung berlari ke arah pohon pisang,
"Mau kemana Dek lang? ".Yelani.
"Tunggu disitu dulu Kak., aku mau ambil daun pisang yang besar buat payung kita Kak".Elang
Yelani pun mengangguk.
Elang pun datang lagi "Ini Kak, lumayan biar gak terlalu basah".
Ternyata daun pisang nya hanya mampu menutupi Yelani dan separuh badan Elang.
"Wah, Kamu masih kena gerimis Dek".Yelani.
"Ya sudah Kak,Elang tak ambil lagi".
Elang yang bergegas mau berlari ditahan oleh Yelani. "Sudah, jangan ambil lagi. Nanti kamu malah hujan-hujan an masuk angin. sini duduk lebih dekat saja".Yelani
"Enggak Kak, aku gak mau dikira ambil ambil kesempatan, duduk dekat sama kakak". Elang.
"Ambil kesempatan juga gak papa Dek".Yelani yang bercanda sambil tersenyum.Dalam hati Elang. "Manisnya senyuman Kak Ye".
"Bercanda!!,Aku tau kok. kamu gak seperti itu".Tambah Yelani.
Elang pun agak merapat dan tangan 1 nya memegang daun pisang sebagai payung.Dan Yelani yang menikmati pemandangan langsung bernyanyi pelan.
reff:
Maju ke depannya,
Jangan kebelakang,
Melangkah bersama,
Malani kehidupan,
Rintangan menghadang, kita lewati.
(nada inbox saja) hehe.
Elang hanya mendengar dan terpesona dengan suara dan wajah lembut Yelani.
"Kok kamu cuma diam saja Dek Lang, ikut bernyanyi dong".Yelani.
"Suaraku jelek Kak Ye". ungkap Elang.
"Gak papa Dek Lang, kan gak dinilai juri. Buat senang senang saja Dek". Yelani yang yakinkan Elang.
"Iya, nyanyi seperti yang tadi ya".Elang.
"Boleh, asal jangan ragu".Yelani.
"Iya ayo!". Elang.
Mereka pun lekas bernyanyi bersama walau suara tak berirama tapi karena bisa bersama mereka merasa bahagia dan hilang semua beban masalah yang mereka alami, walaupun sesaat.
__ADS_1
"Ah !, habis bernyanyi aku jadi merasa lega. terasa beban hidupku hilang sesaat".Yelani.
" Gimana kalau tiap hari habis pulang sekolah selalu mampir kesini".Tambah Yelani.
"Aku tidak bisa berjanji. Tapi akan aku usahakan Kak Ye".Elang.
" Ayo kita pulang Kak ye, Hari sudah menjelang sore, nanti aku takut nenek khawatir". Ajak Elang.
"Sini gantian aku yang bawa daun pisangnya. dari tadi kamu terus yang bawa. pasti capek!". Yelani.
"Enggak usah kak, aku kan laki-laki. seorang laki-laki harus melindungi wanita".Elang.
"Kamu so sweet juga Dek Lang",Yelani.
"Itu kebetulan saja Kak".Elang.
Saat mau menuju ke sepeda dan motor. kondisi jalan udah becek dan licin.
"Jalannya jadi kayak gini, becek dan licin. Dek Elang pegangin aku ya".Yelani.
Belum sampai di pegangin Elang malah terjatuh. karena jalannya udah seperti lumpur. Yelani yang menyaksikan jatuhnya Elang malah tertawa terbahak-bahak, karena jatuhnya bukan jatuh terluka.
" Bukannya bantuin, malah tertawa".Elang.
"Habis kamu lucu Dek, muka kamu sudah belepotan lumpur".Yelani.
Elang yang udah terjatuh, mau bangun susah karena licin. akhirnya menjulurkan tangan minta bantuan kepada Yelani.
Yelani yang tak bisa berhenti tertawa menerima tangan Elang, karena tubuh Elang yang berat dan kondisi licin, malah Yelani ikutan jatuh menubruk Elang.
"Ah !".teriak Yelani.
Elang yang tak mau kalah ditertawakan dari tadi malah dapat kesempatan membalas menertawakan Yelani.
Mereka berdua pun sekarang sudah sama sama terkena lumpur, karena tak Terima ditertawakan balik sama Elang.
Yelani membuat bulatan dari lumpur. dan dilempar ke arah dada Elang.
Dan Elang yang ingin membuat Yelani bahagia. ikut membalas lemparan Yelani. Dan akhirnya mereka saling lempar dan tertawa menjalin kedekatan.
sampai merekapun hampir melupakan tujuan mereka untuk pulang.
"Sudah puas belum Kak Ye, kita sampai melupakan tujuan pulang".Elang.
"Sudah, ayo kita pulang Dek". Yelani.
Mereka pun pulang dengan pakaian kotor.Dan pasti dijalan banyak orang yang melihat dan berfikiran "Habis jatuh dari mana itu orang".
Yelani dan Elang pun berusaha tak menghiraukan.
Sesampainya di kost Yelani ditanya sama temen satu kamar kost, "Kenapa kok pakaian nya jadi kotor kayak gitu.Apakah jatuh?".
Yelani pun menjawab "Nanti aku jelasin, aku mandi dulu ya Na".
Oh iya nama temen kost Yelani itu nama nya Nana.
__ADS_1
Nana bekerja di sekolah juga. sama seperti Yelani yang jadi guru pengganti.
MOHON BANTUANNYA, SELALU DUKUNG KARYA SAYA YA TEMAN.