BUKAN LAUTAN

BUKAN LAUTAN
BL 2


__ADS_3

Di perjalanan berangkat Elang mulai bersiul untuk menghilangkan kepenatan. karena bersiul terus., Bibir Elang mulai capek. Dia mengganti dengan bernyanyi, walau sedikit tak merdu tapi untuk menghilangkan kepenatan. Setelah jalan lurus yang Elang lewati. Tikungan tajam pun akhirnya ada. Dan Elang tau saatnya harus fokus dan hati-hati karena banyak kecelakaan di area itu. Bibir Elang pun terpaksa harus berhenti bernyanyi.


Dan yang ditakutkan Elang pun jadi kenyataan. di depan mata Elang melihat motor yang gak terlihat ada pengemudi tergeletak jatuh di tengah jalan. Elang yang penasaran mulai menepikan sepedanya dan menghampiri kendaraan sambil melihat sekeliling.Elang berfikir dimana pengemudi kendaraan ini ya. Elang terus berusaha melihat sekeliling dengan seksama dan akhirnya melihat sesuatu yang aneh. dibalik semak semak terlihat seperti ada kain. apa mungkin celana atau baju. Dipikiran nya. Elang yang semakin penasaran mulai melangkah kan kakinya menuju semak semak.Dan dilibas kan nya semak tersebut. tenyata benar. ada orang disini. seorang perempuan kira kira 7 tahun di atas usianya tergeletak pingsan. dia yang bingung harus ngapain mulai berpikir. Apa yang harus dia lakukan menghadapi keadaan seperti ini. dan akhirnya dia pun mendapat sesuatu yang ada dipikiran nya. Dia dengan berat hati harus mengambil dompet wanita tersebut, bukan bermaksud jahat ingin mengambil uang yang ada. tapi untuk melihat dimana alamat wanita itu tinggal.Yelani Marsha arbita. Nama yang Elang baca dan tinggal diluar negeri. di fotonya cantik sama seperti yang dia lihat waktu wanita ini pingsan.


Walaupun sudah menemukan alamat dia tinggal.Elang masih tak bisa berbuat apa-apa. diambilnya lagi sebuah handphone dan dilihat ditekan sebisa mungkin. ternyata handphone yang wanita tersebut pakai gak bisa dibuka.Karena ada sebuah sandi pribadi.Elang yang mulai menyerah dan bingung hanya dapat mulai memeriksa keadaan wanita tersebut. dan didekat kan nya jarinya ke hidung wanita itu. untuk merasakan apakah wanita ini masih bernafas atau enggak. dan ternyata bernafas. Elang menjadi lega. Dan di gerak gerakkan tubuh wanita itu agar wanita itu terbangun. Tapi masih gak membuahkan hasil. Diambil nya sesuatu di dalam tas. memeriksa apa ada yang bisa digunakan untuk membangunkan nya. ternyata ada, ada sebuah minyak yang harumnya menyengat. dan didekatkan minyak tersebut ke hidup wanita itu. wanita yang menghirup harum menyengat akhirnya terbangun. Elang menjadi tambah lega .


"Kamu gak papa kak?, 'apakah bisa berjalan atau sakit di bagian apa? ".tanya bertubi-tubi Elang.


" Aku masih bisa berjalan,tapi aku masih butuh istirahat disini untuk mengisi tenaga dan menghilang nyeri karena jatuh terpental sejauh 2 meter. Untung aku jatuh di balik semak yang ada banyak rumput dan sedikit basah karena kemarin hujan lebat".jawab wanita itu.


"Terima kasih dek. Karena ada adik saya tertolong. Coba kalau adik gak lewat. oh iya perkenalan, namaku Yelani.nama adik siapa?".tambah Yelani yang berbalik tanya.


" Namaku Elang Arsian Kak.Sering Nenek panggil Elang. Sama sama kak. aku diajarkan Nenekku untuk selalu menolong yang membutuhkan. Walaupun sekecil yang aku bisa lakukan".Elang.

__ADS_1


"Oh, iya, nama panjang Kakak Yelani marsha arbita kan kak".Tambah Elang.


"Kok kamu tahu dek Lang".Yelani.


"Tadi Elang bingung mau berbuat apa untuk menolong Kakak. Jadi Elang cari tau identitas Kakak. Coba cek dulu Kak. Takutnya ada yang hilang".Elang.


"Enggak usah di cek. Kakak percaya kamu orang baik".Yelani.


"Iya, aku masih mampu mengendarai motor.aku akan ke sana".Yelani yang mengikuti nasehat Elang.


" Ayo kak. aku bantu. Motor nya aku taruh pinggir jalan dulu kak. nanti aku kembali. tenang aja kak. Nanti aku gandeng. takutnya kakak jatuh kurang tenaga". Elang.


"Iya, Terima kasih lagi ya Lang".Yelani.

__ADS_1


"Gak usah Terima kasih terus kak".Elang sambil tersenyum sopan.


Yelani pun langsung ke Rumah Sakit dan Elang segera melanjut berangkat.Elang pun mengayuh sepeda nya kuat kuat. Elang udah mengira, pasti akan terlambat. tapi Elang tak mau pulang. Elang ingin sekolah di hari pertama.


Sesampainya di depan sekolah. Gerbang sudah terkunci. Karena jam belajar sudah dimulai.Elang pun turun dari sepeda dan menemui satpam sekolah. Dan di depan satpam, Elang melihat sebaris kata di dada pak satpam yaitu Udin Kimson yang besar kekar. Dan Elang bersikap seperti akrab.


" Permisi Pak Udin, 'maaf saya terlambat. 'tadi ada wanita jatuh dari kendaraan dan saya menolong nya. Akhirnya saya terlambat pak". Elang sambil menjelaskan kejadian tadi.


"Maaf aku bukannya gak percaya.Tapi sudah peraturan di sekolah ini yang terlambat gak bisa masuk. kecuali membawa bukti kejadian. lain kali kalau terjadi semacam ini. jangan lupa bawa bukti ya. ".jelas Pak Udin.


"Sekarang kamu boleh pulang".tambah Pak Udin.


Dan Elang pun pulang dengan sedikit kecewa.

__ADS_1


__ADS_2